Hujan Deras dan Kiriman Bogor Rendam 15 Titik di Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anak-anak bermain genangan banjir di kawasan Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, akibat luapan Kali Bekasi, Kamis (29/01/2026).

Sejumlah anak-anak bermain genangan banjir di kawasan Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, akibat luapan Kali Bekasi, Kamis (29/01/2026).

Poin Utama:

  • Wilayah Terdampak: 7 Kecamatan (termasuk Pondokgede, Rawalumbu, dan Jatiasih) dengan total 15 titik banjir.
  • Penyebab: Kombinasi hujan deras lokal sejak Rabu (28/01) malam dan kiriman air dari hulu (Bogor).
  • Titik Terparah: Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara (ketinggian air 30-150 cm).
  • Nomor Darurat: Warga diminta segera menghubungi Call Center 112 jika membutuhkan evakuasi.

KOTA BEKASI – Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (28/01) malam ditambah debit air kiriman dari wilayah Bogor menyebabkan banjir merendam tujuh kecamatan di Kota Bekasi, Kamis (29/01/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat setidaknya terdapat 15 titik genangan dengan ketinggian air yang bervariasi, memaksa warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Penyebab Utama Banjir Bekasi Hari Ini?

​Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kota Bekasi disebabkan oleh akumulasi curah hujan tinggi dan kiriman air dari hulu Sungai Cileungsi dan Cikeas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman Setia Gunawan, menjelaskan bahwa kondisi ini membuat debit air di sejumlah kali meluap hingga ke permukiman warga. Ketinggian muka air yang tercatat di lapangan sangat bervariatif tergantung kontur wilayah.

​”Dengan ketinggian muka air terdiri dari 10 cm hingga 150 cm,” kata Iman Setia Gunawan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya di Margahayu, Bekasi Timur, Kamis (29/01/2026).

​Di Mana Saja Lokasi Titik Banjir Terparah?

​Berdasarkan data Pemkot Bekasi melalui BPBD, wilayah yang terdampak banjir tersebar di tujuh kecamatan. Kecamatan tersebut meliputi Pondokgede, Rawalumbu, Jatiasih, Bekasi Utara, Bekasi Barat, Bekasi Timur, dan Bekasi Selatan. Dari ketujuh wilayah tersebut, Bekasi Utara mencatatkan dampak paling signifikan.

​”Dengan ketinggian muka air paling tinggi terjadi di Bekasi Utara, tepatnya berada di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, yakni dari ketinggian air capai 30 hingga 150 cm,” jelas Iman menambahkan.

​Bagaimana Imbauan BPBD untuk Warga Bekasi?

​Menyikapi kondisi cuaca yang belum menentu, BPBD Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk lebih adaptif terhadap perkembangan situasi. Warga yang tinggal di bantaran sungai diminta untuk terus memantau informasi peringatan dini.

​Pihak BPBD menekankan pentingnya langkah antisipasi sebelum air meninggi, terutama bagi kelompok rentan. Iman menegaskan bahwa timnya terus melakukan pemantauan intensif, penanganan genangan, serta siap melakukan evakuasi warga apabila diperlukan di lapangan.

​Masyarakat diminta untuk tidak panik namun tetap waspada mengikuti arahan petugas. Koordinasi lintas sektoral terus dilakukan Pemkot Bekasi untuk mempercepat surutnya genangan di 15 titik tersebut.

Butuh Pertolongan Darurat?

Jika lingkungan Anda terdampak banjir parah atau membutuhkan evakuasi segera, silakan hubungi layanan tanggap darurat Pemkot Bekasi melalui Call Center 112 (bebas pulsa dan aktif 24 jam).


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x