POIN UTAMA:
- Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) dari Puncak menuju Jakarta mulai Minggu (22/03/2026) siang untuk menguras kepadatan.
- Tercatat lonjakan volume kendaraan wisatawan sebesar 35 persen dibandingkan H+1 Lebaran.
- Sebanyak 7.000 kendaraan menumpuk dari Gerbang Tol Ciawi arah Puncak hingga Minggu pagi pukul 08.00 WIB.
- Kendaraan roda empat dari arah Ciawi diputar balik, sementara pemotor masih bisa “menyelip” melewati bahu jalan.
Warga Kota Bekasi yang berencana mencari udara segar di kawasan Puncak, Bogor pada sisa libur Lebaran tampaknya harus mengelus dada dan memutar otak.
Pasalnya, Kepolisian Resor (Polres) Bogor kembali menerapkan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) dari arah Puncak menuju Jakarta pada Minggu (22/03/2026) siang.
Kebijakan “sapu bersih” ini terpaksa diambil untuk mengurai volume kendaraan wisatawan yang membludak dan nyaris membuat kawasan tersebut lumpuh pada H+2 Hari Raya Idulfitri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Diberlakukan Sistem One Way di Jalur Puncak Saat Libur Lebaran?
Sistem one way diberlakukan karena terjadinya lonjakan drastis volume kendaraan roda empat yang membanjiri jalur wisata Puncak.
Pada Minggu (22/03/2026) pagi, kepolisian sempat membuka arus satu arah dari Jakarta menuju Puncak yang dimanfaatkan oleh ribuan pelancong, termasuk warga dari kawasan Jatisampurna hingga Rawalumbu, Kota Bekasi.
Akibat beban jalan yang sudah kelebihan kapasitas, polisi akhirnya harus membalikkan arah one way dari Puncak menuju Jakarta pada siangnya untuk menguras arus balik kendaraan.
Berapa Lonjakan Jumlah Kendaraan yang Menuju Puncak H+2 Lebaran?
Peningkatan volume kendaraan mencapai angka yang cukup fantastis, yakni meroket 35 persen jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Antusiasme masyarakat untuk berwisata ternyata belum surut meski dibayangi kemacetan.
”Di hari ketiga Idulfitri ini terjadi peningkatan arus lalu lintas bagi pengendara yang ingin melaksanakan wisata ke jalur Puncak. Dibandingkan dengan hari kedua kemarin, peningkatan arus kendaraan per jam 08.00 WIB meningkat sekitar 1.000 kendaraan,” kata Iptu Afif Widhi Ananto di Simpang Gadog, Minggu (22/03/2026).
Berikut adalah rincian data lalu lintas yang dihimpun oleh petugas kepolisian:
- Lonjakan Arus Wisata: Naik 35% dibandingkan arus wisata H+1 Lebaran.
- Total Kendaraan Melintas: 7.000 unit kendaraan terhitung memadati jalanan hingga pukul 08.00 WIB pagi.
- Titik Pintu Masuk Utama: Penumpukan terpantau jelas di Gerbang Tol Ciawi arah Puncak via Tol Jagorawi.
Bagaimana Nasib Pengendara yang Terlanjur Menuju Puncak?
Pengendara mobil yang terlanjur tiba di Simpang Gadog dari arah Ciawi terpaksa gigit jari karena langsung diarahkan memutar kembali menuju Tol Jagorawi oleh petugas gabungan di lokasi.
Sejumlah pengemudi mobil bahkan memilih pasrah mematikan mesin dan menunggu di pinggir jalan hingga sistem one way berakhir.
Beruntung, kelonggaran masih diberikan untuk pengendara roda dua yang tetap bisa melintas merayap menuju Puncak melalui bahu jalan.
”Untuk hingga saat ini sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi, sudah ada 7.000 kendaraan yang melintas dari gerbang Tol Ciawi ke arah Puncak,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang berniat menikmati sisa liburan akhir pekan di kawasan pegunungan, sebaiknya selalu memantau pembaruan informasi arus lalu lintas kepolisian agar tidak tua di jalan akibat terjebak antrean. Kesabaran ekstra sangat dibutuhkan saat puncak arus libur panjang seperti ini.
Apakah Anda salah satu pelancong yang ikut merasakan horornya kemacetan di Jalur Puncak akhir pekan ini? Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar di bawah, dan mau tahu update info lalu lintas, kebijakan pemerintah, hingga kiprah Wali Kota Bekasi? Terus pantau berita terkininya hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















