Akselerasi Tri Adhianto di Tengah Pusaran Politik Kota Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 27 April 2022 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Ahmad Fadhli

Sejak ditetapkannya Tri Adhianto sebagai Plt Wali Kota Bekasi oleh Gubernur Jawa Barat secara mendadak karena peristiwa OTT KPK terhadap Wali Kota Bekasi non-aktif Rahmat Effendi, proses administrasi pemerintahan di Kota Bekasi terus berjalan.

Ada yang membandingkan proses transisi kepemimpinan birokrasi antara Mochtar Mohammad ke Rahmat Effendi dengan Rahmat Effendi ke Tri Adhianto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak salah melakukan komparasi seperti itu. Namun kurang memenuhi unsur perbandingan yang setara. Tidak apple to apple, walaupun ada persamaannya; Wali Kota Mochtar dan Wali Kota Rahmat sama-sama ditangkap lembaga anti rasuah.

Sekarang mari kita kupas perbedaannya agar lebih objektif.

Pertama, umur periode kekuasaan antara Mochtar dan Rahmat. Mochtar memimpin Bekasi tidak genap satu periode, bahkan waktu efektif kurang dari setengah periode. Sedangkan Rahmat, dengan segala lebih dan kurangnya, berhasil menduduki kursi orang nomer satu di Kota Bekasi selama 12 tahun!

Kenapa kita perlu memahami umur pemerintahan keduanya? Karena lamanya waktu memimpin amat berpengaruh pada kondisi objektif dan budaya kerja birokrat.

Dan Tri Adhianto, sebagai mantan ASN sangat memahami situasi dan suasana batin ini.

Kedua, latar belakang Tri Adhianto tentunya berbeda dengan latar belakang kedua pendahulunya. Mochtar dan Rahmat, keduanya adalah sosok politisi murni yang sebelumnya tanpa pengalaman sebagai birokrat.

Keduanya adalah kader partai. Politik-lah yang membesarkan nama mereka. Bukan profesionalisme kerja sebagai pelayan rakyat yang terbiasa bekerja berdasarkan aturan-aturan yang baku dan mengikat.

<


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketamakan Amerika Serikat Bak Lebai Malang di Timur Tengah
Darurat Nalar! Anak SD di Bekasi Wajib Belajar Filsafat
Ironi Kaum Miskin Urban: Tergilas Sistem, Tidur pun Harus Bergantian
Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal
Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki
Hari Kesaktian 7 Oktober 2023: Tonggak Kebangunan Global Islam Saat Ini
Awas! Ketidakpastian Hukum Jadi Tameng Abadi Para Oligarki
Arab Saudi Serang Houthi, Monarki Teluk Terancam Runtuh?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Ketamakan Amerika Serikat Bak Lebai Malang di Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Darurat Nalar! Anak SD di Bekasi Wajib Belajar Filsafat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:31 WIB

Ironi Kaum Miskin Urban: Tergilas Sistem, Tidur pun Harus Bergantian

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:02 WIB

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:40 WIB

Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki

Berita Terbaru

Suasana rapat dengar pendapat antara Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi dengan jajaran Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi guna mengevaluasi kinerja operasional, kebocoran air, dan polemik internal pegawai di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (03/08/2026). (Foto: Istimewa).

Parlementaria

Kinerja Disorot, DPRD Semprot Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:39 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x