Ketua PA GMNI Bekasi Sebut Miskomunikasi, Massa Aksi Tempuh Jalur Hukum

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-3 Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kota Bekasi resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Keputusan ini diambil sebagai imbas langsung dari kericuhan yang terjadi di Hotel Merapi Merbabu pada Sabtu (11/10/2025).

Panitia pelaksana kini menyatakan akan menunggu arahan lebih lanjut dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PA GMNI Jakarta Raya dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PA GMNI sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penundaan ini menghentikan sementara proses pemilihan kepengurusan baru di tubuh alumni GMNI Kota Bekasi.

​Tanggapan Ketua PA GMNI Kota Bekasi

​Menanggapi insiden tersebut, Ketua PA GMNI Kota Bekasi, Heri Purnomo, angkat bicara. Ia menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan Konfercab, namun menegaskan bahwa keputusan akhir bergantung pada instruksi dari struktur organisasi yang lebih tinggi.

​”Insya Allah akan kami selesaikan, tapi kami tunggu dulu bagaimana arahan dari DPP dan DPD PA GMNI Jakarta Raya. Siapa pun yang nanti terpilih, saya pribadi akan mendukung,” ujar Heri Purnomo saat ditemui di lokasi acara.

​Menilai Insiden Sebagai Miskomunikasi

​Heri, yang akrab disapa Herpur, menilai bahwa kericuhan yang sempat menginterupsi pidato Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tersebut merupakan sebuah dinamika internal biasa yang disebabkan oleh kesalahpahaman.

​”Kalau menurut saya, ini mungkin hanya miskomunikasi saja. Saya pribadi tidak pernah punya masalah dengan adik-adik (GMNI aktif),” jelasnya.

​Ia juga menekankan adanya perbedaan lingkup kegiatan antara GMNI aktif yang merupakan organisasi mahasiswa dengan PA GMNI yang merupakan forum musyawarah bagi para alumni.

​Klaim Telah Melayangkan Undangan

​Menjawab tudingan massa aksi yang merasa tidak dilibatkan, Heri Purnomo mengklaim bahwa pihaknya telah mengirimkan undangan kepada rekan-rekan GMNI aktif untuk hadir dalam Konfercab.

“Jadi memang, kami yang mengundang. Tapi saya tidak tahu apa balasannya, saya tidak paham juga. Buktinya ada juga teman-teman dari GMNI yang hadir,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu mengedepankan dialog dan komunikasi untuk menyelesaikan setiap permasalahan.

​Massa Aksi Akan Tempuh Jalur Hukum

​Sementara itu, dari pihak massa aksi, situasi berkembang ke arah yang lebih serius. Setelah membubarkan diri dari lokasi, perwakilan massa GMNI Bekasi menyatakan akan melaporkan insiden kericuhan tersebut ke pihak kepolisian.

​Langkah ini diambil sebagai buntut dari bentrokan fisik yang terjadi. Pelaporan ini berpotensi membawa konflik internal organisasi ke ranah hukum, menandakan bahwa permasalahan ini belum menemukan titik terang melalui mediasi.

​Hingga kini, belum ada kepastian kapan Konfercab PA GMNI Kota Bekasi akan kembali dilanjutkan. Semua pihak kini menunggu arahan dari DPP dan DPD sambil memantau perkembangan proses hukum yang akan ditempuh oleh massa aksi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x