Komunitas Ahli Hipnoterapi Sebut Kesehatan Mental Pelajar di Bekasi Perlu Penanganan Serius

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) DPC Bekasi, Agus Purnomo (dok: Ist)

Ketua Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) DPC Bekasi, Agus Purnomo (dok: Ist)

Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) DPC Bekasi menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tragis yang melibatkan seorang pelajar asal Bekasi yang nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari sebuah gedung di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pada Jumat (23/05/2025).

Kejadian ini kembali menguak persoalan krusial terkait kesehatan mental pelajar di tengah tekanan hidup dan kurangnya ruang aman untuk bercerita.

Ketua PKHI DPC Bekasi, Agus Purnomo, dalam keterangannya pada Senin (26/05/2025), menekankan pentingnya perhatian serius terhadap krisis kesehatan mental yang dialami anak dan remaja saat ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tragedi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan ruang aman dan dukungan psikologis yang memadai bagi generasi muda.

“Butuh ruang aman bagi si anak untuk bercerita,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa stigma serta minimnya pemahaman masyarakat tentang isu kesehatan mental menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan dan penanganan dini.

Ironisnya, insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan komitmen Pemkot Bekasi dalam mewujudkan kota yang layak dan ramah anak.

Komitmen tersebut diungkapkan dalam kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) 2025 di Aula Nonon Sonthanie, Kantor Pemkot Bekasi, pada Senin (19/05/2025).

“Kami ingin Kota Bekasi benar-benar menjadi kota yang layak dan ramah anak,” ujar Tri pada saat itu.

Sebagai organisasi yang aktif di bidang pemberdayaan dan pendampingan kesehatan mental, PKHI DPC Bekasi telah menjalankan berbagai program hipnoterapi yang menyasar anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Sosok Agus Purnomo yang juga merupakan pembina Sacti Taekwondo Club Se-Jabodetabek telah mengantongi Sertifikat DAN IV Internasional, menjelaskan bahwa para praktisi hipnoterapi (hipnoterapis) di PKHI adalah lulusan lembaga pelatihan resmi yang menerapkan kurikulum dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta telah tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI melalui LSP Kompeten Hipnotis Indonesia.

Agus berharap upaya PKHI untuk ikut serta memberikan layanan kesehatan mental mendapat dukungan lebih besar dari Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut merupakan sebagai bentuk sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat secara mental.

“Terjaganya kesehatan mental merupakan tanggung jawab kita bersama, seluruh elemen masyarakat, dan pemerintah. Anak-anak kita adalah masa depan harapan bangsa,” tutup Agus.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?
Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI
Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari
Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh
Wali Kota Bekasi Dorong Percepatan Pencairan Dana Rp100 Juta per RW Pasca Audit BPK
FOPERA Endus Potensi Kerugian Negara di RSUD CAM Kota Bekasi
Tanggul Citarum Jebol Rendam Ribuan Rumah di Muara Gembong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:26 WIB

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:17 WIB

Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:42 WIB

Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Berita Terbaru

Tangkapan layar Surat Edaran Nomor 800.1.5/219/BKPSDM.PKA tertanggal 19 Januari 2026.

Bekasi

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:58 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca