Mendikdasmen Targetkan 288.865 Sekolah dan PKBM Terima Smartboard untuk Digitalisasi Pendidikan

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

BEKASI – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memaparkan target ambisius program digitalisasi pendidikan nasional. Pemerintah menargetkan sebanyak 288.865 sekolah dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di seluruh Indonesia akan menerima bantuan Interactive Flat Panel (IFP) atau Smartboard.

Bantuan perangkat digital canggih ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital pendidikan nasional dan menghadirkan layanan pembelajaran yang lebih interaktif bagi siswa.

Empat Komponen Utama Digitalisasi

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan, program digitalisasi pembelajaran ini tidak hanya berfokus pada pembagian perangkat keras. Menurutnya, program ini mencakup empat komponen utama yang saling terintegrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini terdiri atas, pertama, pembagian interactive flat panel atau panel interaktif. Kedua, penyediaan laptop. Ketiga, penyediaan materi pembelajaran, dan keempat, pelatihan guru,” ujar Abdul Mu’ti melalui keterangannya, Senin (17/11/2025).

Progres Pengiriman Capai 75 Persen

Abdul Mu’ti memaparkan, program yang menyasar ratusan ribu titik pendidikan ini telah dimulai secara bertahap sejak 15 Agustus 2025.

“Hingga 16 November, bantuan Program Digitalisasi Pendidikan ini sudah terkirim sebanyak 172.550 unit yang telah tiba dan dimanfaatkan di sekolah dan PKBM,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini masih terdapat 43.022 unit bantuan IFP yang sedang dalam proses pengiriman ke berbagai daerah.

“Progres terkini sudah berjalan berkisar 75 persen dari target awal yang digagaskan. Kami targetkan pengiriman akan rampung secara menyeluruh pada 17 Desember 2025,” sambung Mendikdasmen.

Monitoring dan Dampak Positif

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti memastikan bahwa kementerian akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala bagi sekolah-sekolah yang telah menerima bantuan panel digital tersebut.

Pihaknya menyebut, berdasarkan laporan awal, penggunaan IFP telah memberikan dampak positif dan perubahan signifikan dalam proses pembelajaran di kelas.

“Ini adalah bukti revolusi pendidikan yang diletakkan oleh Bapak Presiden melalui digitalisasi pembelajaran dan pembagian IFP yang hari ini diluncurkan secara resmi,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Rumah Makan Gratis di Jatiasih Bekasi, Sediakan 100 Porsi Setiap Hari
Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026
Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam
Ratusan Pegawai Pemkot Bekasi Mangkir Apel, Wali Kota Tri Adhianto Murka
​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi
Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu
KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit
Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:27 WIB

Kisah Rumah Makan Gratis di Jatiasih Bekasi, Sediakan 100 Porsi Setiap Hari

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:25 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:03 WIB

​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:30 WIB

Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu

Berita Terbaru

PENA KEMERDEKAAN: Suasana jalan raya dan lalu lintas di sekitar ruas Jalan Abdul Muis, kawasan tersembunyi di balik Jalan Merdeka Barat, dekat Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/07/2026). Penamaan jalan protokol ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Abdoel Moeis, jurnalis kritis pendiri koran Hindia Serikat, pengarang mahakarya novel Salah Asuhan, sekaligus tokoh yang tercatat sebagai orang pertama penerima gelar Pahlawan Nasional di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Abdul Muis: Pahlawan Nasional Pertama RI

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x