Merger GoTo dan Grab Menguat: Bagaimana Nasib Ojol Selanjutnya?

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gojek dan Grab.

Ilustrasi Gojek dan Grab.

BEKASI – Isu mega-merger yang berpotensi menyatukan dua raksasa teknologi Asia Tenggara, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Holdings Ltd, kini memasuki babak baru. Rencana penggabungan dua ekosistem digital terbesar ini dikabarkan semakin mendekati kenyataan setelah mendapatkan sinyal “lampu hijau” dari pemerintah Indonesia.

​Di tengah spekulasi pasar yang memanas, GoTo akhirnya memberikan respons resmi dengan sikap terbuka, sembari menegaskan satu prioritas utama yang tidak dapat ditawar: kesejahteraan jutaan mitra pengemudi.

​Respons Resmi GoTo: Dukung Prioritas Pemerintah

​Menanggapi volatilitas pasar dan pemberitaan yang beredar, Sekretaris Perusahaan GoTo, RA Koesoemohadiani, memberikan klarifikasi melalui Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Meski menyatakan belum ada informasi material baru yang harus diumumkan saat ini, Koesoemohadiani menekankan posisi strategis perusahaan dalam mendukung agenda nasional. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa GoTo siap menyelaraskan langkah korporasinya dengan arahan pemerintah.

​”Sebagai perusahaan Indonesia, Perseroan secara konsisten selalu mendukung prioritas Pemerintah dan akan terus melakukan hal tersebut,” tegas Koesoemohadiani.

​Pernyataan ini dinilai para analis sebagai bentuk diplomasi korporasi yang halus namun tegas, menandakan bahwa setiap langkah strategis ke depan—termasuk potensi merger GoTo dan Grab—akan berjalan beriringan dengan kepentingan nasional.

​Peran Strategis BPI Danantara dalam Diskusi Merger

​Salah satu poin menarik dalam wacana penggabungan ini adalah potensi keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Lembaga investasi yang memiliki kedekatan dengan negara ini disebut-sebut akan memegang peran kunci dalam menjaga stabilitas pasca-merger.

​Manajemen GoTo mengindikasikan keterbukaan terhadap diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BPI Danantara, demi menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang.

​”Perseroan akan terus berkomitmen terhadap transparansi dan akan menyampaikan setiap informasi material sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambah Koesoemohadiani.

​Jika merger ini melibatkan BPI Danantara, maka proses konsolidasi dua decacorn ini tidak hanya menjadi aksi korporasi biasa, melainkan sebuah langkah strategis ekonomi negara untuk mengamankan ekosistem digital dalam negeri.

​Restu Istana dan Nasib Mitra Ojol

​Sebelumnya, konfirmasi mengenai rencana ini justru datang dari lingkaran Istana. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, pada Minggu (9/11/2025), membenarkan adanya pembicaraan serius terkait penyatuan dua kekuatan besar ini.

​”Iya, rencananya memang begitu,” ungkap Prasetyo kepada awak media. Namun, ia menekankan bahwa skema final—apakah berbentuk merger penuh atau akuisisi—masih dalam tahap penggodokan yang memerlukan ketelitian tinggi.

​Menepis Kekhawatiran Monopoli

​Terkait kekhawatiran publik mengenai potensi monopoli pasar yang dapat merugikan konsumen, Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas. Menurutnya, pemerintah merestui langkah ini justru untuk menyelamatkan keberlangsungan industri.

​Pemerintah menyadari bahwa GoTo dan Grab telah menjadi tulang punggung ekonomi informal. Ribuan UMKM dan jutaan pengemudi ojek online (ojol) menggantungkan hidup pada platform ini.

​”Tujuannya tuh nggak ada yang lain. Tujuannya untuk semuanya supaya perusahaan ini tetap berjalan,” jelas Prasetyo.

​Ia menambahkan bahwa pemerintah memandang pengemudi ojol sebagai pahlawan ekonomi yang harus dilindungi. Oleh karena itu, keterlibatan pemerintah dan BPI Danantara bertujuan memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja massal atau penurunan kesejahteraan mitra di tengah proses transisi.

​”Kita tersadar bahwa ojol adalah pahlawan ekonomi, menggerakkan ekonomi. Jadi tujuan utamanya arahnya ke situ,” pungkasnya.

​Dengan populasi mitra pengemudi yang sangat besar, isu perlindungan lapangan kerja kini menjadi faktor pendorong utama di balik restu pemerintah terhadap wacana mega-merger GoTo dan Grab ini.

Tertarik dengan perkembangan saham teknologi dan ekonomi digital?

Jangan lewatkan update terbaru mengenai merger GoTo dan Grab hanya di portal berita kami. Bagikan artikel ini jika menurut Anda informasinya bermanfaat!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Penggilingan Tumpah Ruah di Panggung Gembira Puncak Peringatan HUT RI ke-81
HUT ke-19 Alfamidi: Ekspansi 2.600 Gerai dan Aksi Nyata Sosial
Sejarah Jalan Sunan Gunung Jati: Jejak Sang Pandita Ratu
HUT RI 81: Zenza TekSas Cetak 2 Rekor Gila di Bekasi!
Sejarah Jalan Sunan Muria: Maestro Dakwah Kultural Inklusif
Sejarah Jalan Sunan Kudus: Jejak Panglima Ulama Pelopor Toleransi
Sejarah Jalan Sunan Kalijaga: Jejak Dakwah Kultural Walisongo di Jakarta Timur
Promo Bright Gas Bekasi Spesial HUT RI: Diskon Isi Ulang Hingga Rp8.100
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Warga Penggilingan Tumpah Ruah di Panggung Gembira Puncak Peringatan HUT RI ke-81

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:33 WIB

HUT ke-19 Alfamidi: Ekspansi 2.600 Gerai dan Aksi Nyata Sosial

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:50 WIB

Sejarah Jalan Sunan Gunung Jati: Jejak Sang Pandita Ratu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:25 WIB

HUT RI 81: Zenza TekSas Cetak 2 Rekor Gila di Bekasi!

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Sejarah Jalan Sunan Muria: Maestro Dakwah Kultural Inklusif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x