Oknum Pembina Pramuka Dipolisikan atas Dugaan Persetubuhan Anak Didik

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pencabulan anak dan perempuan

ilustrasi pencabulan anak dan perempuan

Poin Utama:

  • Terlapor: Oknum pembina pramuka berinisial MA.
  • Lokasi Kejadian: Sebuah hotel di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi.
  • Waktu Kejadian: Kurun waktu Desember 2025 hingga Januari 2026 (diduga terjadi 3 kali).
  • Ancaman Pidana: Maksimal 15 tahun penjara, dengan potensi tambahan sepertiga masa hukuman mengingat status pelaku sebagai pendidik.

Orang tua korban berinisial J (45) resmi melaporkan oknum pembina pramuka berinisial MA ke Polres Metro Bekasi atas dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur pada Selasa (17/02/2026).

Kasus dugaan persetubuhan yang terjadi di kawasan Cikarang ini kini ditangani langsung oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan dan di Mana Dugaan Pencabulan Terjadi?

​Dugaan perbuatan asusila tersebut terjadi dalam kurun waktu dua bulan terakhir, yakni sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.

Peristiwa kelam ini bermula saat terlapor MA menjemput korban dengan dalih mengajak jalan-jalan di sekitar wilayah Cikarang.

​Nahas, korban justru dibawa ke sebuah hotel di kawasan tersebut dan diduga dipaksa melakukan hubungan badan meskipun sempat menolak dan melakukan perlawanan.

​Apa Tanggapan Keluarga Korban Terhadap Pelaku?

​Keluarga korban sangat terpukul dan menyebut bahwa dugaan tindakan keji tersebut telah dilakukan pelaku setidaknya sebanyak tiga kali dengan memanfaatkan kedekatan emosional.

​”Kami tidak menyangka, orang yang kami percayai membimbing anak kami justru menjadi predator. Kami minta kepolisian segera menangkap pelaku agar tidak ada anak didik lain yang menjadi korban,” kata J kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Mapolres Metro Bekasi, Selasa (17/02/2026).

​Pihak keluarga juga berharap instansi terkait di lingkungan Pemkab Bekasi dapat memberikan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma korban.

​Apa Ancaman Hukuman Bagi Oknum Pembina Pramuka MA?

​Secara hukum, dugaan tindak pidana ini dapat dijerat dengan Pasal 473 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang baru dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

​Berikut adalah rincian potensi pemberatan hukuman bagi terlapor MA:

  • ​Status terlapor sebagai tenaga pendidik atau pembina pramuka.
  • ​Pelaku memiliki hubungan kuasa, pengasuhan, atau kepercayaan terhadap anak didiknya.
  • ​Hukuman dapat ditambah sepertiga dari ancaman pidana pokok sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​Bagaimana Sikap Kwarcab Pramuka Kabupaten Bekasi?

​Kasus asusila ini memicu keprihatinan mendalam dari warga dan pemerhati perlindungan anak di wilayah Kabupaten Bekasi.

Mereka mendesak Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka setempat untuk segera mengambil tindakan tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat jika MA terbukti bersalah.

​Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan mekanisme perlindungan anak dalam setiap kegiatan kepramukaan dinilai sangat mendesak agar kasus serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polres Metro Bekasi masih terus melakukan pendalaman serta proses penyelidikan dengan Nomor Laporan STTLP/B/307/II/2026/SPKT/POLRES METRO BEKASI. Prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan oleh kepolisian sampai ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

​Bagi warga masyarakat, baik di wilayah hukum Pemkab Bekasi maupun Pemkot Bekasi, yang mengetahui atau mengalami tindak kekerasan terhadap anak, segera laporkan ke Unit PPA kepolisian terdekat atau hubungi layanan pengaduan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) setempat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x