Pemkot Bekasi Inventarisasi Jalan Rusak dan Amblas Pasca Banjir

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poin Utama:

  • Inventarisasi: Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) mendata kerusakan jalan arteri dan protokol pasca banjir di 16 titik.
  • Lokasi Kritis: Kerusakan parah (amblas) terjadi di Jalan Raya Narogong, seberang PT Fujiaire Indonesia.
  • Wilayah Terdampak: Banjir melanda 9 kecamatan, termasuk Rawalumbu, Pondokgede, Jatiasih, dan Bekasi Barat.
  • Strategi Penanganan: Perbaikan darurat (tambal sulam) dilakukan segera, sementara perbaikan besar (overlay) menunggu musim hujan reda.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap sejumlah infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan pasca banjir yang melanda wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir.

Langkah ini diambil untuk memetakan prioritas perbaikan, termasuk penanganan darurat pada jalan yang berlubang dan ambles demi keselamatan pengendara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagaimana Strategi Pemkot Bekasi Menangani Jalan Rusak di Musim Hujan?

​Pemkot Bekasi menerapkan strategi penanganan prioritas, di mana jalan yang berlubang parah akan segera ditambal sementara, sedangkan perbaikan total (overlay) akan dilakukan saat cuaca kondusif.

Wali Kota Bekasi menyadari bahwa perbaikan infrastruktur di tengah intensitas hujan tinggi memiliki tantangan tersendiri terkait kualitas hasil pengerjaan.

​”Ya, kita lihat perkembangannya. Ya, karena kalau memperbaiki jalan pada saat musim hujan ini kan juga tidak optimal,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Minggu (25/01/2026).

​Kendati demikian, Tri telah menginstruksikan jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk tidak membiarkan lubang yang membahayakan nyawa pengendara.

Jika kerusakan jalan arteri berada di bawah kewenangan Pemkot Bekasi, penanganan wajib dilakukan sesegera mungkin.

Wilayah Mana Saja yang Mengalami Dampak Banjir Terparah?

​Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, hujan deras sejak Kamis (22/01/2026) menyebabkan genangan di 16 titik yang tersebar di 9 kecamatan. Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 150 cm, yang mengakibatkan terkelupasnya aspal di sejumlah ruas jalan.

​Beberapa kecamatan yang tercatat mengalami dampak cukup signifikan antara lain:

  • ​Kecamatan Rawalumbu
  • ​Kecamatan Pondokgede
  • ​Kecamatan Jatiasih
  • ​Kecamatan Bekasi Barat

Siapa yang Bertanggung Jawab atas Jalan Ambles di Narogong?

​Meskipun status Jalan Raya Narogong merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemkot Bekasi mengambil langkah responsif karena menyangkut keselamatan warga Bekasi. Kerusakan spesifik berupa jalan dan trotoar amblas ditemukan tepat di seberang PT Fujiaire Indonesia.

​”Keselamatan warga adalah prioritas. Walaupun ini jalan provinsi, kami tetap hadir untuk memastikan penanganannya berjalan cepat dan tidak berlarut-larut,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam siaran pers terkait peninjauan lokasi tersebut, Jumat (24/01/2026).

​Tri mendesak agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menindaklanjuti perbaikan Jalan Narogong secara menyeluruh mengingat jalan tersebut adalah akses vital bagi mobilitas industri dan warga.

Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar kerusakan ini tidak memakan korban jiwa.

Melalui langkah cepat inventarisasi dan koordinasi yang intensif dengan pihak provinsi, diharapkan kenyamanan pengguna jalan di Kota Bekasi dapat segera pulih.

Pemkot Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi titik-titik jalan yang sedang dalam masa perbaikan.

Warga Kota Bekasi yang menemukan jalan berlubang atau infrastruktur rusak dapat melaporkannya melalui telepon pengaduan 112 atau media sosial resmi Pemkot Bekasi.

Visited 57 times, 4 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:56 WIB

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x