Pemkot Bekasi Kembali Tutup Gate Parkir Paguyuban Ruko Sentra Niaga Kalimalang

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) kembali melakukan penutupan gate parkir Paguyuban Ruko SNK (Sentra Niaga Kalimalang) pada Selasa (25/02/2025).

Sebelumnya, pintu parkir Paguyuban Ruko SNK sudah ditutup oleh Pemkot Bekasi yang dilakukan oleh Distaru dengan dibantu petugas keamanan, termasuk Satpol PP, Polisi, TNI, serta Dishub Kota Bekasi pada 19 Februari 2025 lalu.

Namun, dua hari kemudian, pintu yang ditutup dengan menggunakan barrier tersebut dibuka paksa oleh Paguyuban Warga Ruko SNK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa diabaikan, Pemkot Bekasi kembali melakukan penutupan di lokasi tersebut.

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, Dzikron, mengatakan bahwa penutupan kembali ini sudah sesuai dengan aturan yang telah dirapatkan sebelumnya.

Dirinya menyebut bahwa penutupan kali ini dilakukan dengan menambahkan rantai dan melakukan pengelasan pada barrier agar tidak bisa dipindahkan dengan mudah.

“Hasil rapatnya, kita harus tutup kembali gate parkir tersebut, dengan menambahkan rantai di setiap barrier supaya tidak mudah dipindahkan lagi,” ucap Dzikron melalui pesan WhatsApp.

Dzikron menambahkan bahwa sebenarnya pihak Pemkot Bekasi akan melakukan upaya hukum, namun setelah melihat bahwa barrier tidak mengalami kerusakan maupun kehilangan, rencana tersebut ditunda.

“Tadinya kita akan melakukan upaya hukum, kita ingin melaporkan pengerusakan atau hilangnya aset barrier, namun pas dicek tidak ada yang rusak hanya dipindahkan saja. Makanya kita las dan kasih rantai, bila ada yang rusak baru kita laporkan,” ucap Dzikron.

Dirinya juga berharap bahwa dengan penutupan kembali gate parkir Paguyuban Ruko SNK, dapat memperlancar bisnis yang dilakukan oleh BUMD PT. Mitra Patriot.

“Harapannya, tentunya kita sudah menutup pintu gate paguyuban, semoga PTMP bisa melaksanakan kegiatannya sesuai tupoksi yang diberikan,” tutup Dzikron.

Dengan langkah ini, Pemkot Bekasi berkomitmen untuk menegakkan aturan yang telah ditetapkan serta memastikan bahwa operasional di area Ruko Sentra Niaga Kalimalang berjalan dengan baik dan sesuai dengan regulasi yang ada.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81
Belum Maksimal, Wali Kota Bekasi Instruksikan Lurah Perkuat Pendampingan Aktivasi Bank Sampah
Disperkimtan: Kota Bekasi Capai 100% ODF, Tapi Septic Tank Bocor Masih Mengancam!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:41 WIB

Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:15 WIB

Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru

Berita Terbaru

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x