Pemkot Bekasi Raih WDP, Plh Sekda Kritisi Soal Pengadaan Barang dan Jasa

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dwie Andriyani.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dwie Andriyani.

KOTA BEKASI – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dwie Andriyani membeberkan bahwa ada beberapa catatan kinerja dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan kerja Pemerintah Kota Bekasi yang belum masif dalam menyelesaikan tugas administrasi Pengadaan Barang dan Jasa dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023 mendapat status Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Dwie menyebut catatan tersebut penting dilakukan, agar tidak menjadi permasalahan yang berulang di di kemudian hari.
“Ada sedikit yang ingin disampaikan berkenaan dengan WDP. Ada beberapa hal yang memang harus kita perbaiki dan kesalahan-kesalahan yang tiap tahun yang menyebabkan kita WDP sudah kita perbaiki. Tetapi di tahun evaluasi berikutnya masih ada permasalahan-permasalahan baru,” ucap Plh Sekda Kota Bekasi Dwie Andriyani dalam penyampaiannya saat Apel Pagi kepada seluruh Pegawai Pemerintah Daerah di Gedung Plaza Pemkot Bekasi seperti yang didengarkan oleh RakyatBekasi.com, Senin (27/05/2025) pagi.
Menurutnya, ada penekanan khususnya kepada lingkup OPD yang kaitannya dengan peningkatan sistem pengendalian internal yaitu mitigasi resiko anggaran belanja yang menjadi tanggungjawab masing-masing perangkat daerah.
“Seperti kaitannya dengan pengelolaan BMD (Barang Milik Daerah) maupun dengan Pengadaan Barang dan Jasa. Dikarenakan, permasalahan untuk WDP tahun 2023 ada banyak di Pengadaan Barang dan Jasa, ini yang seharusnya menjadi perhatian, khususnya pengelolaan kepada TPK (Tim Pengelola Kegiatan) yang perlu melakukan pengawasan berjenjang dari pengguna anggaran ke TPK maupun pelaksana kegiatannya,” jelasnya.
Terutama, kata dia, harus bisa membedakan mana barang yang harus dicatat ke dalam aset, dan mana barang yang menjadi persediaan.
“Karena dari hasil evaluasi kemarin, banyak terdapat mana belanja persediaan barang, tapi tidak dicatat di dalam aset. Nah hal ini yang merupakan kerja kita bersama, tanggungjawab kita bersama untuk menyelesaikan. Sebab, yang namanya WDP itu untuk perbaikan harusnya dua tahun cukup, tetapi kita tiga tahun masih tetep dalam posisi WDP,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x