- Purbaya Yudhi Sadewa (42,8%) dan Teddy Indra Wijaya (33,5%) menempati dua urutan teratas menteri dengan kinerja terbaik sekaligus figur paling populer.
- Natalius Pigai (51,8%) dan Raja Juli Antoni (48,5%) dinilai publik sebagai menteri dengan kinerja paling kurang memuaskan.
- Survei Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) dilaksanakan pada 27 Juli–3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dinobatkan sebagai dua pembantu Presiden Prabowo Subianto dengan kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih.
Fakta ini terungkap dalam rilis survei terbaru Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) di Jakarta Pusat, Sabtu (08/08/2026).
Survei yang mengukur tingkat kinerja serta popularitas ini juga memberikan catatan kritis terhadap sejumlah menteri yang dinilai publik memiliki performa paling kurang memuaskan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Survei IPO Ungkap Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet Prabowo
Siapa Menteri Terbaik di Kabinet Prabowo Saat Ini?
Berdasarkan hasil temuan IPO, Purbaya Yudhi Sadewa berada di posisi puncak dengan tingkat penilaian kinerja sebesar 42,8 persen. Teddy Indra Wijaya membuntuti di posisi kedua dengan capaian 33,5 persen, menjadikan keduanya sebagai figur paling populer di mata masyarakat.
“Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua,” kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah melalui keterangannya, dikutip Minggu (09/08/2026).
Di bawah kedua tokoh tersebut, terdapat sejumlah nama menteri lain yang meraih penilaian kinerja positif dari masyarakat, antara lain:
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (32,0 persen)
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (30,9 persen)
- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (26,5 persen)
- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (25,3 persen)
Sebaliknya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hanya mencatatkan angka persepsi kinerja sebesar 3,0 persen dan menjadi yang paling rendah dalam daftar kategori menteri terbaik.
Menteri Mana yang Dinilai Paling Kurang Memuaskan Publik?
Selain mengukur capaian impresif, IPO turut memotret figur anggota kabinet yang kinerjanya dianggap tidak maksimal. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menempati urutan teratas dalam kategori ini dengan sentimen kurang memuaskan mencapai 51,8 persen.
Menyusul di bawah Pigai, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendapatkan rapor merah dari publik dengan angka sebesar 48,5 persen. Angka persepsi negatif ini menjadi sinyal penting untuk evaluasi perbaikan kabinet.
Mengapa Penilaian Publik Terhadap Menteri Bisa Berubah?
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja penyelenggara negara bukanlah sesuatu yang statis. Berbagai manuver politik hingga dinamika isu ekonomi nasional sangat memengaruhi fluktuasi angka kepercayaan publik terhadap menteri terkait.
“Kondisi masyarakat, saya kira, selalu dinamis dalam memberikan penilaian,” jelas Dedi memaparkan evaluasinya.
Sebagai tambahan informasi, survei IPO ini digelar dari tanggal 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan metode stratified multistage random sampling (SMRS).
Penarikan sampel melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, memiliki margin of error sekitar ±2,90 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil potret persepsi publik ini diharapkan menjadi pelecut bagi seluruh jajaran menteri untuk membuktikan komitmen pelayanan serta merealisasikan program-program strategis pemerintah dengan lebih efektif.
Bagaimana pendapat Anda tentang hasil survei kinerja menteri ini? Mari bagikan artikel ini dan tulis pandangan Anda di kolom komentar.
Sebagai portal yang berhimpun dalam wadah Forum Jurnalis Bekasi (Forjas), RakyatBekasi.com terus berkomitmen menyajikan kabar terpercaya. Ikuti [Saluran WhatsApp RakyatBekasi ] agar Anda selalu update!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







