Pertemuan Antara Pj Wali Kota Bekasi dan Wali Kota Terpilih Diharapkan Bukan Seremonial Belaka

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad (kanan) sedang berbincang-bincang dengan Wali Kota Bekasi Terpilih Tri Adhianto (kiri).

Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad (kanan) sedang berbincang-bincang dengan Wali Kota Bekasi Terpilih Tri Adhianto (kiri).

Pertemuan antara Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, dan Wali Kota Bekasi terpilih periode 2025-2030, Tri Adhianto, mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, termasuk Haeri Parani.

Pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya dalam bentuk seremonial seiring dengan acara KPU yang menggelar rapat paripurna penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Masyarakat menunggu pertemuan ini dapat dilaksanakan sesegera mungkin, sebelum rapat paripurna DPRD Bekasi untuk penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2025-2030.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haeri Parani menyebutkan bahwa Bapak Raden Gani, yang merupakan Kabiro Hukum Kementerian Dalam Negeri, memiliki pengalaman yang mumpuni.

Sementara itu, Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe, selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, juga memiliki rekam jejak yang solid dan mumpuni, mengingat Tri Adhianto pernah menjabat sebagai Kepala Dinas, Wakil Wali Kota, dan bahkan Wali Kota Bekasi.

Abdul Harris Bobihoe juga merupakan politikus ulung yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat selama dua periode.

Apabila tokoh-tokoh ini duduk bersama membahas tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun ke depan, hal ini tentunya sangat baik dari sisi stabilitas politik maupun pemerintahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Kota Bekasi.

Haeri Parani juga menambahkan bahwa kehadiran para kandidat pasangan calon Wali Kota, seperti pasangan Heri Koswara dan Sholihin, serta pasangan Uu Saeful Mikdar dan Nurul Sumarheni, sangat penting dalam mendukung proses transisi pemerintahan yang lancar dan efektif.

Dengan adanya pertemuan dan kolaborasi yang baik antara para pemimpin dan tokoh-tokoh masyarakat Kota Bekasi, diharapkan proses transisi pemerintahan dapat berjalan dengan lancar dan berbagai permasalahan kota dapat segera diatasi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa Kota Bekasi dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x