Petaka Lampu Merah Unisma: Truk Hantam Motor, 1 Ojol Tewas

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah truk bertonase besar yang menghantam antrean sepeda motor di lampu merah Simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (29/06/2026).

Sebuah truk bertonase besar yang menghantam antrean sepeda motor di lampu merah Simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (29/06/2026).

Poin Utama:

  • ​Truk bertonase besar menyeruduk antrean sepeda motor di lampu merah Simpang Unisma, Bekasi Timur, Senin (29/06/2026).
  • ​Kecelakaan maut ini menewaskan satu pengemudi ojek online (ojol) di lokasi kejadian akibat benturan keras.
  • ​Korban kritis lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga dan aparat kepolisian.
  • ​Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Cut Meutia mengalami kemacetan parah imbas evakuasi bangkai kendaraan.

​Kecelakaan maut kembali mewarnai jalanan Kota Bekasi setelah sebuah truk bertonase besar menyeruduk antrean sepeda motor di lampu merah Simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, pada Senin (29/06/2026).

Insiden tragis yang berlangsung sangat cepat ini mengakibatkan satu pengemudi ojek online (ojol) tewas seketika di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, beberapa pengendara roda dua lainnya terkapar dengan luka kritis dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

​Apa Penyebab Kecelakaan Maut di Simpang Unisma Bekasi?

​Kecelakaan diduga kuat terjadi karena truk barang tersebut kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi.

Alih-alih menurunkan kecepatan saat lampu lalu lintas menyala merah, pengemudi truk justru gagal melakukan pengereman dan terus melaju membabi buta menghantam antrean motor.

​”Truk itu terlihat melaju kencang dan tidak mengerem sama sekali, langsung menghantam antrean motor di depannya,” kata Budi, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Simpang Unisma, Senin (29/06/2026).

​Ganasnya benturan membuat belasan kendaraan roda dua hancur berserakan di aspal. Para korban beserta sepeda motor mereka bahkan sempat terpental akibat kerasnya hantaman kendaraan berat tersebut.

​Bagaimana Kondisi Korban Tabrakan Truk di Jalan Cut Meutia?

​Kondisi para korban sangat memprihatinkan pasca-terjadinya tabrakan tak berimbang ini. Nahas bagi seorang driver ojol, luka parah di bagian kepala dan tubuh membuatnya menghembuskan napas terakhir sebelum tim medis tiba di lokasi.

​Berikut adalah rangkuman data sementara terkait dampak kecelakaan maut tersebut:

  • ​1 orang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
  • ​Sejumlah pengendara motor lainnya menderita luka berat dan tengah mendapat penanganan medis darurat.
  • ​Beberapa unit sepeda motor korban hancur tak berbentuk dan terjepit di sekitar badan truk.

​Aparat dari Satlantas Polres Metro Bekasi Kota langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi tengah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kelaikan rem truk serta meminta keterangan dari sopir.

​Apakah Lalu Lintas di Bekasi Timur Sudah Kembali Normal?

​Kemacetan panjang tak terhindarkan di sepanjang Jalan Cut Meutia dan wilayah Kecamatan Bekasi Timur imbas kecelakaan tersebut.

Ratusan kendaraan dari dua arah nyaris tak bisa bergerak saat proses evakuasi korban dan pemindahan bangkai kendaraan memakan badan jalan.

​Petugas kepolisian yang dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Bekasi bersiaga penuh untuk mengurai penumpukan volume kendaraan.

Warga dan pengguna jalan diimbau mengambil jalur alternatif guna menghindari pusat kemacetan di area Margahayu hingga evakuasi selesai sepenuhnya.

​Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi seluruh pengguna jalan, khususnya operator kendaraan angkutan berat, untuk selalu memastikan kelaikan jalan armadanya.

Pemerintah dan kepolisian harus menindak tegas pelanggaran lalu lintas guna mencegah nyawa melayang sia-sia di aspal Kota Bekasi.

​Bagaimana pendapat Anda mengenai pengawasan truk bertonase besar di jalanan kota? Bagikan berita ini untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara dan tinggalkan komentar Anda di bawah.

Baca juga informasi terbaru seputar layanan publik, politik, dan ekonomi wilayah Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Comment
trackback

[…] BACA JUGA: [Petaka Lampu Merah Unisma: Truk Hantam Motor, 1 Ojol Tewas ] […]

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

ARSITEK BANGSA: Suasana lalu lintas dan pepohonan rindang di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, yang mengelilingi Jalan Prof. M. Yamin. Nama jalan bergengsi ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Prof. Mr. Mohammad Yamin, tokoh intelektual serbabisa yang merumuskan ikrar Sumpah Pemuda 1928, pencetus dasar awal Pancasila, sekaligus pelopor sistem hukum uji materi di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Prof M Yamin: Sang Arsitek Sumpah Pemuda

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:24 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x