- Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III sukses digelar di kawasan CFD Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (30/8/2026).
- 120 pelaku UMKM lokal terlibat dalam bazar di selasar Stadion Patriot Candrabhaga, Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.
- Tingginya antusiasme warga membuat produk kuliner UMKM ludes terjual sebelum pukul 09.00 WIB.
Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, pada Minggu (30/08/2026) pagi untuk menyaksikan kemeriahan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III.
Acara yang menonjolkan kekayaan budaya Nusantara ini ternyata tidak hanya menghibur, tetapi juga berhasil menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM dan pedagang lokal secara signifikan.
Bagaimana Dampak PNBK Jilid III Terhadap UMKM Kota Bekasi?
Kehadiran ribuan pengunjung di area CFD Jalan Ahmad Yani memberikan efek langsung terhadap aktivitas ekonomi pelaku UMKM di Kota Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di selasar Stadion Patriot Candrabhaga, sebanyak 120 UMKM binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi ikut ambil bagian dalam bazar tersebut.
”Ketika warga berkumpul, ekonomi ikut bergerak. Ada UMKM yang berjualan, ada yang menyewa kostum, ada jasa rias, ada pedagang CFD. Hari ini kita bisa melihat sendiri bagaimana kegiatan seperti PNBK memberi ruang bagi warga untuk mendapatkan rezeki,” tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat meninjau area bazar di selasar Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (30/08/2026).
Kondisi tersebut merupakan gambaran nyata bagaimana keramaian sebuah kegiatan publik dapat memberikan efek langsung kepada ekonomi masyarakat sekitar.
Pergerakan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh penyewa tenda di area bazar, namun juga berdampak luas pada kebutuhan pendukung kegiatan lainnya.
Seberapa Besar Antusiasme Warga Berbelanja di Bazar PNBK Bekasi?
Antusiasme belanja masyarakat Kota Bekasi sangat tinggi, bahkan membuat sebagian besar produk kuliner yang dijajakan pelaku UMKM di bazar PNBK Jilid III ludes terjual sebelum pukul 09.00 WIB, meski acara masih terus berlangsung hingga siang hari.
”Baru buka sudah ramai yang datang. Alhamdulillah produk makanan kami sebagian besar sudah habis sebelum jam sembilan. Biasanya kalau ikut bazar, kami menunggu pengunjung datang, tapi hari ini dari pagi sudah ramai sekali,” ujar Dini, salah satu pelaku UMKM binaan Dekranasda Kota Bekasi.
Pergerakan ekonomi di PNBK Jilid III juga mencakup sektor jasa, mulai dari penyewaan pakaian adat, jasa tata rias, perlengkapan pertunjukan, hingga dokumentasi.
Dini sangat mengapresiasi keterlibatan UMKM lokal dalam kegiatan publik seperti PNBK ini. “Senang sekali bisa ikut. Selain dagangan laku, kami juga jadi bisa kenal dengan pembeli baru. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini sering diadakan dan UMKM lokal selalu dilibatkan,” harapnya.
Wali Kota Bekasi: Budaya dan Ekonomi Harus Berjalan Beriringan
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai keterlibatan UMKM dalam kegiatan publik perlu terus diperluas agar manfaat dari sebuah acara dapat dirasakan oleh lebih banyak lapisan masyarakat secara langsung.
”Kita ingin seniman punya panggung, anak-anak punya ruang berkarya, masyarakat punya hiburan, dan UMKM juga punya kesempatan untuk menawarkan produknya. Jadi manfaatnya bergerak ke banyak sisi,” kata Tri.
Tri Adhianto juga menegaskan bahwa tingginya aktivitas jual beli di tengah perayaan budaya menunjukkan keseimbangan antara pelestarian tradisi dan pemberdayaan ekonomi.
”Budaya hidup, ruang publik hidup, UMKM juga bergerak. Kalau ini bisa kita lakukan secara konsisten, kegiatan kota akan punya manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Tingginya aktivitas jual beli di tengah PNBK ini menunjukkan bahwa kegiatan budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat Bekasi.
Konsistensi dalam menyelenggarakan kegiatan semacam ini diyakini mampu menghidupkan ruang publik sekaligus memperkuat UMKM lokal.
Ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update berita pemerintahan, politik, ekonomi, dan layanan publik Kota dan Kabupaten Bekasi.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















