PPDB SMP 2023, 9.736 Anak di Kota Bekasi Terancam Putus Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 1 Juli 2023 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Ketua Umum Aliansi Pemuda Pembaharu Bangsa (APPB), Wawan menjelaskan, Pemerintah Kota Bekasi seharusnya berpihak terhadap masyarakat yang kurang mampu maupun warga yang berpenghasilan sedang, Sabtu (01/07/2023).

Tidak hanya itu. Terkait pendidikan, Wawan menjelaskan pemerintah harus hadir memberikan solusi bagi warganya yang ingin melanjutkan pendidikan dasar 9 tahun sebagaimana amanat Undang-undang 1945 dan sekolah negeri merupakan pilihan utama setiap warga di Bekasi.

“Tugas Pokok dan Fungsi pemerintah tidak lain untuk selalu hadir dalam persoalan ekonomi yang terjadi pada masyarakat. Terlebih persoalan pendidikan pun mereka (pemerintah-red) jangan menganggap remeh, karena itu sebagai modal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan sesuai dengan yang termaktub dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yang memiliki cita-cita mewujudkan kehidupan bangsa yang cerdas,” ucap Wawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Wawan menjelaskan Dinas Pendidikan Kota Bekasi sudah memberikan informasi bahwa jumlah kelulusan Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah tahun 2022/2023 mencapai 43.474.

Namun hal tersebut tidak berbanding lurus dengan jumlah 9.736 siswa yang disinyalir gagal masuk ke dalam sekolah negeri di Kota Bekasi.

“Dalam angka kelulusan pada angkatan 2023/2024 dengan daya tampung yang tidak sesuai dengan angkatan kelulusan yang mana masih ada yang belum dipastikan mengenyam dunia pendidikan sebanyak 9.736 siswa,” ungkapnya.

Tentunya, kata Wawan, 9.736 anak bukanlah angka yang sedikit bila sampai terputus pendidikannya. Dampaknya adalah citra Pemerintah Kota Bekasi sangat buruk, karena mengabaikan pendidikan anak bangsa.

“Saya kira Dinas Pendidikan Kota Bekasi jangan main-main urusan pendidikan. Apalagi mereka cenderung berpihak kepada perguruan swasta daripada mengikuti keinginan rakyatnya,” tandas Wawan.

Kendati begitu, Wawan tidak mempersoalkan anak-anak yang masuk ke swasta dengan catatan secara ekonomi mampu memenuhi iuran yang ditetapkan oleh sekolah swasta.

Namun, Wawan meyakini, sebagian besar masyarakat di Kota Bekasi menginginkan sekolah negeri karena biaya yang dikeluarkan tidak terlampau besar.

“Kondisi hari ini sangat realistis apabila masyarakat ingin ke sekolah negeri. Biayanya jelas ditanggung oleh pemerintah melalui pajak dan pendapatan dari rakyat juga. Jadi, kalau ada narasi yang menggiring masuk ke swasta, ini kita pertanyakan kehadiran pemerintah untuk rakyat atau untuk pengusaha pendidikan,” pungkas Wawan. (mar)

Visited 20 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x