Antisipasi El Nino: Prabowo Perintahkan BMKG Cegah Karhutla

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (28/07/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (28/07/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

  • ​Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka (28/07/2026) khusus untuk memitigasi dampak kemarau dan fenomena El Nino.
  • ​BMKG menerapkan teknologi modifikasi cuaca guna menjaga volume 240 waduk nasional dan membasahi lahan gambut.
  • ​Fokus utama pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyasar enam provinsi rawan di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
  • ​Target utama mitigasi beralih dari sekadar pemadaman titik api menjadi intervensi pencegahan sejak dini sebelum air tanah mengering.

​Presiden Prabowo Subianto resmi menginstruksikan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk bergerak cepat meredam dampak kemarau panjang akibat fenomena El Nino tahun ini.

Instruksi tegas tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (28/07/2026).

Langkah mitigasi ini akan berfokus pada dua sektor kritikal, yakni mengamankan ketersediaan cadangan air nasional serta memblokir potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah Taktis BMKG dalam Antisipasi El Nino 2026

​Untuk mengeksekusi instruksi dari Kepala Negara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mematangkan operasi modifikasi cuaca.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa ketersediaan air di waduk menjadi benteng utama menghadapi kekeringan.

​“Jadi ada dua, yaitu terkait dengan ketersediaan air melalui waduk-waduk, pengisian waduk dengan modifikasi cuaca dan sebagainya. Juga dengan, untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan melalui pembasahan dari lahan-lahan yang mudah terbakar ini melalui modifikasi cuaca. Tadi diperkuat banyak tentang modifikasi cuaca,” kata Teuku Faisal Fathani kepada awak media usai rapat di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (28/07/2026).

​Mengapa Operasi Modifikasi Cuaca Menjadi Fokus Utama?

​Modifikasi cuaca terbukti menjadi solusi paling rasional untuk mencegah meluasnya titik api, terutama di wilayah yang didominasi oleh lahan gambut.

Terdapat enam provinsi yang masuk dalam radar pengawasan ketat, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

​“Itu juga dilakukan secara berkala operasi modifikasi cuaca untuk menjenuhkan tanah di sana, tanah gambut di sana, agar dia tidak mudah terbakar. Termasuk kita melakukan di Kepulauan Riau juga untuk modifikasi cuaca, dan juga di Aceh, beberapa tempat secara situasional tergantung situasi dan kondisi,” ujarnya.

​Apa Dampak El Nino Terhadap Ketersediaan Air dan Waduk?

​Selain memicu karhutla, El Nino secara langsung mengancam pasokan air yang vital bagi ketahanan energi dan pangan.

Modifikasi cuaca akan membantu pengisian cadangan air tanah dan debit air permukaan secara signifikan.

​“Untuk kekeringan, BMKG melakukan beberapa modifikasi cuaca, bekerja sama dengan BNPB, bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan, dan juga dengan swasta untuk pengisian waduk. Pengisian waduk-waduk yang ada di Indonesia, kita punya 240 waduk, beberapa memang tidak semua itu kita coba isi agar bisa difungsikan untuk PLTA, bisa difungsikan untuk irigasi, dan air bersih,” jelasnya.

​Bagaimana Perubahan Strategi Penanganan Karhutla Saat Ini?

​Pemerintah kini meninggalkan pola lama yang hanya bereaksi ketika bencana terjadi. Strategi penanganan karhutla telah dievolusi dari fokus pemadaman menjadi intervensi pencegahan jauh hari sebelum kekeringan mencapai titik puncak.

​“Tak hanya kita menunggu adanya titik api, kemudian kita padamkan dengan waterbombing, kemudian dengan pemadam yang disemprot, dan sebagainya. Tapi ketika permukaan air tanahnya sudah menurun, itu dilakukan modifikasi cuaca yang dapat menjatuhkan jutaan kubik air, dan kemudian dapat menjenuhkan daerah tersebut, sehingga sekarang kita lihat bahwa untuk kebakaran hutan dan lahan relatif lebih dapat dikendalikan dibanding sebelum 2015,” paparnya.

​Langkah mitigasi agresif dari pusat ini diharap segera ditindaklanjuti secara linier oleh seluruh pemerintah daerah.

Ketegasan serupa sangat dibutuhkan di tingkat lokal, termasuk oleh Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi, guna memastikan infrastruktur distribusi cadangan air bersih bagi warga tetap aman sepanjang musim kemarau.

​Bagaimana pendapat Anda mengenai kesiapan pemerintah dalam menghadapi ancaman El Nino tahun ini? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah, dan jangan lupa bagikan artikel ini serta baca terus pembaruan informasi kebijakan publik lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megaskandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Menggurita: Kejagung Cecar Lagi HIS Bos Foster Oil
Kadin Kota Bekasi Desak Ekosistem Industri Berbasis Data di Rapimnas 2026
Bedah Tuntas Layanan Pertanahan: BPN Kota Bekasi Paparkan Peta Jalan Penyelesaian Aduan Warga di Hadapan Ombudsman RI
Usut Korupsi Rp2 Triliun PT Migas, Kejagung RI Kembali Periksa Petinggi PT Pertamina Hulu Energi
Kejagung Periksa Dua Saksi dari Pemkot Bekasi dan Sinergi Patriot Soal Korupsi PT Migas
Pusaran Korupsi PT Migas Kota Bekasi Tembus Pusat: Kejagung RI Cecar Dua Pejabat Kementerian ESDM
Terganjal Fiskal DKI, Usulan 2 Flyover Bekasi Belum Masuk MoU TPST Bantargebang
Usut Jantung Operasional Korupsi: Kejagung Cecar Saksi PT PHE dan Pelaksana KSO Pertamina EP
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Megaskandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Menggurita: Kejagung Cecar Lagi HIS Bos Foster Oil

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kadin Kota Bekasi Desak Ekosistem Industri Berbasis Data di Rapimnas 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:45 WIB

Bedah Tuntas Layanan Pertanahan: BPN Kota Bekasi Paparkan Peta Jalan Penyelesaian Aduan Warga di Hadapan Ombudsman RI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Usut Korupsi Rp2 Triliun PT Migas, Kejagung RI Kembali Periksa Petinggi PT Pertamina Hulu Energi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kejagung Periksa Dua Saksi dari Pemkot Bekasi dan Sinergi Patriot Soal Korupsi PT Migas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x