Poin Utama:
- Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi mencatatkan laba bersih hasil audit sebesar Rp8,8 miliar pada tahun buku 2025.
- Dari total laba, BUMD ini memproyeksikan setoran dividen Rp4 miliar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Bekasi di tahun 2026.
- Penetapan besaran dividen akhir masih menunggu hasil evaluasi BPKP dan penerbitan Keputusan Wali Kota Bekasi.
- Sisa laba bersih dialokasikan untuk dana cadangan operasional, program CSR, dan kebutuhan pengembangan usaha.
Kinerja keuangan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot Kota Bekasi kembali menjadi sorotan positif usai meraup laba bersih sebesar Rp8,8 miliar pada tahun buku 2025.
Dari total laba tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini mengusulkan proyeksi setoran dividen sebesar Rp4 miliar untuk mempertebal Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Bekasi di tahun 2026. Kepastian pencairan kini hanya tinggal menunggu persetujuan pimpinan daerah setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berapa Target Setoran PAD Tirta Patriot ke Pemkot Bekasi?
Menjawab kebutuhan target PAD yang semakin ketat, Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi, menyatakan pihaknya telah menyiapkan proyeksi pembagian keuntungan yang matang.
Usulan kontribusi miliaran rupiah ini diharapkan mampu menopang percepatan pembangunan layanan publik di wilayah Kota Patriot.
”Dividen itu kan untuk penyetoran kepada pemerintah daerah. Kepwalnya memang belum keluar. Tetapi yang kita usulkan untuk tahun 2026 sekitar Rp4 miliar sebagai kontribusi PAD kepada Kota Bekasi,” kata Ali Imam Fariyadi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (01/07/2026).
Dari Mana Sumber Laba Rp8,8 Miliar Tersebut?
Capaian keuangan perusahaan pelat merah ini dipastikan bukan sekadar klaim sepihak. Angka miliaran tersebut dihitung dan dipertanggungjawabkan berdasarkan hasil audit dari lembaga pemeriksa independen yang sah.
”Kita mencatat laba bersih sekitar Rp8,8 miliar berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik. Saat ini masih dalam proses evaluasi Efektivitas Kinerja (Efkin) oleh BPKP dan kemungkinan bulan ini sudah selesai,” ungkapnya.
Evaluasi komprehensif dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjadi tahapan krusial yang harus dilewati.
Proses ini menjadi barometer untuk memastikan kondisi manajerial dan finansial perusahaan benar-benar sehat secara menyeluruh.
Mengapa Laba Tidak Disetor Seluruhnya untuk PAD Kota Bekasi?
Pertanyaan kritis kerap mencuat mengenai mengapa seluruh keuntungan BUMD tidak langsung ditransfer ke kas daerah.
Ali menegaskan bahwa secara regulasi, ada instrumen operasional lain yang wajib disuntikkan dana agar pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak terganggu.
Beberapa peruntukan wajib dari laba bersih BUMD meliputi:
- Setoran Dividen: Kontribusi langsung untuk kas daerah (PAD).
- Dana Cadangan: Jaring pengaman stabilitas keuangan operasional perusahaan.
- Tanggung Jawab Sosial (CSR): Alokasi dana untuk membantu lingkungan dan masyarakat sekitar.
- Pengembangan Usaha: Kebutuhan investasi jangka panjang seperti perbaikan dan perluasan jaringan perpipaan.
”Dividen itu yang kita usulkan kepada Wali Kota. Karena dari laba tersebut ada beberapa peruntukan, seperti dividen, dana cadangan, CSR, dan kebutuhan lainnya. Semua kita usulkan terlebih dahulu,” jelas Ali.
Kapan Keputusan Wali Kota Bekasi Diterbitkan?
Kendali penuh atas usulan tersebut kini berada di meja eksekutif. Besaran akhir setoran dividen sangat bergantung pada evaluasi dan persetujuan Wali Kota Bekasi usai menelaah laporan kinerja direksi.
”Kalau usulan itu disetujui, nanti akan ditetapkan melalui Kepwal. Artinya, Wali Kota juga dapat menentukan dan menyesuaikan komposisi pembagian dari usulan yang kami sampaikan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Kontribusi BUMD yang sehat sejatinya menjadi tulang punggung bagi kemandirian fiskal sebuah daerah.
Publik kini menanti langkah taktis Pemkot Bekasi dalam memaksimalkan potensi pendapatan ini demi pelayanan yang lebih merata.
Bagaimana pandangan Anda tentang kinerja Perumda Tirta Patriot tahun ini? Sampaikan opini Anda di kolom komentar, dan jangan lupa share serta baca ulasan ekonomi-politik daerah lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







