Cegah Seks Bebas dan Pernikahan Dini, DPPKB dan GenRe Kota Bekasi Edukasi Pelajar SMAN 3

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda GenRe Kota Bekasi Wiwiek Hargono dan Kepala DPPKB Kota Bekasi dr. Kusnanto Saidi berfoto bersama para pelajar dan anggota pramuka dalam kegiatan penyuluhan pencegahan seks bebas serta pernikahan dini di SMA Negeri 3 Kota Bekasi, Rabu (19/08/2026).

Bunda GenRe Kota Bekasi Wiwiek Hargono dan Kepala DPPKB Kota Bekasi dr. Kusnanto Saidi berfoto bersama para pelajar dan anggota pramuka dalam kegiatan penyuluhan pencegahan seks bebas serta pernikahan dini di SMA Negeri 3 Kota Bekasi, Rabu (19/08/2026).

  • ​DPPKB Kota Bekasi berkolaborasi dengan GenRe menggelar edukasi pencegahan seks bebas dan pernikahan dini bagi pelajar di SMAN 3 Kota Bekasi.
  • ​Penyuluhan ini turut menggandeng Tim Densus 88 untuk menyosialisasikan mitigasi bahaya narkoba, HIV, hingga radikalisme.
  • ​Edukasi diperluas ke ranah digital, menyasar ancaman cyberbullying dan konsekuensi hukum dari jejak digital negatif.
  • ​Roadshow interaktif ini dirancang khusus untuk mengarahkan literasi generasi Z (Gen Z) Kota Bekasi agar terhindar dari perilaku berisiko.

​Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi bersama Generasi Berencana (GenRe) menggelar penyuluhan pencegahan seks bebas dan pernikahan dini di SMA Negeri 3 Kota Bekasi, Rabu (19/08/2026).

Langkah proaktif dari jajaran Pemkot Bekasi ini bertujuan memperkuat literasi remaja terhadap berbagai perilaku berisiko yang mengancam masa depan.

Kegiatan ini turut menggandeng lintas instansi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pelajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Strategi DPPKB Kota Bekasi Lindungi Masa Depan Pelajar

​Mengapa Edukasi Seks Bebas Krusial bagi Pelajar Kota Bekasi?

​Edukasi ini sangat krusial mengingat minimnya pengetahuan remaja sering kali menjadi celah masuknya perilaku menyimpang yang berakibat fatal.

Bunda GenRe Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menjelaskan bahwa kolaborasi lintas instansi, termasuk bersama Tim Densus 88, sangat diperlukan untuk membentengi pelajar dari ancaman seks bebas, narkoba, hingga HIV.

​”Karena kita tau kondisi sekarang ini, pengetahuan yang minim dari pelajar, itu akan menyebabkan terjadinya hal-hal seperti itu,” kata Wiwiek Hargono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di SMAN 3 Kota Bekasi, Rabu (19/08/2026).

​Selain ancaman fisik, penyuluhan ini juga merespons tantangan era digital dengan menyoroti bahaya cyberbullying.

Wiwiek memaparkan bahwa banyak pelajar membagikan konten negatif atau melontarkan komentar tanpa memahami bahwa tindakan tersebut memiliki dampak hukum yang serius.

​”Termasuk kami juga memberikan pengetahuan dan literasi akan pernikahan dini yang merupakan salah satu fokusnya GenRe. Terkait, bahaya pornografi, kemudian seks bebas yang akhirnya memicu pernikahan dini, hingga memutus rencana masa depan mereka,” tuturnya.

​Bagaimana Dampak Pernikahan Dini dan Bullying Terhadap Siswa?

​Dampak buruk dari pernikahan dini dan bullying tidak hanya merusak kondisi psikologis, tetapi juga berpotensi memutus akses pendidikan secara permanen.

Kepala DPPKB Kota Bekasi, dr. Kusnanto Saidi, menegaskan bahwa roadshow ke sekolah-sekolah menjadi wadah edukasi sekaligus mitigasi risiko yang paling efektif saat ini.

​”Dengan kita datang. Dan melakukan dialog interaktif, kepada siswa sekolah. Termasuk materi besarnya tentang pernikahan dini, kehamilan yang tidak diinginkan untuk para remaja ya, anak-anak sekolah,” kata dr. Kusnanto Saidi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di SMAN 3 Kota Bekasi, Rabu (19/08/2026).

​Kegiatan yang dikemas dalam bentuk dialog interaktif ini secara khusus dirancang untuk menyesuaikan dengan karakter Gen Z.

dr. Kusnanto mengakui bahwa pelajar saat ini sebenarnya sudah memiliki modal pemahaman awal yang baik, namun tetap membutuhkan bimbingan orang dewasa agar informasi yang mereka terima di media sosial tidak salah arah.

​”Secara keseluruhan kami melihat anak anak kita ini, sudah melek dan memiliki literasi yang cukup akan materi yang kita bahaskan. Melek banget! Gen Z tuh melek, Cuma harus diarahkan. Nah, kita lebih kalah sama mereka,” pungkasnya.

​Upaya berkelanjutan dari Pemkot Bekasi melalui DPPKB ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mencetak generasi muda berkualitas yang siap menyongsong masa depan tanpa bayang-bayang perilaku berisiko.

​Jangan lewatkan informasi terbaru seputar kebijakan pemerintahan, layanan publik, dan peristiwa penting lainnya di Kota Bekasi!

Bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda, dan pastikan untuk selalu update dengan mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan berikut: [follow WhatsApp Channel RakyatBekasi ].


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Bekasi Buka Hotline Anti Gratifikasi: Laporkan Jika Ada Oknum Pegawai Minta Uang Pelayanan!
Ironi Bapenda Kota Bekasi: Kampanye Anti Pungli vs Skandal PC Rp28,9 Juta
Sempat Disentil Wali Kota Bekasi, JPO Stasiun Dikebut!
Tingkat Kebakaran Melonjak 24%, Wali Kota Bekasi Minta Warga dan Pelaku Usaha Rutin Cek Instalasi Listrik!
Pemkot Bekasi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Catatan Dasar Ini Jadi Penentu
Gerakan Anak Punk Bekasi dan MUI Pusat Bahas Bahaya Propaganda LGBTQ
Pembebasan Lahan Dikebut, Fly Over Bulak Kapal Mulai Dibangun September
Buntut Kasus Pungli Dishub Kota Bekasi, BKPSDM Ultimatum Semua OPD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Bapenda Bekasi Buka Hotline Anti Gratifikasi: Laporkan Jika Ada Oknum Pegawai Minta Uang Pelayanan!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Cegah Seks Bebas dan Pernikahan Dini, DPPKB dan GenRe Kota Bekasi Edukasi Pelajar SMAN 3

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Ironi Bapenda Kota Bekasi: Kampanye Anti Pungli vs Skandal PC Rp28,9 Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Sempat Disentil Wali Kota Bekasi, JPO Stasiun Dikebut!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bekasi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Catatan Dasar Ini Jadi Penentu

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, S.E.

Parlementaria

Porsi Ojol 92 Persen, Ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi Buka Suara

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:43 WIB

Kondisi terkini proyek pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area Stasiun Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mendesak pihak ketiga untuk mengebut pengerjaan agar rampung pada akhir September 2026 guna mengurai kemacetan lalu lintas.

Bekasi

Sempat Disentil Wali Kota Bekasi, JPO Stasiun Dikebut!

Rabu, 19 Agu 2026 - 11:55 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x