- Pagar besi pembatas setinggi 2,5 meter di area luar Pakuwon Mall Bekasi terpantau sudah dibongkar pada Senin (03/08/2026) pagi.
- Kebijakan pembongkaran ini sejalan dengan arahan manajemen pusat Pakuwon Group untuk menyesuaikan tata letak fasilitas publik.
- Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bekasi menegaskan pemasangan pagar awalnya ditujukan semata-mata untuk ketertiban akses.
- Tidak ada indikasi ancaman keamanan atau gangguan Kamtibmas di balik fenomena pemagaran pusat perbelanjaan tersebut.
Pagar besi pengaman setinggi 2,5 meter yang sempat mengelilingi area luar Pakuwon Mall Bekasi akhirnya resmi dibongkar.
Kondisi fasad pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan ini terpantau sudah kembali normal tanpa sekat penutup pada Senin (03/08/2026) pagi.
Pembongkaran tersebut merespons sorotan publik sekaligus sejalan dengan instruksi penataan ulang dari manajemen pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fakta di Balik Pembongkaran Pagar Pakuwon Mall Bekasi
Mengapa Pagar Besi di Area Mal Mendadak Dibongkar?
Hilangnya pagar pembatas di selasar Pakuwon Mall Bekasi terjadi tak lama setelah fenomena ini viral di media sosial sejak akhir Juli.
Saat dipantau pada pukul 10.30 WIB, area pejalan kaki dan batas terluar mal sudah sepenuhnya terbuka, meski sejumlah petugas keamanan di lokasi enggan memberikan komentar rinci.
Langkah ini sejalan dengan pernyataan Bos Pakuwon Group, Alexander Tedja, yang sebelumnya merespons pemagaran di Mal Kota Kasablanka (Kokas).
Ia menegaskan bahwa pemasangan pagar adalah inisiatif manajemen lokal dan bukan arahan kantor pusat.
Oleh karena itu, manajemen berkomitmen menata ulang seluruh mal di bawah naungan Pakuwon Group agar sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan mispersepsi di masyarakat.
Apa Tanggapan APPBI Bekasi Terkait Pemasangan Pagar?
Kalangan asosiasi pengelola mal turut angkat bicara meluruskan persepsi publik terkait fungsi pagar besi tersebut. Pemasangan sekat fisik itu murni dirancang sebagai strategi manajemen alur pengunjung.
”Sebenarnya apabila ada Mall ataupun Pusat Perbelanjaan yang saat ini secara tiba tiba melakukan pemasangan pagar, hal itu ialah bertujuan agar para pengunjung dapat masuk ke Mall lebih terarah dan tertib secara akses sebagai bentuk kenyamanan,” kata Djaelani kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (02/08/2026).
Ketua APPBI Bekasi ini juga menilai, pengarahan arus pengunjung via pagar berguna untuk mengurai kesemrawutan lalu lintas akibat kendaraan bermotor yang kerap berhenti sembarangan di sekeliling jalan raya mal.
”Lantaran pada saat awal pembangunan Mall juga banyak yang pasang pagar tinggi. Namun selalu welcome untuk semua pengunjung,” katanya.
Apakah Ada Ancaman Keamanan di Pusat Perbelanjaan?
Kekhawatiran publik di media sosial Threads yang mengaitkan pemagaran dengan potensi kerusuhan langsung dibantah oleh Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja.
Ia memastikan bahwa penambahan infrastruktur pengaman tidak berkaitan dengan status darurat atau eskalasi gangguan keamanan.
Kebijakan tersebut murni untuk optimalisasi ketertiban akses keluar-masuk di area komersial yang padat.
Pembongkaran pagar ini mengembalikan estetika ruang publik dan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan komersial di Kota Bekasi.
Bagaimana pendapat Anda mengenai fasilitas keamanan dan kenyamanan mal saat ini? Sampaikan opini kritis Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini untuk terus mendukung jurnalisme lokal terpercaya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







