​Tri Adhianto Akui Jalan Rusak Masih Jadi PR Kota Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat ditemui Jurnalis RakyatBekasi.Com usai senam bersama di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (30/12/2025).

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat ditemui Jurnalis RakyatBekasi.Com usai senam bersama di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (30/12/2025).

Poin Utama:

  • Evaluasi Kinerja: Pemkot Bekasi mengakui masih banyak “catatan minor” selama 10 bulan kepemimpinan definitif di tahun 2025.
  • Prioritas 2026: Penanganan infrastruktur mendesak meliputi perbaikan jalan rusak, pengendalian banjir, dan revitalisasi pasar.
  • Kendala Anggaran: Optimalisasi pembangunan tahun ini terkendala karena masih menggunakan perencanaan Tahun Anggaran masa transisi sebelumnya.
  • Sorotan Internal: Tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai masih rendah dan menjadi fokus perbaikan Sekda Junaedi.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan refleksi mendalam menutup tahun 2025 dengan mengakui sejumlah pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara terbuka menyebut perbaikan infrastruktur dan layanan publik masih menjadi catatan minor yang harus segera dibenahi pada tahun anggaran 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Saja PR Besar Pemkot Bekasi di Tahun 2025?

​Wali Kota Bekasi menyadari bahwa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe masih menyisakan celah dalam pelayanan publik, khususnya infrastruktur fisik yang langsung dirasakan masyarakat.

Hal ini diungkapkan usai evaluasi kinerja 10 bulan pasca dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Februari lalu.

​”Yang pertama tentu kita terus berupaya. Ya peningkatan terkait dengan pelayanan kepada masyarakat. Tentu masih banyak hal yang belum kita capai,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (30/12/2025).

​Tri merinci tiga sektor krusial yang menjadi keluhan utama warga dan prioritas penanganan, yakni:

  • ​Kondisi jalan raya yang masih banyak mengalami kerusakan.
  • ​Titik banjir yang belum tertangani sepenuhnya.
  • ​Kondisi pasar tradisional yang memerlukan revitalisasi.

​Mengapa Pembangunan Infrastruktur Belum Maksimal?

​Kendala utama lambatnya eksekusi pembangunan tahun ini disebabkan oleh siklus anggaran. Tri menjelaskan bahwa saat menjabat, pihaknya menjalankan program berdasarkan perencanaan (APBD) yang disusun oleh Kepala Daerah masa transisi sebelumnya.

Hal ini membatasi ruang gerak untuk melakukan percepatan program visi-misi barunya di tahun berjalan.

​”PR-PR ini lah yang saya kira sudah menjadi prioritas kita untuk bisa segera kita tangani pada Tahun 2026 mendatang,” tegas Tri Adhianto.

​Ia optimistis, dengan perencanaan murni di bawah kepemimpinannya untuk Tahun Anggaran 2026, akselerasi pembangunan fisik di berbagai kelurahan dan kecamatan dapat terealisasi lebih cepat.

​Bagaimana Evaluasi Kinerja ASN Pemkot Bekasi?

​Selain infrastruktur, aspek sumber daya manusia di internal birokrasi juga menjadi sorotan tajam. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, menekankan bahwa disiplin aparatur masih menjadi titik lemah yang harus diperbaiki.

​”Saya berharap di tahun 2026 nanti kita bisa lebih baik lagi, termasuk kaitannya dengan disiplin,” kata Junaedi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai memimpin apel di Plaza Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Senin (29/12/2025).

​Junaedi mengingatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak kendor dalam memberikan pelayanan pasca evaluasi akhir tahun ini. Menurutnya, kedisiplinan adalah fondasi utama untuk mengejar target pembangunan yang telah ditetapkan Wali Kota.

​Refleksi akhir tahun ini menjadi momentum krusial bagi Pemkot Bekasi untuk menata ulang strategi pembangunan kota penyangga Jakarta ini.

Sinergi antara perbaikan infrastruktur fisik dan peningkatan disiplin birokrasi diharapkan mampu menjawab ekspektasi warga Bekasi di tahun 2026.

Punya keluhan soal jalan rusak atau layanan publik di wilayah Anda? Laporkan segera melalui saluran pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau sampaikan kepada redaksi kami agar dapat dikawal tuntas.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi
65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026
Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis
Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman
Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru
​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:18 WIB

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:56 WIB

Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WIB

Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52 WIB

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot

Berita Terbaru

Ilustrasi antrean warga sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Bekasi.

Bekasi

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x