Poin Utama:
- Perubahan Nama: Bus Biskita Trans Bekasi Patriot akan diubah namanya menjadi Trans Bekasi Keren (Trans Beken).
- Tujuan: Menyamakan branding antara bus bantuan Kementerian Perhubungan dengan bus inisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
- Rute Baru: Trans Beken baru saja meluncurkan rute Harapan Indah – Terminal Induk Bekasi.
- Standarisasi: Penerapan standar kebersihan dan perawatan armada yang ketat (Masuk dan keluar pool harus bersih).
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengumumkan rencana perubahan nomenklatur pada layanan transportasi umum Biskita Trans Bekasi Patriot menjadi Trans Bekasi Keren (Trans Beken).
Langkah ini diambil menyusul peluncuran koridor baru Trans Beken jurusan Harapan Indah – Terminal Induk Bekasi, guna menciptakan keseragaman identitas transportasi publik di wilayah Kota Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Nama Biskita Diubah Menjadi Trans Beken?
Perubahan nama ini didasari oleh keinginan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk memiliki satu identitas tunggal bagi transportasi massal di wilayahnya.
Meskipun Biskita merupakan inisiasi Kementerian Perhubungan, penyesuaian nama diperlukan agar selaras dengan produk transportasi yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah.
”Kalau Trans Beken itu kan yang menggunakan produknya Kota Bekasi. Kalau yang satu lagi itu kan dari Kementerian Perhubungan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/02/2026).
Tri menjelaskan bahwa penyatuan nama ini akan memudahkan masyarakat dalam mengenali moda transportasi umum yang terintegrasi di Kota Bekasi, tanpa bingung membedakan operator asalnya.
Apa Perbedaan Biskita Trans Bekasi Patriot dan Trans Beken?
Secara teknis, tidak ada perbedaan spesifikasi kendaraan yang signifikan antara kedua armada tersebut.
Perbedaan utama terletak pada asal pengadaan, rute, dan motif visual pada badan bus. Biskita Trans Bekasi Patriot melayani rute Summarecon Mal Bekasi – Vida Bantargebang dan memiliki ciri khas motif batik, sedangkan Trans Beken melayani rute Harapan Indah – Terminal Induk Bekasi dengan desain yang berbeda.
”Tentu secara umum, ini adalah Bus yang berbeda. Kalau Biskita Trans Bekasi Patriot pake batik motifnya dan namanya juga beda. Makanya nanti namanya mau di samain aja, namanya Trans Beken juga,” tegas Tri Adhianto.
Bagaimana Standar Operasional Bus Trans Beken?
Pemerintah Kota Bekasi memastikan bahwa standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan pada Biskita akan diadopsi sepenuhnya oleh Trans Beken.
Hal ini mencakup pola manajemen, ketepatan waktu, hingga standar kebersihan armada yang sangat ketat untuk menjamin kenyamanan penumpang.
”Dan itu yang sudah kami optimalisasi kan. Baik, dari Pola dan lain sebagainya. Dan, itu juga yang kini kami terapkan kepada Bus Trans Beken, bahwa kalau mobil itu harus dalam kondisi yang prima,” tambah Tri.
Ia menekankan bahwa perawatan kendaraan menjadi prioritas utama. Setiap armada wajib dalam kondisi bersih saat beroperasi maupun saat kembali ke pool.
”Prima nya bagaimana? Perawatannya harus diatur. Kemudian kalau dia masuk ke pool harus dalam kondisi cuci, keluar juga harus kondisi bersih. Jadi standarisasi nya yang kemudian kita ikuti,” tutupnya.
Dengan adanya penyatuan nama dan standarisasi layanan ini, diharapkan minat masyarakat Kota Bekasi untuk beralih ke transportasi umum semakin meningkat, sehingga dapat mengurangi kemacetan di ruas jalan protokol.
Sudahkah Anda mencoba layanan Trans Beken? Mari manfaatkan transportasi umum untuk Bekasi yang lebih lancar dan nyaman.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















