Sopir K-11 Kena Bogem Mentah Oknum Petugas Dishub saat Hadang BisKita Transpatriot Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar dari video Oknum Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi berinisial T bertindak agresif terhadap sopir Angkot K-11, Rabu (15/01/2025).

Tangkapan layar dari video Oknum Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi berinisial T bertindak agresif terhadap sopir Angkot K-11, Rabu (15/01/2025).

Seorang pengemudi Angkutan Kota (Angkot) K-11 Jurusan Terminal Bekasi – Bantargebang mengalami tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi berinisial T, saat dirinya tengah memberhentikan Operasional Biskita Transpatriot Bekasi di sekitaran Jalan Siliwangi, Bantargebang.

Peristiwa ini bermula ketika pengurus Angkutan Kota (Angkot) K-11 menolak rute yang dilalui oleh Biskita Transpatriot.

Seharusnya, rute Biskita Transpatriot melintas dari Summarecon Bekasi menuju Jalan H. Djole menuju Vida Bantargebang sesuai kesepakatan operasional dengan Angkutan K-11. Namun, rute tersebut dialihkan ke Jalan Siliwangi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emra Setiawan (32), selaku korban, mengatakan bahwa pada pagi tadi, Rabu (15/01), sekitar pukul 07.30 WIB, para pengurus Angkot K-11 melihat Biskita Transpatriot Bekasi kembali melintas di Jalur Jalan Siliwangi depan Pasar Bantargebang.

“Kami sudah melakukan kesepakatan antara Dinas Perhubungan dan Pengurus Angkutan K-11 bahwa Biskita Transpatriot Bekasi tidak melintas di Jalur Siliwangi, sehingga kami memaksa pemberhentian operasional Biskita agar bus tersebut bisa berputar balik,” ucap Emra saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Rabu (15/02/2025) sore.

Pada saat aksi pemberhentian operasional Biskita Transpatriot dilancarkan, petugas Dishub yang sudah standby di lokasi segera bereaksi melakukan penjagaan.

“Saat saya bersama rekan-rekan pengurus dan supir Angkot K-11 berada di sana, ada salah satu petugas Dishub yang arogan melalui cara bicaranya, dan semua supir angkot didorong secara fisik oleh orang tersebut,” jelasnya.

Pihaknya bersama rekan Angkot K-11 mengabadikan aksi tersebut melalui video karena menilai tindakan anggota Dishub sudah menunjukkan sikap arogansi.

“Salah seorang teman saya mengatakan ‘Vidioin ini arogan ini, ngundang masalah orang ini’, sehingga saya mengambil hp dari kantong dan merekamnya. Namun, saya justru menjadi sasaran orang tersebut yang ingin merampas hp saya karena tidak terima divideokan,” tutur Emra.

Karena petugas Dishub tersebut tidak menerima dirinya menjadi objek video, Emra akhirnya menerima bogem mentah hingga mengalami luka di bagian kening sebelah kiri dan mata kiri.

“Atas kejadian itu, saya membuat laporan ke Pihak Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota melalui laporan polisi atas adanya penganiayaan,” tutupnya.

Dengan adanya laporan Kepolisian bernomor: LP/B/92/I/2025/SPKT/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas kasus penganiayaan tersebut.

Semua pihak diimbau untuk menjaga kondusivitas dan menjalankan tugas dengan profesionalisme, semoga kejadian serupa tidak terulang kembali.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Seremoni, Ini Alasan Wali Kota Bekasi Libatkan 2.000 Anak Muda di PNBK Jilid III
Bukan Sekadar Pesta Budaya, Wali Kota Bekasi Bangga Aksi Solidaritas PNBK Jilid III Tembus Rp500 Juta
PNBK Jilid III Bukan Sekadar Panggung Budaya, Ribuan Warga Borong Dagangan UMKM
Pembebasan Lahan Belum Rampung, Konstruksi Flyover Bulak Kapal Molor ke Akhir Oktober 2026
DBMSDA Siapkan Pelebaran Jalan Pangkalan 5 Akses PSEL Sumurbatu
Buntut Sorotan Publik, Bapenda Kota Bekasi Resmi Batalkan Proyek Pengadaan PC Rp868 Juta
Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Pengalihan Arus PNBK Jilid III yang Wajib Diketahui Warga Bekasi
KP2C dan DLH Kota Bekasi Pastikan Kali Bekasi Bebas Pipa Siluman
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Bukan Sekadar Seremoni, Ini Alasan Wali Kota Bekasi Libatkan 2.000 Anak Muda di PNBK Jilid III

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Bukan Sekadar Pesta Budaya, Wali Kota Bekasi Bangga Aksi Solidaritas PNBK Jilid III Tembus Rp500 Juta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:43 WIB

PNBK Jilid III Bukan Sekadar Panggung Budaya, Ribuan Warga Borong Dagangan UMKM

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:34 WIB

DBMSDA Siapkan Pelebaran Jalan Pangkalan 5 Akses PSEL Sumurbatu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Buntut Sorotan Publik, Bapenda Kota Bekasi Resmi Batalkan Proyek Pengadaan PC Rp868 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x