Gelar Reses II di Jatikramat, Hj Ii Marlina Serap Aspirasi Warga Terkait Banjir dan Program PTSL

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PKS, Hj Ii Marlina, S.Pd, menggelar kegiatan reses II Tahun Anggaran 2025 di wilayah RW 02B Komplek IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Jumat (25/04/2025).

Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PKS, Hj Ii Marlina, S.Pd, menggelar kegiatan reses II Tahun Anggaran 2025 di wilayah RW 02B Komplek IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Jumat (25/04/2025).

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hj Ii Marlina, S.Pd, menggelar kegiatan reses II Tahun Anggaran 2025 di wilayah RW 02B Komplek IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, pada Jumat (25/04/2025).

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi Hj. Ii Marlina untuk mendengarkan langsung aspirasi warga di daerah pemilihannya terkait berbagai persoalan mendesak.

Dalam reses tersebut, Hj. Ii Marlina menyampaikan bahwa mayoritas aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan persoalan banjir yang sering melanda kawasan mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mengusulkan agar pemerintah daerah segera memperhatikan penyediaan sarana pengendalian banjir, termasuk pompa air, untuk mengurangi dampak genangan.

“Alhamdulillah, reses kali ini saya laksanakan di Komplek IKIP, yang kita tahu sering terdampak banjir. Aspirasi warga banyak mengarah pada perbaikan infrastruktur pengendali banjir, terutama permintaan pompa air agar genangan bisa cepat surut,” ujar Hj. Ii Marlina kepada awak media di sela-sela kegiatan reses, Jumat (25/04/2025).

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi ini juga menyoroti keberadaan dua waduk di kawasan tersebut, yang ternyata tidak digunakan untuk kepentingan warga Komplek IKIP.

Menurutnya, hal ini menimbulkan tanda tanya besar karena waduk tersebut berada di fasilitas umum komplek, namun tidak dimanfaatkan sebagai solusi banjir.

“Saya baru tahu, ternyata dua waduk yang ada di sini bukan untuk kepentingan warga komplek. Ini harus ditelusuri lebih lanjut—milik siapa sebenarnya waduk itu dan mengapa tidak dimanfaatkan untuk mengatasi banjir di sini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun warga telah melakukan berbagai langkah antisipasi, seperti bersiaga saat hujan turun, banjir tetap terjadi. Walau demikian, ketinggian genangan sudah lebih rendah dibanding sebelumnya.

Selain persoalan banjir, warga juga menyampaikan keluhan terkait belum adanya sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di RW 02B Komplek IKIP.

Program ini seharusnya memberikan kemudahan bagi warga dalam memperoleh sertifikat tanah, namun hingga kini warga merasa belum mendapatkan informasi yang memadai.

“Isu PTSL juga mencuat karena warga belum mendapatkan sosialisasi terkait program ini. Saya akan segera konfirmasi ke pihak Kelurahan Jatikramat untuk memastikan bahwa program PTSL dapat dinikmati semua warga, termasuk di wilayah Jatiasih,” ujarnya.

Sebagai legislator, ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan semua aspirasi yang disampaikan warga, terutama yang bersifat mendesak dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Saya akan memprioritaskan aspirasi-aspirasi yang memang sangat dibutuhkan oleh warga, terutama yang terkait dengan banjir dan program PTSL. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya.

Persoalan banjir di Komplek IKIP Jatikramat bukanlah hal baru. Wilayah ini memang dikenal sebagai salah satu daerah yang rawan banjir, terutama saat hujan deras.

Penyediaan pompa air, perbaikan saluran drainase, serta optimalisasi waduk di sekitar kawasan menjadi langkah yang sangat penting untuk mengurangi dampak banjir.

Di sisi lain, Program PTSL merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk mempercepat proses sertifikasi tanah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kepastian hukum atas kepemilikan tanah warga.

Sosialisasi yang tepat diperlukan agar seluruh warga, termasuk di Jatikramat, dapat memahami dan memanfaatkan program ini dengan baik.

Hj. Ii Marlina berharap bahwa Pemerintah Kota Bekasi dapat segera menindaklanjuti aspirasi warga, baik terkait banjir maupun PTSL, demi menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Terancam Defisit Rp207 Miliar, Ketua DPRD Desak Rasionalisasi
Serapan Fisik Rendah, DPRD Kota Bekasi Sentil Kinerja 4 OPD
Pencemaran Kali Bekasi Kritis! DPRD Desak Wali Kota Tri Adhianto Lapor ke Provinsi
Taman Tarum Bhagasasi Dirusak, DPRD Kota Bekasi Dorong Sanksi Tipiring
Kinerja Disorot, DPRD Semprot Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi
Komisi 2 Desak Wali Kota Bekasi Evaluasi Kadishub
Buntut Pungli Sopir Truk Jutaan Rupiah, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Bakal Panggil Dishub
DPRD Kota Bekasi Ancam Cabut Izin Unity School Imbas Kasus Bullying
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Terancam Defisit Rp207 Miliar, Ketua DPRD Desak Rasionalisasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Serapan Fisik Rendah, DPRD Kota Bekasi Sentil Kinerja 4 OPD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Pencemaran Kali Bekasi Kritis! DPRD Desak Wali Kota Tri Adhianto Lapor ke Provinsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Taman Tarum Bhagasasi Dirusak, DPRD Kota Bekasi Dorong Sanksi Tipiring

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kinerja Disorot, DPRD Semprot Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Seniman Kemerdekaan, Zenza TekSas, tengah berinteraksi dan dikelilingi antusiasme warga saat memecahkan rekor menjawab 2.026 soal kalender tahun 2026 secara langsung di area Car Free Day (CFD) Grand Kamala Lagoon, Kota Bekasi, Minggu (09/08/2026).

Bekasi

Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi

Senin, 10 Agu 2026 - 17:30 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x