Jalan Rusak dan Berpasir Tepat di Depan Pemkot Bekasi Nyaris Tewaskan Pengendara

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pengendara motor tergelincir.

Ilustrasi Pengendara motor tergelincir.

Sepasang muda-mudi yang mengendarai sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal di dekat Simpang Fly Over Jembatan Summarecon, tak jauh dari Kantor Pemerintah Kota Bekasi, pada Selasa (01/07/2025) malam.

Kecelakaan terjadi akibat pengendara tergelincir di ruas jalan yang diketahui berlubang dan berpasir, sehingga menyebabkan hilang kendali saat berkendara.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Agus (23), menyebut bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 20.53 WIB, saat ia dalam perjalanan pulang kerja dan melintasi kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka pasangan muda-mudi yang datang dari arah Jalan Ir. H. Juanda menuju Jalan Sultan Agung. Baru jalan sekitar 15 meter dari lampu merah, motor mereka tergelincir tepat di dekat Taman Hutan Kota Bekasi,” kata Agus saat diwawancarai rakyatbekasi.com di lokasi kejadian.

Pengendara Tergelincir, Luka Ringan Tapi Tak Mau Dibawa ke Rumah Sakit

Menurut Agus, beberapa pengendara lain yang melintas turut berhenti untuk membantu pasangan tersebut dan meminggirkan mereka ke tepi jalan guna menghindari risiko kecelakaan lanjutan.

“Korban mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Saat ditawari untuk dibawa ke rumah sakit, mereka menolak dan memilih melanjutkan perjalanan setelah beristirahat sejenak,” lanjut Agus.

Agus mengapresiasi kepedulian pengguna jalan lain yang sigap membantu, namun menyayangkan kondisi infrastruktur jalan di sekitar lokasi yang belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Pengguna Jalan Desak Pemerintah Kota Bekasi Responsif Tindaklanjuti Kondisi Jalan Rusak

Mewakili keresahan warga, Agus berharap Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap kondisi jalan yang membahayakan pengguna kendaraan, khususnya roda dua.

“Lokasinya sangat dekat dengan kantor pemerintahan. Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Jalan berlubang dan berpasir itu nyata dan membahayakan. Kami minta agar segera ditangani,” ujarnya.

Pengamatan Awal: Titik Rawan Kecelakaan Perlu Ditandai

Berdasarkan penelusuran di lapangan, kondisi jalan yang dilalui korban memang tampak tidak rata, licin akibat pasir, dan minim pencahayaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya petugas dari dinas terkait di lokasi untuk melakukan penanganan atau memasang rambu peringatan.

Visited 107 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:56 WIB

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x