Dengar Keluhan Warga, Anggota DPR RI Sudjatmiko Siap Kawal Normalisasi Kali Jati Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Bekasi dan Kota Depok, H Sudjatmiko.

Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Bekasi dan Kota Depok, H Sudjatmiko.

Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Bekasi dan Kota Depok, Sudjatmiko, merespons keluhan masyarakat terkait mandeknya proyek normalisasi Kali Jati. Ia menyatakan akan segera meninjau langsung lokasi dan siap mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas desakan Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Kelurahan Kayuringin Jaya yang mewakili ribuan warga terdampak banjir akibat belum direalisasikannya proyek pengendalian banjir oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Respons Atas Desakan Ribuan Warga

Sebelumnya, warga Kayuringin Jaya telah menyuarakan frustrasinya karena proyek normalisasi Kali Jati yang dijanjikan sejak 2023 tidak kunjung berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, lebih dari 15.000 jiwa di wilayah tersebut terus menjadi korban banjir kiriman setiap kali hujan deras melanda.

Keluhan warga yang menagih janji BBWSCC ini sampai ke telinga legislator di Senayan, yang kemudian berkomitmen untuk turun tangan membantu mengurai permasalahan tersebut.

Identifikasi Kewenangan Jadi Langkah Awal

Saat dihubungi pada Rabu (23/07/2025), Sudjatmiko menjelaskan bahwa langkah pertamanya adalah melakukan pengecekan lapangan untuk memahami masalah secara utuh dan mengidentifikasi secara pasti siapa pihak yang paling bertanggung jawab.

“Akan saya cek dulu di lapangan untuk memastikan kewenangannya ada di siapa. Jika itu tugas pemerintah pusat, pasti akan saya dorong. Kalau provinsi, kita teruskan ke rekan-rekan DPRD Provinsi, begitu juga jika itu kewenangan kota, ada Dewan Kota yang akan kita dorong,” ucap Sudjatmiko kepada rakyatbekasi.com.

Menurutnya, penentuan kewenangan—apakah di bawah pemerintah pusat (melalui BBWSCC), provinsi, atau kota—adalah kunci untuk menentukan langkah advokasi yang paling efektif.

Komunikasi dengan Pejabat Baru Jadi Tantangan

Sudjatmiko menambahkan, ia belum bisa berkomentar lebih jauh mengenai detail teknis sebelum melakukan kajian mendalam. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah adanya pergantian personel di instansi terkait.

“Saya akan tindak lanjuti, tapi kita tidak bisa gegabah. Pejabat PU (Pekerjaan Umum) kan ada yang baru saja berganti posisi. Ini juga perlu menjadi perhatian dalam berkomunikasi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa secara umum, pengelolaan sungai besar di Kota Bekasi berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui BBWSCC.

“Sungai di Kota Bekasi ini tanggung jawabnya ada di Pemerintah Pusat di bawah Balai (BBWSCC). Nanti kita lihat kesepakatannya seperti apa pembagian tugasnya,” pungkasnya.

Publik menantikan langkah konkret dari peninjauan lapangan yang akan dilakukan Sudjatmiko. Kehadiran wakil rakyat diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif untuk mempercepat realisasi proyek normalisasi Kali Jati yang sangat dibutuhkan warga.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kucurkan Rp 1 Miliar untuk Infrastruktur Jatimekar, Dewan Madong Buktikan Komitmen Aspirasi Warga
Gelar Reses III di Bantargebang, Dewan Anton Desak Kepastian Hak Kompensasi TPST Warga
Warga Menjerit! Empat Bulan Dana Kompensasi TPST Bantargebang Belum Cair
20 Tahun Kali Tak Dikeruk, Warga Pengasinan Keluhkan ‘Banjir Bebas’ saat Reses III Dewan Mubakhi
Gelar Reses III di Kayuringin, A. Syafei Pastikan Warga Dapat Hak Pembangunan Tanpa Pandang Bulu
Kontrak TPST Bantargebang Alot, DPRD Ancam Tutup Akses Truk Sampah DKI Jakarta ke Bekasi!
Negosiasi TPST Bantargebang Buntu! DPRD Desak Wali Kota Bekasi Segera Temui Gubernur DKI
Kontrak TPST Bantargebang Segera Habis, DPRD dan Pemkot Bekasi Siapkan Draf Tolak Pengurangan Kompensasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kucurkan Rp 1 Miliar untuk Infrastruktur Jatimekar, Dewan Madong Buktikan Komitmen Aspirasi Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Gelar Reses III di Bantargebang, Dewan Anton Desak Kepastian Hak Kompensasi TPST Warga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:12 WIB

20 Tahun Kali Tak Dikeruk, Warga Pengasinan Keluhkan ‘Banjir Bebas’ saat Reses III Dewan Mubakhi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Gelar Reses III di Kayuringin, A. Syafei Pastikan Warga Dapat Hak Pembangunan Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Alot, DPRD Ancam Tutup Akses Truk Sampah DKI Jakarta ke Bekasi!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x