Bendera One Piece Jelang HUT RI, Akademisi Sebut Simbol Protes Rakyat ke Negara

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera One Piece ini pertama kali dilaporkan terlihat berkibar di rumah warga di lingkungan RT 04/RW 02, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Bendera One Piece ini pertama kali dilaporkan terlihat berkibar di rumah warga di lingkungan RT 04/RW 02, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Fenomena maraknya pengibaran bendera “Jolly Roger” One Piece menjelang HUT ke-80 RI menuai sorotan tajam dari kalangan akademisi.

Bendera yang identik dengan kelompok bajak laut Topi Jerami ini dinilai bukan sekadar tren, melainkan telah menjadi simbol kebebasan berekspresi untuk mengkritik kebijakan pemerintah.

Pandangan ini mengemuka di tengah insiden lokal di Kota Bekasi, di mana sebuah bendera serupa sempat berkibar dan memicu respons dari pemerintah daerah yang mengimbau warga untuk menjaga marwah bendera Merah Putih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analisis Akademisi: Simbol Protes dan Kekecewaan

Wakil Rektor III Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, Abdul Khoir, menilai bahwa fenomena ini dapat diartikan sebagai bentuk protes sosial dari masyarakat terhadap kebijakan yang dianggap memberatkan.

“Ini bisa menjadi cara masyarakat menyuarakan aspirasi, memanfaatkan momentum peringatan kemerdekaan RI ke-80 untuk memaksa negara mencari jalan keluar atas persoalan yang ada,” ujar Abdul Khoir kepada rakyatbekasi.com saat dikonfirmasi, Rabu (06/08/2025).

Menurutnya, dalam negara demokrasi, representasi kekecewaan seperti ini masih dapat dianggap wajar. Namun, ia memberikan batasan yang tegas.

“Ekspresi ini wajar di negara demokrasi. Tapi, jika pengibaran bendera One Piece sampai mendegradasi kehormatan bendera resmi negara Republik Indonesia, tentu itu harus dicegah dan ditindak tegas,” katanya.

Insiden Lokal di Bintara, Bekasi Barat

Pandangan kritis ini relevan dengan insiden spesifik yang terjadi di Kota Bekasi. Sebuah bendera One Piece ditemukan terpasang di salah satu rumah warga di Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, dan dilaporkan oleh masyarakat sekitar.

Menurut I, seorang warga, bendera tersebut sudah terlihat sejak Senin (04/08). “Pak RW meminta agar bendera tersebut segera diturunkan,” ucapnya.

Proses penurunan sempat diwarnai perdebatan. Ketua RT 07, Yadi, mengonfirmasi bahwa pemilik rumah awalnya menolak permintaan tersebut.

“Tetapi si pemilik rumah ini marah hingga akhirnya meminta pihak RW untuk menindaklanjuti,” jelasnya.

Kabar terbaru menyebutkan bendera identik bajak laut itu akhirnya sudah diturunkan. Namun, motif dan tujuan pemilik rumah memasang bendera tersebut masih menjadi tanda tanya.

Sikap Pemerintah Kota Bekasi: Utamakan Nasionalisme

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyerukan agar masyarakat tidak latah mengikuti tren dan tetap memprioritaskan semangat nasionalisme.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, meminta warga untuk patuh pada ketentuan pemerintah pusat.

“Kita ikuti saja arahan dari Pemerintah Pusat. Menurut saya juga kurang etis, apabila bendera Merah Putih disandingkan dengan bendera berlambang tengkorak. Apa tujuannya?” ucap Junaedi kepada rakyatbekasi.com di Stadion Patriot Chandrabhaga, Selasa (05/08/2025).

Junaedi menekankan bahwa kebebasan berekspresi memiliki batasan dan tidak boleh mengesampingkan kewajiban sebagai warga negara untuk menghormati simbol negara, terutama dalam momen peringatan hari kemerdekaan.

“Bendera kita adalah Merah Putih, jangan disamakan dengan yang lain. Kalaupun masyarakat memasang itu sebagai bentuk kebebasan berekspresi, jangan kebablasan. Mari kita dukung pemerintahan ini bersama-sama,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Boros Listrik! Dishub Kota Bekasi Genjot Peremajaan 40 Ribu PJU Konvensional Jadi LED
Pemkot Bekasi Kebut Negosiasi Kompensasi TPST Bantargebang dengan DKI
Bangkitkan Nasionalisme Warga, Nawang Center Gelar Lomba Pidato Gaya Bung Karno di Stadion PCB
Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI
Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC
Siaga Penuh! Polda Metro Jaya Sikat Praktik Perjudian di Pilkades Kabupaten Bekasi 2026, 154 Desa Masuk Radar
Babak Baru Suap Summarecon! Penggeledahan KPK di Bekasi Sita 4 Koper Bukti dari Rumah Dirjen ATR/BPN
Skandal Rp2 Triliun Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Didesak Ringkus Aktor Intelektual!

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:16 WIB

Boros Listrik! Dishub Kota Bekasi Genjot Peremajaan 40 Ribu PJU Konvensional Jadi LED

Minggu, 20 September 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bekasi Kebut Negosiasi Kompensasi TPST Bantargebang dengan DKI

Minggu, 20 September 2026 - 08:26 WIB

Bangkitkan Nasionalisme Warga, Nawang Center Gelar Lomba Pidato Gaya Bung Karno di Stadion PCB

Sabtu, 19 September 2026 - 20:36 WIB

Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI

Sabtu, 19 September 2026 - 03:10 WIB

Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x