Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi membuka masa orientasi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Indonesia, Kota Bekasi, pada Sabtu (19/09/2026).
  • ​Fokus utama pengarahan menekankan pentingnya perubahan mindset, bukan sekadar mengejar gelar akademik dan ijazah semata.
  • ​Pemkot Bekasi menjamin ruang kebebasan berpendapat dan siap menerima kritik langsung maupun via media sosial dari kalangan mahasiswa.
  • ​Mahasiswa dituntut menguasai teknologi Artificial Intelligence (AI) sekaligus menanamkan karakter “PETARUNG” sebagai bekal dunia profesional.

​WALI KOTA BEKASI, TRI ADHIANTO, secara tegas menantang mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Indonesia untuk berani bersikap kritis dan tidak sekadar memburu gelar akademik.

Pernyataan tajam ini disampaikannya saat memberikan pengarahan dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru di kampus UM Indonesia, Kota Bekasi, Sabtu (19/09/2026).

Tri mendorong generasi muda untuk mengubah pola pikir agar mampu memberikan dampak nyata dan beradaptasi di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pesan Menohok Wali Kota Bekasi: Gelar Penting, Tapi Mindset Jauh Lebih Penting

​Memasuki dunia kampus merupakan fase krusial bagi generasi muda. Perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa menuntut kedewasaan berpikir dan keberanian menyampaikan gagasan di ruang publik.

​”Dari siswa menjadi mahasiswa. Di sini kalian akan mengenal lebih jauh, berubah warna, berubah gaya, dan berubah cita-cita. Harapannya, semua itu membawa Indonesia menjadi lebih maju,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela kegiatan orientasi UM Indonesia, Sabtu (19/09/2026).

​Mengapa Wali Kota Bekasi Meminta Mahasiswa Berani Mengkritik Pemerintah?

​Tri Adhianto menyadari bahwa kampus bukan sekadar pabrik pencetak pemegang ijazah. Lingkungan perguruan tinggi harus hidup sebagai mimbar akademik tempat mahasiswa bertukar gagasan, menghargai perbedaan, dan ikut mengawasi jalannya roda pemerintahan.

​“Berpendapat itu penting. Berdiskusi itu penting. Kuliah penting, mendapatkan gelar penting, tetapi mengubah mindset jauh lebih penting,” katanya.

​Lebih lanjut, ia menjamin bahwa Pemkot Bekasi selalu membuka pintu lebar-lebar terhadap masukan dari kelompok intelektual muda.

Kritik tersebut dinilai esensial dalam pembangunan daerah dan dapat disampaikan secara langsung maupun dengan memanfaatkan ruang digital.

​“Saya siap menerima kritik dan saran. Silakan disampaikan langsung maupun melalui media sosial. Pemerintah harus terbuka terhadap masukan, termasuk dari mahasiswa,” tegasnya.

​Apa Dampak Kecerdasan Buatan (AI) Bagi Karir Mahasiswa di Masa Depan?

​Selain kekritisan terhadap isu politik dan sosial, tantangan lain yang disoroti adalah tingginya arus disrupsi teknologi digital.

Kesuksesan akademik tidak lagi cukup jika mahasiswa gagap terhadap perkembangan Artificial Intelligence (AI) di dunia kerja.

​“Jadilah orang yang unggul, tetapi juga berdampak. Kesuksesan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi bagaimana kita bisa memberikan manfaat untuk orang banyak,” ungkapnya.

​Meski ancaman otomatisasi membayangi berbagai profesi, Wali Kota Bekasi meminta mahasiswa tidak gentar dan justru memanfaatkannya sebagai alat bantu.

​“Dunia profesi terus berkembang. AI sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Sebagian pekerjaan bisa diselesaikan dengan teknologi, tetapi AI hanyalah tools. Manusia tetap menjadi pihak yang menggerakkan, menentukan arah dan bagaimana teknologi itu digunakan,” jelasnya.

​Bagaimana Penerapan Karakter PETARUNG Bagi Mahasiswa Baru?

​Sebagai penutup pengarahan, pucuk pimpinan Pemkot Bekasi ini menanamkan filosofi “PETARUNG” sebagai panduan moral dan etos kerja mahasiswa. Karakter ini merupakan akronim dari Pejuang, Empati, Tangguh, Amanah, Responsif, Unggul, Nasionalisme, dan Gigih.

​“Ketika lulus nanti, jangan hanya membawa ijazah. Bawalah pengalaman, karakter, kemampuan bekerja sama, dan nilai-nilai yang kalian dapatkan selama menjadi mahasiswa,” pesannya.

​Ia berharap lulusan perguruan tinggi di Kota Bekasi kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas serta siap menjawab tantangan zaman.

​“Jadilah generasi yang unggul, mampu beradaptasi dengan perubahan, tetapi tetap memiliki karakter, kepedulian dan nasionalisme. Jadilah PETARUNG,” pungkasnya.

​Perjalanan panjang di dunia perkuliahan diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pemimpin masa depan yang berintegritas dan tanggap terhadap dinamika zaman.

Bagikan artikel ini agar lebih banyak generasi muda yang terinspirasi, dan pastikan Anda ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan informasi serta kebijakan terbaru dari Pemkot Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC
Siaga Penuh! Polda Metro Jaya Sikat Praktik Perjudian di Pilkades Kabupaten Bekasi 2026, 154 Desa Masuk Radar
Babak Baru Suap Summarecon! Penggeledahan KPK di Bekasi Sita 4 Koper Bukti dari Rumah Dirjen ATR/BPN
Skandal Rp2 Triliun Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Didesak Ringkus Aktor Intelektual!
Negara Rugi Rp2 Triliun, Kejagung Terus Geledah Titik Baru Kasus Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi
Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Pemkot Bekasi Kooperatif dan Layanan Publik Normal
Digeledah Kejagung Usut Korupsi KSO PT Migas, Pemkot Bekasi Jamin Pelayanan Publik Tak Terganggu
Digeledah Kejagung RI Terkait Korupsi KSO PT Migas, Pemkot Bekasi Janji Kooperatif Serahkan Dokumen
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:36 WIB

Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI

Sabtu, 19 September 2026 - 03:10 WIB

Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC

Jumat, 18 September 2026 - 22:06 WIB

Babak Baru Suap Summarecon! Penggeledahan KPK di Bekasi Sita 4 Koper Bukti dari Rumah Dirjen ATR/BPN

Jumat, 18 September 2026 - 16:03 WIB

Skandal Rp2 Triliun Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Didesak Ringkus Aktor Intelektual!

Jumat, 18 September 2026 - 15:34 WIB

Negara Rugi Rp2 Triliun, Kejagung Terus Geledah Titik Baru Kasus Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x