Realisasi Penyertaan Modal PT Sinergi Patriot Bekasi Tahun 2025 Terkendala Efisiensi Anggaran

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Sinergi Patriot Bekasi, Aldo Sirait.

Direktur Utama PT Sinergi Patriot Bekasi, Aldo Sirait.

BEKASI – PT Sinergi Patriot Bekasi harus menunda rencana penyertaan modal sebesar Rp 9,8 miliar akibat efisiensi anggaran dari Pemerintah Kota Bekasi. Dana yang seharusnya digunakan untuk pembelian dua unit kompresor baru sebagai penunjang produksi gas tahun ini batal direalisasikan.

Direktur Utama PT Sinergi Patriot Bekasi, Aldo Sirait, mengungkapkan bahwa dana tersebut sudah disetujui dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

“Sebenarnya bukan hanya usulan, tapi sudah disepakati penyertaan modal Rp 9,8 miliar. Namun informasi terbaru menyatakan kami tidak menerima dana itu tahun ini,” jelas Aldo usai rapat Badan Anggaran bersama DPRD Kota Bekasi, Senin (25/8).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua unit kompresor itu sangat krusial untuk memperlancar bisnis niaga gas dan jasa sewa kompresor yang dijalankan perusahaan. Saat ini, PT Sinergi Patriot hanya memiliki satu unit kompresor.

“Jika ada kerusakan pada unit yang ada, produksi kami berhenti total. Dengan tambahan dua unit baru, satu bisa dijadikan cadangan sehingga operasional bisa berjalan 24 jam nonstop,” tambahnya.

Penyertaan modal ini juga dirancang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang ditargetkan mencapai Rp 2 miliar per tahun dari jasa sewa kompresor ke perusahaan mitra di Kota Bekasi.

“Kami juga memperkirakan revenue tambahan sebesar Rp 400 juta per bulan jika modal itu disetujui,” jelas Aldo.

Meski tanpa penyertaan modal, PT Sinergi Patriot Bekasi tetap berkomitmen memaksimalkan produksi dan memberikan kontribusi PAD.

“Kami akan optimalkan kapasitas yang ada walaupun pendapatan akan berkurang. Tahun ini kami perkirakan tetap bisa menyumbang PAD sekitar Rp 300 hingga 400 juta,” tutup Aldo.

Langkah efisiensi anggaran ini menimbulkan tantangan bagi PT Sinergi Patriot Bekasi dalam pengembangan usaha dan kontribusi bagi ekonomi lokal.

Namun perusahaan bertekad untuk tetap beroperasi secara maksimal demi mendukung ketahanan energi dan perekonomian Kota Bekasi.

Yuk, tetap dukung perkembangan industri lokal dengan mengikuti berita terbaru seputar ekonomi dan investasi di Bekasi!

Mau tahu lebih banyak update perkembangan bisnis lain di Bekasi?


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Ubharajaya Pacu Digitalisasi UMKM Kedung Pengawas
Jelang Ground Breaking PSEL, Wali Kota Bekasi Bertolak ke China Pelajari Pengolahan Sampah
Krisis Listrik Mengintai, Wali Kota Bekasi Desak OPD Segera Siagakan Genset
398 Warga Terpapar HIV di Kota Bekasi, Pemkot Gencarkan Tes dan Hapus Stigma
Awas! 398 Kasus HIV Guncang Kota Bekasi, Usia Produktif Dominan
Tokoh Agama Bekasi Hadiri Pengobatan Gratis di Tanah Abang, Siap Bawa ke Bekasi Raya
Nasib 61 Ribu KK PBI-JK Bekasi Usai Coretan Massal Pusat
Telan Rp3,5 Miliar, Perbaikan Jalan Ir H Juanda Bekasi Resmi Dimulai
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:31 WIB

Mahasiswa Ubharajaya Pacu Digitalisasi UMKM Kedung Pengawas

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:25 WIB

Jelang Ground Breaking PSEL, Wali Kota Bekasi Bertolak ke China Pelajari Pengolahan Sampah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:02 WIB

Krisis Listrik Mengintai, Wali Kota Bekasi Desak OPD Segera Siagakan Genset

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:34 WIB

398 Warga Terpapar HIV di Kota Bekasi, Pemkot Gencarkan Tes dan Hapus Stigma

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:56 WIB

Awas! 398 Kasus HIV Guncang Kota Bekasi, Usia Produktif Dominan

Berita Terbaru

Keceriaan anak-anak Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, berfoto bersama memamerkan hasil karya tote bag ecoprint mereka usai mengikuti pelatihan kreativitas bersama mahasiswa KKN Kelompok 82 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Minggu (31/05/2026).

Bekasi

Mahasiswa Ubharajaya Pacu Digitalisasi UMKM Kedung Pengawas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:31 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x