Poin Utama:
- Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menyiagakan genset.
- Langkah taktis ini diambil guna memastikan pelayanan publik tingkat daerah tidak lumpuh di tengah ancaman pemadaman listrik bergilir.
- Kebijakan ini merespons rentetan mati listrik dari pihak PLN yang sebelumnya melumpuhkan operasional di kawasan Kecamatan Rawalumbu dan Kecamatan Bantargebang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengambil langkah responsif dalam menyikapi ancaman pemadaman listrik bergilir yang belakangan mendera akibat kendala operasional PLN.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk wajib menyiagakan generator set (genset).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketersediaan genset ini mutlak disiapkan guna mengamankan jalannya pelayanan administrasi publik agar masyarakat tidak menjadi korban terhentinya operasional birokrasi.
Mengapa Pemkot Bekasi Mewajibkan OPD Menyiagakan Genset?
Pemkot Bekasi tidak ingin bergantung sepenuhnya pada pasokan listrik konvensional ketika potensi gangguan membayangi kota.
Penyiagaan genset wajib dilakukan sebagai garis pertahanan utama dalam menghadapi kendala teknis pembangkit listrik atau pemeliharaan jaringan berkala dari pihak PLN.
”Yang pertama saya sudah menginstruksikan pada jajaran antisipasi jajaran internal dulu, terhadap potensi mati listrik yang kemungkinan terjadi di Kota Bekasi,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Taman Plaza Patriot Chandrabhaga, Minggu (21/06/2026).
Langkah antisipasi ini difokuskan pada sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kelancaran operasional layanan menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar, mengingat situasi pasokan energi yang tidak menentu.
”Terutama yang sifatnya langsung kepada pelayanan publik untuk sebisa mungkin mempersiapkan diri dengan ketersediaan Genset-genset yang ada. Karena memang situasinya kita tidak bisa prediksi. Tetapi, mudah-mudahan yang paling penting adalah kita antisipasi bagi pelayanan agar tidak ada terjadi hambatan,” urai Tri.
Wilayah Mana Saja di Bekasi yang Terdampak Pemadaman Bergilir?
Keresahan terkait pasokan listrik di wilayah hukum Pemkot Bekasi bukanlah tanpa alasan. Dalam beberapa hari terakhir, imbas pemadaman bergilir telah dirasakan langsung oleh ribuan warga, khususnya mereka yang suplai listriknya berada di bawah naungan Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bantargebang.
Beberapa fakta terkait pemadaman listrik di Bekasi belakangan ini meliputi:
- Pemadaman melanda pemukiman warga di wilayah Kecamatan Rawalumbu dan Kecamatan Bantargebang.
- Mati listrik tercatat sudah berlangsung sejak pagi hari, contohnya pada Rabu (10/06/2026) lalu.
- Durasi pemadaman listrik yang dirasakan warga cukup bervariasi dan mengganggu aktivitas ekonomi kelas menengah ke bawah.
Masyarakat diimbau untuk terus melakukan antisipasi mandiri di rumah masing-masing selama masa krisis listrik dan pemeliharaan jaringan PLN ini berlangsung.
Apakah wilayah Anda turut menjadi korban pemadaman listrik bergilir? Bagikan artikel ini untuk menyadarkan kerabat Anda akan pentingnya kewaspadaan, dan pantau terus berita pelayanan publik serta kebijakan Pemkot Bekasi terbaru hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






