Jelang Ground Breaking PSEL, Wali Kota Bekasi Bertolak ke China Pelajari Pengolahan Sampah

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis. (Nano Banana Pro2)

Infografis. (Nano Banana Pro2)

Poin Utama:

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto akan melakukan studi tiru pengolahan sampah ke pabrik Wangneng Environment Co. Ltd di China pada akhir Juni 2026.
  • ​Kunjungan kerja ini merupakan persiapan krusial jelang groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
  • ​Peletakan batu pertama fasilitas PSEL dijadwalkan pada 8 Juli 2026 dan direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
  • ​Pemkot Bekasi menargetkan transformasi kawasan Bantargebang menjadi wilayah terpadu dengan wawasan tata kota yang ramah lingkungan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mengebut persiapan teknis jelang peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

Guna memastikan kelancaran dan standar kualitas mega proyek tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dijadwalkan bertolak ke China pada pekan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan kerja tersebut difokuskan untuk membedah langsung teknologi pengolahan limbah yang dioperasikan oleh Wangneng Environment Co. Ltd selaku pihak konsorsium pengelola.

​Mengapa Wali Kota Bekasi Harus Studi Tiru PSEL ke China?

​Kunjungan ke Negeri Tirai Bambu ini merupakan langkah taktis eksekutif untuk mengamati langsung operasional pabrik pengolahan sampah milik Wangneng Environment Co. Ltd.

Perusahaan asal China tersebut sebelumnya telah ditunjuk secara resmi oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menangani fasilitas PSEL Bantargebang.

Pemkot Bekasi berkewajiban memastikan bahwa skema rancang bangun yang ditawarkan dapat diimplementasikan secara optimal sebagai percontohan (role model) penanganan darurat sampah di Kota Bekasi.

​”Kita dalam beberapa waktu kan sudah melakukan proses penandatanganan kepada perusahaan yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat melalui Danantara. Justru, besok tanggal 26 Juni kita akan ke China,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Taman Plaza Patriot Chandrabhaga, Minggu (21/06/2026).

​Bagaimana Nasib Kawasan Bantargebang Setelah PSEL Beroperasi?

​Kehadiran PSEL tidak hanya difokuskan untuk menghabiskan gunungan sampah, tetapi juga menjadi fondasi bagi Pemkot Bekasi dalam merancang ulang tata ruang Kecamatan Bantargebang.

Pemerintah berencana menyulap area sekitar proyek menjadi kota baru yang didukung oleh ekosistem pembangunan berkelanjutan.

Upaya ini turut melibatkan masyarakat agar manfaat proyek tidak sekadar bersifat komersial, melainkan berwawasan lingkungan yang padat fungsi.

​”Dan termasuk kita mengajak beberapa unsur masyarakat, agar mereka melihat bahwa pembangunan ini bukan hanya sekadar membangun pabrik. Tetapi kita membangun satu konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” tambah Tri.

​Lebih lanjut, fasilitas pendukung berskala kota akan diintegrasikan di kawasan tersebut. Hal ini guna memastikan pertumbuhan kualitas hidup warga sekitar seiring dengan beroperasinya teknologi ramah lingkungan.

​”Terutama adalah hari ini pemenuhan kebutuhan fasilitas. Tidak hanya membahas menyoal penanganan sampah saja, tetapi sampai penanganan fasilitas kehidupan, apakah itu olahraga, sosial, budaya, dan sebagainya. Kita akan ciptakan dan bangun dari awal seperti membangun satu kota baru,” tegas Tri.

​Kapan Jadwal Groundbreaking PSEL Bantargebang Dilaksanakan?

​Pelaksanaan groundbreaking proyek PSEL Bantargebang dipastikan akan bergulir pada bulan depan.

Momentum strategis bagi penanganan krisis persampahan di wilayah aglomerasi Jabodetabek ini bahkan dikabarkan akan mendapat atensi langsung dari Istana Negara. Kalangan legislatif pun turut mendorong persiapan maksimal dari pihak eksekutif.

​”Sehingga pengolahan sampahnya benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kita semua. Sebab, rencana groundbreaking PSEL akan ditetapkan pada 8 Juli. Kalau informasi terakhir yang saya dapat, Pak Presiden Prabowo berkenan hadir. Sehingga, Kota Bekasi harus bisa bersiap secara maksimal terkait apa yang menjadi kekurangannya,” kata Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, dikutip Minggu (21/06/2026).

​Berikut adalah detail informasi terkait proyek PSEL di Kota Bekasi:

  • ​Lokasi Proyek: Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
  • ​Target Groundbreaking: 8 Juli 2026.
  • ​Tamu VVIP: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (dalam konfirmasi).
  • ​Mitra Konsorsium: Wangneng Environment Co. Ltd (China).
  • ​Lembaga Penanggung Jawab Pusat: BP Investasi Danantara.

Realisasi pembangunan PSEL Sumurbatu di Kecamatan Bantargebang diharapkan mampu menjadi solusi definitif atas persoalan sampah yang selama ini membebani Kota Bekasi.

Kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Pusat, Pemkot Bekasi, dan pihak investor diharapkan berjalan transparan demi terciptanya lingkungan kota yang bersih, modern, dan mandiri energi.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai pembangunan mega proyek PSEL di Bantargebang ini? Tinggalkan opini Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang mengetahui arah kebijakan kota. Jangan lupa baca juga berita terkini seputar pembangunan Kota Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x