Poin Utama:
- Wali Kota Bekasi Tri Adhianto akan melakukan studi tiru pengolahan sampah ke pabrik Wangneng Environment Co. Ltd di China pada akhir Juni 2026.
- Kunjungan kerja ini merupakan persiapan krusial jelang groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
- Peletakan batu pertama fasilitas PSEL dijadwalkan pada 8 Juli 2026 dan direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Pemkot Bekasi menargetkan transformasi kawasan Bantargebang menjadi wilayah terpadu dengan wawasan tata kota yang ramah lingkungan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mengebut persiapan teknis jelang peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
Guna memastikan kelancaran dan standar kualitas mega proyek tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dijadwalkan bertolak ke China pada pekan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan kerja tersebut difokuskan untuk membedah langsung teknologi pengolahan limbah yang dioperasikan oleh Wangneng Environment Co. Ltd selaku pihak konsorsium pengelola.
Mengapa Wali Kota Bekasi Harus Studi Tiru PSEL ke China?
Kunjungan ke Negeri Tirai Bambu ini merupakan langkah taktis eksekutif untuk mengamati langsung operasional pabrik pengolahan sampah milik Wangneng Environment Co. Ltd.
Perusahaan asal China tersebut sebelumnya telah ditunjuk secara resmi oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menangani fasilitas PSEL Bantargebang.
Pemkot Bekasi berkewajiban memastikan bahwa skema rancang bangun yang ditawarkan dapat diimplementasikan secara optimal sebagai percontohan (role model) penanganan darurat sampah di Kota Bekasi.
”Kita dalam beberapa waktu kan sudah melakukan proses penandatanganan kepada perusahaan yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat melalui Danantara. Justru, besok tanggal 26 Juni kita akan ke China,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Taman Plaza Patriot Chandrabhaga, Minggu (21/06/2026).
Bagaimana Nasib Kawasan Bantargebang Setelah PSEL Beroperasi?
Kehadiran PSEL tidak hanya difokuskan untuk menghabiskan gunungan sampah, tetapi juga menjadi fondasi bagi Pemkot Bekasi dalam merancang ulang tata ruang Kecamatan Bantargebang.
Pemerintah berencana menyulap area sekitar proyek menjadi kota baru yang didukung oleh ekosistem pembangunan berkelanjutan.
Upaya ini turut melibatkan masyarakat agar manfaat proyek tidak sekadar bersifat komersial, melainkan berwawasan lingkungan yang padat fungsi.
”Dan termasuk kita mengajak beberapa unsur masyarakat, agar mereka melihat bahwa pembangunan ini bukan hanya sekadar membangun pabrik. Tetapi kita membangun satu konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” tambah Tri.
Lebih lanjut, fasilitas pendukung berskala kota akan diintegrasikan di kawasan tersebut. Hal ini guna memastikan pertumbuhan kualitas hidup warga sekitar seiring dengan beroperasinya teknologi ramah lingkungan.
”Terutama adalah hari ini pemenuhan kebutuhan fasilitas. Tidak hanya membahas menyoal penanganan sampah saja, tetapi sampai penanganan fasilitas kehidupan, apakah itu olahraga, sosial, budaya, dan sebagainya. Kita akan ciptakan dan bangun dari awal seperti membangun satu kota baru,” tegas Tri.
Kapan Jadwal Groundbreaking PSEL Bantargebang Dilaksanakan?
Pelaksanaan groundbreaking proyek PSEL Bantargebang dipastikan akan bergulir pada bulan depan.
Momentum strategis bagi penanganan krisis persampahan di wilayah aglomerasi Jabodetabek ini bahkan dikabarkan akan mendapat atensi langsung dari Istana Negara. Kalangan legislatif pun turut mendorong persiapan maksimal dari pihak eksekutif.
”Sehingga pengolahan sampahnya benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kita semua. Sebab, rencana groundbreaking PSEL akan ditetapkan pada 8 Juli. Kalau informasi terakhir yang saya dapat, Pak Presiden Prabowo berkenan hadir. Sehingga, Kota Bekasi harus bisa bersiap secara maksimal terkait apa yang menjadi kekurangannya,” kata Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, dikutip Minggu (21/06/2026).
Berikut adalah detail informasi terkait proyek PSEL di Kota Bekasi:
- Lokasi Proyek: Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
- Target Groundbreaking: 8 Juli 2026.
- Tamu VVIP: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (dalam konfirmasi).
- Mitra Konsorsium: Wangneng Environment Co. Ltd (China).
- Lembaga Penanggung Jawab Pusat: BP Investasi Danantara.
Realisasi pembangunan PSEL Sumurbatu di Kecamatan Bantargebang diharapkan mampu menjadi solusi definitif atas persoalan sampah yang selama ini membebani Kota Bekasi.
Kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Pusat, Pemkot Bekasi, dan pihak investor diharapkan berjalan transparan demi terciptanya lingkungan kota yang bersih, modern, dan mandiri energi.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai pembangunan mega proyek PSEL di Bantargebang ini? Tinggalkan opini Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang mengetahui arah kebijakan kota. Jangan lupa baca juga berita terkini seputar pembangunan Kota Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






