Tokoh Agama Bekasi Hadiri Pengobatan Gratis di Tanah Abang, Siap Bawa ke Bekasi Raya

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Tokoh Agama Bekasi Raya, Babeh Fayadh (membelakangi kamera), tengah menjalani terapi pengobatan bekam dalam acara Pelayanan Pengobatan Islam Gratis di Majelis Nurul Ikhlas, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026).

Tampak Tokoh Agama Bekasi Raya, Babeh Fayadh (membelakangi kamera), tengah menjalani terapi pengobatan bekam dalam acara Pelayanan Pengobatan Islam Gratis di Majelis Nurul Ikhlas, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026).

Poin Utama:

  • ​Layanan pengobatan alternatif Islam gratis sukses digelar di Masjid Nurul Ikhlas, Blok F Lantai 6, Pasar Tanah Abang, Jumat (19/06/2026) malam.
  • ​Ratusan jemaah antusias mengikuti beragam terapi, mulai dari bekam, fasdhu, hingga pengecekan gula darah tanpa dipungut biaya.
  • ​Tokoh Agama Bekasi Raya, Babeh Fayadh, turut hadir langsung menjajal terapi bekam dan memantau jalannya kegiatan.
  • ​Rencananya, program kesehatan swadaya ini akan segera diekspansi ke sejumlah kecamatan di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

​Akses layanan kesehatan yang mudah dan gratis selalu menjadi magnet bagi masyarakat luas. Hal ini terbukti dari membludaknya peserta pada acara Pelatihan dan Pelayanan Pengobatan Islam di Majelis/Masjid Nurul Ikhlas, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/06/2026) malam.

Menariknya, inisiatif kesehatan swadaya ini tak hanya menarik perhatian warga ibukota, tetapi juga mengundang kehadiran Tokoh Agama Bekasi Raya, Babeh Fayadh (Kang Faisal), yang rela datang jauh-jauh untuk meninjau langsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Saja Layanan Pengobatan Gratis di Pasar Tanah Abang?

​Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini menawarkan beragam metode penyembuhan alternatif berbasis thibbun nabawi dan modern dasar secara cuma-cuma.

Beberapa layanan utama yang diberikan meliputi Pijat Zamatera, terapi Fasdhu, terapi Bekam (Hijamah), Terapi Tens Impuls Listrik Ringan, hingga fasilitas cek kadar gula darah.

​Langkah ini dinilai sebagai bentuk pelayanan riil kepada umat, terutama di tengah tingginya biaya pengobatan medis konvensional.

Panitia penyelenggara menegaskan bahwa seluruh tenaga terapis yang bertugas telah memiliki kapabilitas di bidangnya masing-masing.

​Mengapa Tokoh Agama Bekasi Turut Hadir dan Mencoba Bekam?

​Kehadiran Babeh Fayadh bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap kemandirian kesehatan umat. Beliau bahkan secara langsung menjajal terapi bekam di lokasi acara.

​”Acara seperti ini harus diadakan di setiap daerah karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” tegas Babeh Fayadh kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (19/06/2026).

​Babeh Fayadh juga mengingatkan tentang anjuran pengobatan dalam Islam. Mengutip hadis riwayat Muslim, ia menegaskan bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya, dan bekam diakui sebagai salah satu metode pengobatan yang paling ideal dan dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ.

​Kapan Pengobatan Gratis Serupa Akan Digelar di Bekasi Raya?

​Melihat tingginya antusiasme masyarakat dan besarnya manfaat dari kegiatan ini, Babeh Fayadh berencana membawa konsep pengobatan gratis ini ke wilayah penyangga ibukota.

Ke depan, layanan ini ditargetkan bisa menyentuh warga di berbagai kecamatan padat penduduk, mulai dari Rawalumbu, Medansatria, Jatisampurna, hingga pelosok Kabupaten Bekasi.

​Rencana ekspansi ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari stakeholder terkait, baik partisipasi warga maupun sinergi dengan pihak Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi. Mengingat kebutuhan akan akses kesehatan primer dan alternatif di Bekasi Raya masih sangat tinggi.

​Kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh kepedulian bersama dari berbagai lapisan masyarakat. Semoga inisiatif baik dari Tanah Abang ini dapat segera terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh warga Bekasi Raya.

Ingin tahu lebih banyak tentang inisiatif warga dan berita seputar layanan publik di Kota Bekasi? Jelajahi artikel lainnya di RakyatBekasi.Com dan bagikan informasi bermanfaat ini ke grup WhatsApp lingkungan Anda!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

ARSITEK BANGSA: Suasana lalu lintas dan pepohonan rindang di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, yang mengelilingi Jalan Prof. M. Yamin. Nama jalan bergengsi ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Prof. Mr. Mohammad Yamin, tokoh intelektual serbabisa yang merumuskan ikrar Sumpah Pemuda 1928, pencetus dasar awal Pancasila, sekaligus pelopor sistem hukum uji materi di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Prof M Yamin: Sang Arsitek Sumpah Pemuda

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:24 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x