DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Pecat Guru Cabul Terduga Pelaku Asusila di SMPN 13

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi asal Fraksi PAN Pembangunan, Ahmad Rivai.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi asal Fraksi PAN Pembangunan, Ahmad Rivai.

BEKASI — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Ahmad Rivai, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) setempat untuk memecat oknum guru olahraga berinisial J yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual di SMPN 13 Kota Bekasi.

Desakan ini disampaikan menyusul pengakuan sang guru yang telah diberi sanksi skorsing oleh pihak sekolah.

Ahmad Rivai, yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD sekaligus perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pondok Gede – Bekasi Barat, menekankan pentingnya tindakan tegas jika guru tersebut terbukti bersalah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita belum tahu detail informasi resminya, tetapi jika itu benar terbukti, saya merekomendasikan Disdik untuk segera memecat oknum guru tersebut,” ujar Rivai dalam keterangan resminya pada Selasa (26/08/2025).

Menurutnya, tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh tenaga pendidik tidak dapat ditoleransi. Hal ini telah mencoreng nama baik dunia pendidikan Kota Bekasi.

“Sebagai fungsi pengawasan, kami akan mendalami kasus ini bersama Disdik. Kita harus usut tuntas sampai terbukti,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan guru yang seharusnya menjadi pelindung dan panutan bagi siswa.

Selain itu, politisi dari Fraksi PAN Pembangunan ini juga mendesak Disdik untuk lebih proaktif dalam melakukan pembinaan bagi seluruh tenaga pendidik.

“Disdik perlu melakukan pembinaan yang lebih intensif kepada para guru. Jangan sampai ada oknum-oknum yang menjadi predator seksual di lingkungan sekolah,” imbaunya.

Rivai menilai bahwa kasus ini menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat dan program pembinaan yang berfokus pada integritas moral dan profesionalisme guru.

Hal ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Masyarakat, orang tua, dan siswa juga didorong untuk berani melaporkan setiap indikasi pelanggaran etika atau tindak kejahatan di lingkungan sekolah agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu
Gaji PPPK Ditanggung APBN, APBD Pemkot Bekasi Optimal untuk Warga
Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi
Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Ganti Nakhoda, Bambang Purwanto Gantikan M Saifuddaulah
PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni
Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang
Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT
DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:12 WIB

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:01 WIB

Gaji PPPK Ditanggung APBN, APBD Pemkot Bekasi Optimal untuk Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 15:02 WIB

Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi

Senin, 15 Juni 2026 - 11:24 WIB

Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Ganti Nakhoda, Bambang Purwanto Gantikan M Saifuddaulah

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:22 WIB

PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni

Berita Terbaru

Keceriaan anak-anak Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, berfoto bersama memamerkan hasil karya tote bag ecoprint mereka usai mengikuti pelatihan kreativitas bersama mahasiswa KKN Kelompok 82 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Minggu (31/05/2026).

Bekasi

Mahasiswa Ubharajaya Pacu Digitalisasi UMKM Kedung Pengawas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:31 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x