52 Ribu Siswa di Kota Bekasi Telah Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis, Ini Manfaatnya!

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat sebanyak 52.889 siswa telah mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program ini bertujuan untuk menjaga kesehatan pelajar dan mendeteksi dini potensi penyakit.

Data ini tercatat hingga 21 Agustus 2025, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Target dan Partisipasi Program Cek Kesehatan

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bekasi, Eni Herawati Tanjung, menjelaskan bahwa program CKG ini masih terus berjalan.

Targetnya sangat ambisius, yaitu menyasar 486.330 siswa dari tingkat SD hingga SMA sederajat di seluruh Kota Bekasi.

​”Program CKG adalah upaya preventif pemerintah untuk mendeteksi dini potensi penyakit pada anak usia sekolah. Sekaligus, kami mengedukasi pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini,” ujar Eni.

Ia menambahkan, pelaksanaan CKG dilakukan secara bertahap di setiap sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Hal ini memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk diperiksa kesehatannya secara menyeluruh.

​Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis dari Pemerintah

Plt. Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, mengimbau para orang tua dan wali murid untuk aktif memanfaatkan program ini.

Menurutnya, program CKG merupakan inisiatif nasional yang sudah bergulir di Kota Bekasi sejak awal Agustus 2025.

​”Ini adalah program nasional. Semua sekolah di Indonesia melakukannya. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan program dari pemerintah ini, dari Bapak Presiden, untuk melakukan cek kesehatan gratis,” tutur Satia pada 22 Agustus 2025.

Ia juga menyebutkan, pemeriksaan bisa dilakukan di sekolah secara kolektif atau siswa dapat langsung mendatangi Puskesmas terdekat.

Satia menekankan pentingnya orang tua mengunduh aplikasi “Satu Sehat” untuk memantau rekam medis anak.

​”Jika ada gejala yang dianggap serius, akan ditindaklanjuti di Puskesmas. Apabila Puskesmas tidak bisa menangani, pasien akan langsung dirujuk ke Rumah Sakit,” jelasnya.

​Perhatian Khusus pada Pola Makan dan Kebugaran Anak

Selain pemeriksaan fisik, program ini juga menyoroti masalah kesehatan yang kini banyak dialami anak-anak, yaitu kebugaran dan pola makan.

Satia Sriwijayanti mengkhawatirkan anak-anak saat ini cenderung kurang bergerak karena terlalu banyak menggunakan media sosial.

​”Anak-anak sekarang terlihat sehat, tapi kita harus melihat dari pola makannya dan kemampuan dia bergerak. Ada tes kebugaran yang kita lakukan untuk melihat sejauh mana anak-anak bugar,” paparnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap siswa yang mengikuti program CKG juga diberikan asupan gizi tambahan, seperti roti dan susu, berkat dukungan dari pihak swasta.

Namun, ia menekankan bahwa dukungan terpenting tetap berasal dari kesadaran orang tua untuk memberikan asupan bergizi bagi anak-anak mereka.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI
Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC
Siaga Penuh! Polda Metro Jaya Sikat Praktik Perjudian di Pilkades Kabupaten Bekasi 2026, 154 Desa Masuk Radar
Babak Baru Suap Summarecon! Penggeledahan KPK di Bekasi Sita 4 Koper Bukti dari Rumah Dirjen ATR/BPN
Skandal Rp2 Triliun Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Didesak Ringkus Aktor Intelektual!
Negara Rugi Rp2 Triliun, Kejagung Terus Geledah Titik Baru Kasus Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi
Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Pemkot Bekasi Kooperatif dan Layanan Publik Normal
Digeledah Kejagung Usut Korupsi KSO PT Migas, Pemkot Bekasi Jamin Pelayanan Publik Tak Terganggu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:36 WIB

Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI

Sabtu, 19 September 2026 - 03:10 WIB

Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC

Jumat, 18 September 2026 - 22:06 WIB

Babak Baru Suap Summarecon! Penggeledahan KPK di Bekasi Sita 4 Koper Bukti dari Rumah Dirjen ATR/BPN

Jumat, 18 September 2026 - 16:03 WIB

Skandal Rp2 Triliun Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Didesak Ringkus Aktor Intelektual!

Jumat, 18 September 2026 - 15:34 WIB

Negara Rugi Rp2 Triliun, Kejagung Terus Geledah Titik Baru Kasus Korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x