Satpol-PP Kota Bekasi Rombak Mekanisme Siskamling: Perkuat Keamanan Warga Dari Pos Ronda Hingga CCTV

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana, S.T., M.T.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana, S.T., M.T.

BEKASI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bekasi tengah merancang ulang mekanisme pelaksanaan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai langkah proaktif untuk memperkuat keamanan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Program Siskamling yang telah berjalan sejak pekan lalu kini memasuki tahap evaluasi mendalam untuk memastikan efektivitasnya di masa mendatang.

Pemerintah Daerah berupaya mengubah Siskamling dari sekadar kegiatan rutin menjadi sistem keamanan terpadu yang modern dan partisipatif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Satpol-PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana, mengonfirmasi bahwa evaluasi ini bertujuan untuk merumuskan sebuah sistem yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap tantangan keamanan di kota urban seperti Bekasi.

“Jadi memang sekarang kita lagi mempelajari dulu sistemnya seperti apa ke depannya. Program ini merupakan bagian dari penguatan keamanan lingkungan secara menyeluruh,” ucap Nesan kepada jurnalis rakyatbekasi.com, Rabu (17/09/2025).

Pembangunan Infrastruktur Keamanan di Tingkat RW

​Langkah awal dalam mekanisme baru ini adalah penguatan infrastruktur fisik di tingkat Rukun Warga (RW). Satpol-PP menargetkan setiap RW di Kota Bekasi memiliki sarana keamanan yang memadai.

​”Saat ini kita perlu membangun yang namanya Pos Ronda atau Pos Siskamling di masing-masing RW agar paling tidak ada satu pos tersebut di setiap wilayah,” jelas Nesan.

​Menurutnya, pembangunan Pos Siskamling bukan hanya sebagai simbol, melainkan fondasi untuk membangun kepedulian dan kebersamaan antara masyarakat dengan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas).

​”Pembangunan ini juga akan dibarengi dengan pemasangan portal ataupun kamera CCTV di titik-titik rawan. Tujuannya jelas, jangan sampai wilayah itu kecolongan maling ataupun mengalami gangguan Kamtibmas lainnya,” sambungnya.

Keterlibatan Aktif Warga sebagai Kunci Sukses

Nesan Sudjana menegaskan bahwa teknologi dan infrastruktur tidak akan berarti tanpa adanya partisipasi aktif dari masyarakat.

Program Siskamling yang baru ini dirancang untuk mendorong rasa kepemilikan warga terhadap keamanan lingkungannya.

​”Keterlibatan dan kepedulian aktif dari masyarakat adalah ruh dari program ini. Kami ingin warga berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.

​Ia mencontohkan respons cepat masyarakat saat terjadi insiden keamanan beberapa waktu lalu sebagai bukti bahwa potensi kepedulian komunal di Kota Bekasi sangat tinggi.

​”Seperti contoh kemarin terhadap aksi penyerangan di Polres dan DPRD, semua masyarakat turun untuk menjaga lingkungan, sama-sama menjaga kampung dalam mengantisipasi itu,” kenangnya.

Sinergi Aparatur dan Kewaspadaan Dini

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Satpol-PP akan terus berkoordinasi dengan aparatur kewilayahan, mulai dari lurah, camat, hingga tokoh masyarakat setempat.

Sinergi ini penting untuk menyusun pola Siskamling yang paling efektif sesuai dengan karakteristik setiap wilayah.

​”Karena tanpa keterlibatan masyarakat dan dukungan aparat setempat, sistem ini tidak akan berjalan optimal. Justru yang kita harapkan adalah tumbuhnya rasa memiliki dan tanggung jawab bersama,” ujar Nesan.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Siskamling modern ini bukan hanya sekadar ronda malam.

​”Ini adalah bagian dari sistem kewaspadaan dini (early warning system) yang bisa mencegah terjadinya gangguan keamanan sebelum meluas. Apalagi Kota Bekasi ini adalah kota urban dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kalau kita tidak punya sistem keamanan yang kuat di tingkat wilayah, dikhawatirkan akan lebih rawan,” tutupnya.

Bagaimana pendapat Anda mengenai revitalisasi program Siskamling di Kota Bekasi? Bagikan pandangan Anda di media sosial dan ikuti terus perkembangan berita ini di platform kami.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi
Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok
Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:28 WIB

Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan

Berita Terbaru

Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi.

Bekasi

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Jul 2026 - 13:13 WIB

SANG PENAKLUK VOC: Suasana aktivitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Sultan Agung, kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/07/2026). Penamaan jalan protokol strategis di sisi selatan rel kereta api ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja terbesar Kesultanan Mataram yang secara heroik memimpin invasi militer melawan VOC di Batavia sekaligus mewariskan sistem penanggalan kalender Jawa bagi Nusantara. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sultan Agung: Raja Mataram Penakluk VOC

Senin, 27 Jul 2026 - 12:13 WIB

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, saat memaparkan capaian penarikan piutang pajak daerah sebesar Rp36 miliar di ruang kerjanya, Senin (27/07/2026). Bapenda segera menerjunkan jurusita untuk melakukan eksekusi penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi wajib pajak yang membandel. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 11:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x