Peluang Emas! Kemnaker Resmi Buka Program Pemagangan Nasional 2025 Batch 2, Targetkan 80.000 Lulusan Baru

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Internship (magang).

Ilustrasi Internship (magang).

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka peluang besar bagi para lulusan baru perguruan tinggi di Indonesia. Pendaftaran Program Pemagangan Nasional (PPN) gelombang kedua tahun 2025 telah resmi dibuka, dengan target ambisius untuk menjaring lebih dari 80.000 pemuda Indonesia.

Program ini dirancang sebagai jembatan strategis untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Tujuannya jelas: memberikan pengalaman kerja praktis dan meningkatkan kompetensi lulusan baru agar siap bersaing di pasar kerja yang dinamis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutan Kesuksesan dan Komitmen Peningkatan SDM

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, mengungkapkan bahwa pembukaan gelombang kedua ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesuksesan program sebelumnya.

Batch pertama dinilai telah memberikan dampak positif dalam mengurangi kesenjangan keterampilan (skill gap) yang sering dihadapi lulusan baru.

​”Proses penyelenggaraan Program Pemagangan Nasional Batch 2 dibuka. Pemerintah menargetkan lebih dari 80 ribu peserta magang, karena itu kami mengajak perusahaan dan generasi muda untuk mempersiapkan diri,” ujar Anwar, dikutip dari situs resmi Kemnaker, Minggu (26/10/2025).

Anwar menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Kebijakan ini, lanjutnya, sejalan dengan arahan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli untuk terus memperkuat kualitas SDM melalui pengalaman langsung di dunia industri.

Mekanisme dan Jadwal Pendaftaran PPN Batch 2 2025

Anwar menjelaskan, layaknya gelombang pertama, program ini akan berjalan melalui tahapan yang terstruktur, transparan, dan akuntabel.

Mekanisme ini dirancang untuk memastikan baik perusahaan penyelenggara maupun calon peserta dapat mengikuti seluruh proses dengan jelas dan adil.

​Bagi perusahaan dan calon peserta magang, sangat penting untuk mencatat jadwal penting berikut agar tidak ketinggalan informasi.

Jadwal untuk Penyelenggara (Perusahaan)

  • Pendaftaran Penyelenggara dan Usulan Program: 24 Oktober – 5 November 2025

Jadwal untuk Calon Peserta Magang

  • Pendaftaran Calon Peserta Magang: 6 – 12 November 2025
  • Proses Seleksi Calon Peserta: 12 – 20 November 2025
  • Pengumuman dan Penetapan Hasil Seleksi: 21 November 2025
  • Mulai Pelaksanaan Magang: 24 November 2025

Jembatan Menuju Dunia Kerja Profesional

Program Pemagangan Nasional 2025 ini tidak hanya sekadar memberikan sertifikat, tetapi difokuskan untuk memberikan pengalaman kerja nyata (real-world experience).

Para peserta diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah sekaligus mempelajari budaya kerja profesional secara langsung di berbagai industri terkemuka.

​Kemnaker berharap program ini dapat secara signifikan mengurangi angka pengangguran terdidik dan berkontribusi dalam mencetak talenta-talenta unggul yang siap kerja.

​”Pemerintah berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman nyata di tempat kerja,” pungkas Anwar.

Cara Mendaftar dan Informasi Lebih Lanjut

Calon peserta yang berminat untuk mengikuti Program Pemagangan Nasional 2025 Batch 2 diimbau untuk memantau informasi secara berkala.

Detail mengenai kriteria pendaftaran, daftar perusahaan yang berpartisipasi, dan tautan pendaftaran resmi akan diumumkan melalui situs web dan kanal media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nasib PPPK Terancam! IPR Tuntut Pusat Ambil Alih Jaminan Gaji
MUI Resmi Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya
Pemprov DKI Jakarta Targetkan TPST Bantargebang Bebas Open Dumping 2029
Antisipasi El Nino: Prabowo Perintahkan BMKG Cegah Karhutla
Bobby Nasution Kabur dari Paripurna, Pengamat Sebut DPRD Baper
Prabowo Terbitkan Perpres Pembentukan Tujuh Kejaksaan Negeri Baru, Ini Dia Daftarnya
SMIT Tuntut Gubernur DKI dan Kapolda Metro Jaya Tanggung Jawab atas Pecahnya Konflik di Matraman
GMNI Laporkan Skandal SPMB Kota Bekasi 2026 ke Dirjen Kemendikdasmen
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Nasib PPPK Terancam! IPR Tuntut Pusat Ambil Alih Jaminan Gaji

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:08 WIB

MUI Resmi Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WIB

Pemprov DKI Jakarta Targetkan TPST Bantargebang Bebas Open Dumping 2029

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:30 WIB

Antisipasi El Nino: Prabowo Perintahkan BMKG Cegah Karhutla

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bobby Nasution Kabur dari Paripurna, Pengamat Sebut DPRD Baper

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x