Masuki Tahap Lelang, Pemkot Bekasi Matangkan Kesiapan Lahan dan Armada Mega Proyek PSEL

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi perencanaan lahan yang nantinya akan dilakukan pembebasan lahan untuk PSEL di Kota Bekasi, di Lapangan Ciketing Udik.

Lokasi perencanaan lahan yang nantinya akan dilakukan pembebasan lahan untuk PSEL di Kota Bekasi, di Lapangan Ciketing Udik.

KOTA BEKASI – Proyek strategis nasional Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi kini memasuki babak baru yang krusial. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mematangkan berbagai persiapan teknis, mulai dari pembebasan lahan hingga kesiapan armada pengangkut, guna mendukung percepatan proyek yang kini tengah dalam proses lelang di tingkat pemerintah pusat.

​Langkah ini diambil sebagai solusi konkret dalam mengatasi permasalahan sampah perkotaan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan energi terbarukan.

Kapasitas Pengolahan dan Kesiapan Armada

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa proyek PSEL ini dirancang untuk menyerap volume sampah dalam jumlah besar. Berdasarkan kesepakatan terbaru, fasilitas ini ditargetkan mampu mengolah ribuan ton sampah setiap harinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kemarin kita menyepakati 1.400 ton sampah itu bisa kita selesaikan melalui PSEL, dari total produksi sampah harian di Kota Bekasi yang mencapai 1.800 ton,” ujar Tri Adhianto dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).

​Untuk mendukung mobilisasi volume sampah tersebut menuju fasilitas PSEL, Pemkot Bekasi memastikan kesiapan armada operasional. Saat ini, armada truk sampah yang dimiliki dinilai sudah cukup memadai secara prinsip, namun penambahan unit tetap direncanakan untuk optimalisasi.

​”Secara prinsip siap, semuanya dimiliki oleh Kota Bekasi. Kita mempunyai kekuatan 350 truk, mudah-mudahan update-nya nanti kita tambah 50 truk lagi agar operasional lebih maksimal,” tambah Tri.

Peran Serta Masyarakat Melalui Bank Sampah

​Dengan kapasitas PSEL sebesar 1.400 ton, masih terdapat sisa sekitar 400 ton sampah harian yang perlu dikelola. Pemkot Bekasi menerapkan strategi desentralisasi pengelolaan sampah melalui pemberdayaan masyarakat.

​Sisa sampah tersebut akan diolah melalui bank sampah di tingkat RW. Langkah ini tidak hanya mengurangi beban tempat pembuangan akhir, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mengubah pola pikir masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan benar.

Solusi Gunungan Sampah di TPST Bantargebang

​Selain menangani sampah harian, kehadiran PSEL Kota Bekasi juga diharapkan mampu menyelesaikan masalah lingkungan menahun, yakni gunungan sampah lama di TPST Bantargebang. Teknologi yang diterapkan pada PSEL memungkinkan pemusnahan sampah lama secara bertahap.

​”Tantangan lain adalah gunungan sampah lama. Oleh karena itu, nanti dibutuhkan treatment khusus. Sampah yang lama pun bisa kita lakukan pemusnahan dengan menggunakan alat canggih yang kita miliki nanti,” jelas Tri Adhianto.

Progres Pembebasan Lahan PSEL

​Dari sisi infrastruktur fisik, proses penyediaan lahan menjadi prioritas utama. Pemkot Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) tengah merampungkan pembebasan lahan seluas 4,9 hektar yang dialokasikan untuk pembangunan pabrik pengolahan ini.

​Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, menyampaikan optimismenya bahwa seluruh proses administrasi dan pembayaran lahan dapat tuntas pada akhir tahun ini.

​”Proses pembayaran tidak terlalu lama, seminggu bisa selesai. Di level pembicaraan dengan pemilik lahan sih sudah setuju semua, tapi saat ini masih menunggu proses penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP),” pungkas Widayat.

​Penilaian KJPP sangat penting untuk memastikan harga tanah yang wajar dan transparan, sehingga tidak ada kendala hukum di kemudian hari.

​Keberhasilan penyiapan infrastruktur pendukung, mulai dari lahan hingga armada, menjadi penentu kelancaran proyek PSEL Kota Bekasi. Jika terealisasi sesuai target, fasilitas ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam manajemen sampah modern yang ramah lingkungan di Indonesia.

Bagaimana pendapat Anda mengenai solusi sampah menjadi listrik ini? Tuliskan komentar Anda di bawah.

Visited 8317 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap
Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina
Jelang Ground Breaking PSEL Sumurbatu, Pemkot Bekasi Kembangkan Teknologi Pirolisis
7 Tahun Mangkrak! Pedagang Pasar Kranji Laporkan Pemkot Bekasi dan PT ABB ke Kejagung RI
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:55 WIB

Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:34 WIB

Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:57 WIB

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi.

Parlementaria

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:15 WIB

Ilustrasi Kota Bekasi darurat LGBT. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:52 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x