Warga Kritik Rusaknya Fasilitas Halte Biskita di Bekasi Selatan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Halte Biskita Trans Patriot di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan yang terlihat kotor, berdebu, dan fasilitas penunjangnya tidak berfungsi saat dipantau Jumat (16/1/2026).

Kondisi Halte Biskita Trans Patriot di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan yang terlihat kotor, berdebu, dan fasilitas penunjangnya tidak berfungsi saat dipantau Jumat (16/1/2026).

Poin Utama:

  • Lokasi Terdampak: Halte Kayuringin 1 dan 2, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan.
  • Jenis Kerusakan: Port USB berkarat, kipas angin mati, vandalisme, dan tiang pembatas goyang.
  • Respon Dishub: Sedang melakukan rekapitulasi data untuk prioritas perbaikan seiring peluncuran rute baru.
  • Konteks Layanan: Biskita melayani rute Vida – Summarecon dengan 47 titik pemberhentian.

​Kondisi fasilitas umum penunjang transportasi massal Biskita Trans Patriot di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, dikeluhkan warga karena kondisinya yang memprihatinkan.

Sejumlah halte terlihat usang, berdebu, dan mengalami kerusakan pada berbagai perangkat pendukung kenyamanan penumpang, padahal layanan ini belum genap dua tahun beroperasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Kondisi Halte Biskita di Jalan Ahmad Yani?

​Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kerusakan fasilitas yang cukup parah ditemukan di Halte Kayuringin 1 dan Halte Kayuringin 2, Kelurahan Kayuringin Jaya.

Fasilitas yang seharusnya menunjang kenyamanan penumpang kini justru menjadi “pajangan” semata. Beberapa catatan minor namun krusial yang ditemukan antara lain:

  • Pengisian Daya Mati: Tiga titik port USB charger tidak berfungsi dan mulai berkarat.
  • Informasi Hilang: Tidak berfungsinya layar layanan jadwal kedatangan bus.
  • Vandalisme: Coretan tangan jahil mengotori dinding halte.
  • Kenyamanan Minim: Dua unit kipas angin pendingin dalam kondisi mati total.
  • Kebersihan: Area sekitar halte kotor, berdebu, dan tong sampah penuh tidak terangkut.
  • Keselamatan: Tiang pembatas antrean penumpang bergoyang dan rusak.

​Apa Tanggapan Warga Terhadap Kinerja Pemkot Bekasi?

​Masyarakat menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kurang serius dalam merawat infrastruktur transportasi yang sudah dibangun. Penumpang menuntut adanya pemeliharaan berkala agar mobilitas warga tidak terganggu oleh fasilitas yang terbengkalai.

​”Tolong kepada Wali Kota Bekasi, Pak Tri Adhianto pada khususnya, lebih peduli terhadap fasilitas umum bagi masyarakat. Karena, kalau kendaraan umum sudah mulai ada dan baik, juga harus didukung sama sarana dan prasarana lainnya,” kata Putri (28) kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui usai menggunakan Bus Biskita di Bekasi Selatan, Jumat (16/1/2026).

​Putri menambahkan bahwa masalah fasilitas publik di Kota Bekasi masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Ia mencontohkan kondisi di Stasiun Kereta Api Bekasi yang semrawut, di mana trotoar justru dijadikan lahan parkir dan ketiadaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

​”Tolong pemerintah jangan diam saja. Ini saya warga, juga butuh kerja nyata,” tegas Putri kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi yang sama, Jumat (16/1/2026).

​Kapan Dinas Perhubungan Akan Melakukan Perbaikan?

​Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengklaim tidak tinggal diam. Pemerintah daerah saat ini sedang melakukan inventarisasi kerusakan untuk menentukan langkah perbaikan.

​”Sedang direkap untuk segera dilakukan perbaikan, dan nantinya segera dilakukan perbaikan oleh petugas, seiring dengan peluncuran Biskita Rute Baru,” kata Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Soenaryo Utomo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).

​Bagaimana Rute dan Operasional Biskita Trans Patriot?

​Sebagai informasi, Biskita Trans Patriot merupakan layanan Buy The Service (BTS) yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 3 Maret 2024.

Saat ini, layanan tersebut mengoperasikan 15 unit bus dengan spesifikasi layanan sebagai berikut:

  • Rute: Vida Bantargebang – Summarecon Bekasi (via Revo Mall/Stasiun LRT Bekasi Barat).
  • Jam Operasional: 05.00 WIB s.d. 21.00 WIB.
  • Headway: Waktu tunggu antar bus sekitar 10 menit.
  • Jumlah Halte: Total 47 titik pemberhentian (21 arah Vida, 26 arah Summarecon).

​Evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas publik di titik-titik strategis sangat dinantikan warga Kota Bekasi. Transportasi publik yang modern harus didukung oleh ekosistem infrastruktur yang aman, nyaman, dan manusiawi.

Punya keluhan soal layanan publik di sekitar Anda? Laporkan kepada Redaksi RakyatBekasi.Com atau hubungi layanan pengaduan Pemkot Bekasi.

Visited 54 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut 1 Muharram 1448 H, RW 015 Bekasi Jaya dan PMI Sukses Gelar Donor Darah
Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah
Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:35 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, RW 015 Bekasi Jaya dan PMI Sukses Gelar Donor Darah

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:11 WIB

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Berita Terbaru

Suasana pelaksanaan Seleksi Tulis Beasiswa Calon Pelaut Pertamina Patra Niaga yang diikuti oleh puluhan kandidat saat mengerjakan ujian psikotes dan kemampuan bahasa berbasis digital di Semarang, pada 9 hingga 11 Juni 2026.

Nasional

Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi

Rabu, 17 Jun 2026 - 01:00 WIB

Seorang petugas SPBU Pertamina tengah melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen. PT Pertamina Patra Niaga mengklarifikasi bahwa angka Rp18.040 per liter pada struk viral adalah harga keekonomian murni, sementara masyarakat tetap membeli dengan harga subsidi yang ditetapkan Pemerintah. (Foto: Dok. Pertamina)

Nasional

Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya

Rabu, 17 Jun 2026 - 00:11 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x