Plh Wali Kota Bekasi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Horor SPBE Cimuning

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat meninjau langsung sisa puing kebakaran dan memastikan penanganan di lokasi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kamis (02/04/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat meninjau langsung sisa puing kebakaran dan memastikan penanganan di lokasi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kamis (02/04/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Poin Utama:

  • ​Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya pada Rabu (01/04/2026) malam.
  • ​Sebanyak 14 korban terdampak luka akibat insiden tersebut, namun dipastikan tidak ada korban jiwa meninggal dunia.
  • ​Penyebab kebakaran diduga kuat akibat insiden kebocoran gas saat proses pengisian tabung LPG utama.
  • ​Pemkot Bekasi menjamin penuh seluruh biaya pengobatan korban mulai dari RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid hingga rujukan ke RSCM.

​Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam.

Sebanyak 14 korban yang terdampak kobaran api telah dievakuasi, dan seluruh biaya perawatannya ditanggung penuh oleh Pemkot Bekasi. Dugaan sementara, petaka ini dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Mustikajaya?

​Kebakaran hebat yang melanda area vital SPBE Cimuning diduga kuat berasal dari kebocoran saat proses pengisian dari tangki utama ke tabung-tabung elpiji komersial.

Petugas dengan cepat berhasil menjinakkan si jago merah, mendinginkan area, dan menutup katup utama untuk mencegah ledakan susulan yang lebih fatal.

​”Kejadian musibah kebakaran tersebut bersumber dari tempat pengisian bahan bakar gas untuk tabung-tabung kecil dan besar,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat melakukan peninjauan di lokasi kejadian Cimuning, Kamis (02/04/2026).

​Berapa Jumlah Korban Kebakaran SPBE di Bekasi?

​Berdasarkan data di lapangan, total terdapat 14 orang yang menjadi korban dan terdampak langsung oleh insiden ledakan gas di SPBE tersebut.

Beruntung, respons cepat di lapangan membuat tragedi ini tidak sampai merenggut nyawa pekerja maupun warga sekitar.

​”Saat ini sudah kita tangani, sudah dilakukan pendinginan, dan katupnya sudah kita tutup. Namun, kita tetap waspada karena khawatir akan ada kebocoran lainnya,” jelas Bang Harris sapaan karibnya.

​Apakah Pemkot Bekasi Menanggung Biaya Perawatan Korban?

​Seluruh korban yang mengalami luka dan trauma telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Pemkot Bekasi memastikan bahwa seluruh beban biaya medis, baik yang memiliki BPJS Kesehatan maupun jalur umum, akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

​Adapun rincian penanganan medis bagi para korban meliputi:

  • ​Evakuasi awal dan perawatan intensif di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RS Tipe A milik Pemkot Bekasi).
  • ​Rujukan penanganan khusus ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk korban dengan tingkat luka serius.
  • ​Jaminan biaya pengobatan penuh hingga korban dinyatakan pulih seratus persen.

​”Insya Allah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemkot Bekasi. Korban sudah kita evakuasi agar mendapatkan penanganan yang baik,” tegasnya.

​Peristiwa nahas ini menjadi tamparan keras bagi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja di area berisiko tinggi seperti SPBE di wilayah Kota Bekasi.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun ekstra waspada jika mencium bau gas yang menyengat di sekitar lingkungan tempat tinggal.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai pengawasan keselamatan kerja dan industri di Kota Bekasi? Sampaikan opini kritis Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar warga lainnya lebih waspada.

Baca juga laporan investigasi dan berita eksklusif lainnya seputar Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com – Beyond Your Local News.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warning Kepala BPN Kota Bekasi Lantik PPAT Baru: Haramkan Pungli!
Pemkot Bekasi Jamin BPJS PBI 400 Ribu Warga Tetap Aktif Meski Telat Bayar
Nasib Relokasi PKL Pasar Baru Makin Kusut, Nyali Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Dipertanyakan
Wali Kota Bekasi Lobi Gubernur DKI Pertahankan Kompensasi TPST Bantargebang
​Tindak Lanjut Evaluasi Wali Kota Bekasi, Dishub Kebut Pemasangan 5 Titik PJU di Jalan Mohammad Yamin
Ratusan Personel Dishub Kota Bekasi Percantik Halte dan Trotoar di Sepanjang Jalan Ahmad Yani
Tepergok Buang Limbah B3 di Sungai, Petani Bekasi Utara Laporkan PT Indra Prasta Indonesia ke KLHK
Pemkot Bekasi Siapkan Beton 20 Cm untuk Akses Jalan Menuju SMAN 20, Kapan Mulai Dibangun?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 00:31 WIB

Warning Kepala BPN Kota Bekasi Lantik PPAT Baru: Haramkan Pungli!

Rabu, 16 September 2026 - 17:08 WIB

Pemkot Bekasi Jamin BPJS PBI 400 Ribu Warga Tetap Aktif Meski Telat Bayar

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Nasib Relokasi PKL Pasar Baru Makin Kusut, Nyali Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Dipertanyakan

Rabu, 16 September 2026 - 11:13 WIB

Wali Kota Bekasi Lobi Gubernur DKI Pertahankan Kompensasi TPST Bantargebang

Rabu, 16 September 2026 - 09:53 WIB

​Tindak Lanjut Evaluasi Wali Kota Bekasi, Dishub Kebut Pemasangan 5 Titik PJU di Jalan Mohammad Yamin

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x