- Peringatan Harhubnas 2026 diwarnai aksi bersih-bersih dan pengecatan ulang fasilitas publik oleh 300 personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.
- Titik penataan meliputi enam halte di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Stasiun Bekasi Timur.
- Aksi turun ke jalan ini murni hasil swadaya personel Dishub tanpa menggunakan sepeser pun anggaran APBD Kota Bekasi.
- Pemkot Bekasi mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dari tindakan vandalisme.
DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI PERHUBUNGAN NASIONAL (HARHUBNAS) 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menggelar aksi Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3). Ratusan personel diterjunkan langsung untuk membersihkan dan mengecat ulang sejumlah halte serta trotoar di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (16/09/2026).
Menariknya, aksi penataan wajah kota ini murni dilakukan secara swadaya tanpa menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Aksi Nyata Dishub Kota Bekasi Sesuai Arahan Wali Kota
Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan bahwa perayaan Harhubnas yang jatuh setiap tanggal 17 September harus memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga. Hal ini sejalan dengan visi pimpinan daerah agar aparatur lebih dekat dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam rangkaian Hari Perhubungan Nasional tingkat Kota Bekasi, sesuai arahan Pak Wali Kota, kita ingin mendekatkan layanan kepada masyarakat. Jadi tidak hanya kegiatan seremonial, tetapi juga kegiatan yang memang langsung dirasakan masyarakat,” kata Zeno Bachtiar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Comhttps://RakyatBekasi.Com, Rabu (16/09/2026).
Di Mana Saja Lokasi Pengecatan Halte oleh Dishub Kota Bekasi?
Penataan fasilitas publik ini difokuskan pada jalur protokol yang membentang dari Simpang Kayuringin hingga area Landmark Kota Bekasi dan Bekasi Cyber Park (BCP).
Selain itu, petugas juga menyasar titik transit yang padat lalu lalang penumpang untuk memastikan kenyamanan warga pengguna transportasi umum.
“Yang dilakukan pengecatan ada enam halte. Selain di Ahmad Yani, ada juga halte di sekitar Stasiun Bekasi Timur yang kita rapikan kembali,” ujarnya.
Mengapa Kegiatan Harhubnas 2026 Ini Digelar Tanpa APBD?
Sebagai bentuk dedikasi, sekitar 200 hingga 300 personel Dishub Kota Bekasi yang terlibat berinisiatif membawa perlengkapan kerja masing-masing.
Mulai dari kuas hingga cat yang digunakan merupakan hasil patungan, bukan dari pos anggaran dinas atau APBD Kota Bekasi.
“Kita lakukan pengecatan, pembersihan, semuanya non-APBD. Teman-teman membawa kuas dan perlengkapannya masing-masing. Ini bentuk kepedulian bahwa kota ini milik kita bersama,” jelas Zeno.
Apa Dampak Vandalisme Terhadap Fasilitas Publik di Bekasi?
Aksi K3 ini sekaligus menjadi ruang edukasi dan kritik bagi oknum yang kerap melakukan aksi vandalisme di halte-halte.
Coretan liar di fasilitas umum tidak hanya merusak estetika tata kota, tetapi juga membuang energi serta biaya perawatan.
“Kita ingin mengingatkan bahwa fasilitas ini milik bersama. Kalau dicoret, harus dicat lagi. Artinya ada energi dan biaya yang harus dikeluarkan kembali. Jadi mari sama-sama kita jaga,” katanya.
Melalui semangat Harhubnas 2026, Dishub Kota Bekasi berharap wajah kota menjadi lebih tertata, representatif, dan nyaman bagi pengguna jalan. Kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat sangat krusial untuk merawat hasil pembangunan yang telah berjalan.
Ingin terus mendapatkan kabar terbaru seputar kebijakan Pemkot Bekasi dan layanan publik? Bagikan artikel ini dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya!
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















