Pemkot Bekasi Terapkan Portal Pembatas Anti ‘Truk Raksasa’ di Tiga Ruas Jalan Ini

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi infografis sosialisasi petugas Dishub Kota Bekasi terkait pemasangan portal pembatas tinggi maksimal 3,5 meter guna menghalau kendaraan berat di ruas Jalan Swatantra, Jalan Cipendawa Baru, dan Jalan Raya Jatiasih pada jam sibuk.

Ilustrasi infografis sosialisasi petugas Dishub Kota Bekasi terkait pemasangan portal pembatas tinggi maksimal 3,5 meter guna menghalau kendaraan berat di ruas Jalan Swatantra, Jalan Cipendawa Baru, dan Jalan Raya Jatiasih pada jam sibuk.

​Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi melalui Dishub memasang portal pembatas tinggi maksimal 3,5 meter untuk menghalau kendaraan berat.
  • ​Pemasangan difokuskan pada tiga titik rawan macet: Jalan Swatantra, Jalan Cipendawa Baru, dan Jalan Raya Jatiasih.
  • ​Truk bertonase di atas 5 ton dilarang melintas secara penuh pada jam sibuk pagi (06.00-08.00 WIB) dan sore (17.00-20.00 WIB).
  • ​Pengecualian diberikan khusus untuk armada krusial seperti Transjakarta, truk sampah, pemadam kebakaran, dan kendaraan penyuplai BBM.

​Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akhirnya mengambil langkah tajam untuk menyudahi keluhan macet horor yang kerap menyiksa warga akibat lalu lalang kendaraan berat.

Mulai pekan ini, Pemkot Bekasi secara resmi memasang portal pembatas tinggi maksimal 3,5 meter di Jalan Swatantra, Jalan Cipendawa Baru, dan Jalan Raya Jatiasih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah taktis ini diharapkan ampuh mengusir ‘monster jalanan’ bertonase lebih dari 5 ton yang selama ini menjadi biang kerok kelumpuhan lalu lintas di jam sibuk.

​Mengapa Dishub Kota Bekasi Memasang Portal Pembatas Tinggi di Jatiasih?

​Langkah pembatasan ini lahir dari kondisi mendesak untuk mengurai benang kusut kemacetan parah di sepanjang Jalan Raya Jatiasih hingga Jalan Cipendawa Baru.

Volume truk berdimensi besar di jam-jam krusial dinilai merampas ruang publik, mengganggu kelancaran, serta membahayakan keselamatan warga yang hendak beraktivitas.

​”Kita membuat treatment dengan portal. Kita berupaya supaya para pengusaha maupun pengemudi kendaraan besar ini mematuhi jam operasional,” kata Syafruddin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kota Bekasi, Minggu (05/04/2026).

​Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi tersebut juga menegaskan bahwa tahap sosialisasi dan uji coba di lapangan sudah tuntas dilaksanakan oleh para petugas sebelum portal tersebut dioperasikan secara penuh.

​Kapan Jam Operasional Larangan Truk Besar Melintas di Bekasi?

​Sebagai catatan, keberadaan portal pembatas ini bersifat portable (tidak permanen) dan mengadopsi sistem buka-tutup.

Kebijakan ini merujuk langsung pada Keputusan Wali Kota Bekasi mengenai regulasi jam operasional kendaraan berat dengan muatan di atas 5 ton.

Sebuah Truk melintasi Jalan Swatantra, Kota Bekasi.

​Portal ini akan secara disiplin ditutup untuk menghalau truk raksasa pada dua waktu tersibuk:

  • ​Pagi Hari: Pukul 06.00 – 08.00 WIB (fokus mengamankan arus berangkat sekolah dan bekerja).
  • ​Sore – Malam Hari: Pukul 17.00 – 20.00 WIB (fokus mengurai arus kepulangan pekerja).

​Dengan skema ini, mobilitas masyarakat dijamin tidak akan berbenturan lagi dengan dominasi kendaraan berdimensi besar yang memakan banyak badan jalan.

​Apakah Ada Kendaraan yang Dikecualikan dari Aturan Portal Pembatas?

​Meski portal ditutup, publik tidak perlu khawatir terkait terhambatnya layanan esensial. Dishub Kota Bekasi telah menyiagakan personel di setiap lokasi portal untuk melakukan pengawasan ekstra dan pengaturan lalu lintas jika ada kondisi darurat.

​”Kenapa kita buat portable, disaat insidentil itu kita bisa buka tutup dan itu ada petugas kami untuk kendaraan-kendaraan pelayanan seperti Transjakarta, truk sampah, atau pemadam,” kata Syafruddin.

​Adapun armada besar yang mendapat “karpet merah” alias pengecualian dari larangan melintas ini meliputi:

  • ​Bus angkutan massal (seperti Transjakarta).
  • ​Armada Pemadam Kebakaran (Damkar).
  • ​Truk pengangkut sampah milik Pemkot Bekasi.
  • ​Kendaraan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

​Penerapan portal pembatas ini diharapkan tidak berhenti sekadar gimmick atau formalitas, melainkan harus dikawal dengan sanksi tegas di lapangan.

Masyarakat kini menantikan konsistensi penegakan aturan dari Pemkot Bekasi demi merebut kembali kenyamanan di jalan raya.

​Bagaimana tanggapan Anda soal keberadaan portal anti truk raksasa ini? Apakah sudah cukup efektif melenyapkan kemacetan di wilayah Anda? Yuk, suarakan opini Anda di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini! Simak terus update kebijakan terbaru Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x