Dishub Bekasi Akui Ada Oknum Petugas Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar dari video viral yang memperlihatkan oknum petugas Dishub Kota Bekasi diduga tengah melakukan pungutan liar (pungli) kepada seorang sopir truk di kawasan Simpang Kartini, Bendung Prisdo (Pos Poncol), Kota Bekasi. (Foto: Tangkapan Layar TikTok/joniarnewspekankabirojkt)

Tangkapan layar dari video viral yang memperlihatkan oknum petugas Dishub Kota Bekasi diduga tengah melakukan pungutan liar (pungli) kepada seorang sopir truk di kawasan Simpang Kartini, Bendung Prisdo (Pos Poncol), Kota Bekasi. (Foto: Tangkapan Layar TikTok/joniarnewspekankabirojkt)

  • ​Beredar video viral di TikTok terkait dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp1,7 juta hingga Rp3 juta oleh oknum petugas Dishub Kota Bekasi terhadap sopir truk.
  • ​Lokasi kejadian dugaan pemerasan berada di kawasan Simpang Kartini, Bendung Prisdo (Pos Poncol), Kota Bekasi.
  • ​Pemkot Bekasi telah mengidentifikasi lima oknum petugas yang diduga kuat terlibat dalam aksi tidak terpuji tersebut.
  • ​Modus pungli memanfaatkan celah pelanggaran administrasi para sopir, salah satunya buku uji KIR yang sudah kedaluwarsa.

Sebuah video dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi viral dan memancing amarah publik di media sosial TikTok.

Para oknum tersebut diduga secara paksa memeras sejumlah sopir truk dengan nominal fantastis mencapai Rp1,7 juta hingga Rp3 juta.

Peristiwa memalukan ini diketahui terjadi di kawasan Simpang Kartini, Bendung Prisdo (Pos Poncol), Kota Bekasi, dan kini tengah dalam penelusuran serius oleh instansi terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Fakta Kasus Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi

​Insiden pemerasan yang diunggah oleh akun TikTok joniarnewspekankabirojkt ini langsung mendapat sorotan tajam dari masyarakat.

Dalam tayangan tersebut, oknum berseragam terekam sedang mengintimidasi sopir yang melintas demi meraup keuntungan pribadi.

​Bagaimana Respons Pemkot Bekasi Terkait Video Viral Tersebut?

​Pihak Sekretariat Dishub Kota Bekasi langsung memberikan klarifikasi setelah video tersebut beredar luas dan mencoreng nama baik instansi.

Sekretaris Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut meski belum memegang data waktu kejadian secara rinci.

​”Ya, benar. Untuk kejadiannya, tanggal pastinya saya lupa, tapi kejadiannya kurang lebih maksimal sekitar dua atau tiga hari yang lalu,” kata Teguh Indrianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Bekasi, Jumat (31/07/2026).

​Teguh mengakui bahwa jajarannya justru mengetahui insiden pungli ini dari kehebohan warga di dunia maya.

Pihaknya sama sekali belum menerima laporan resmi dari lapangan saat video itu pertama kali mencuat.

​”Kalau secara kronologis, saya kurang paham karena awalnya saya juga mendapat informasi dari media yang melaporkan ke TikTok dan media sosial lainnya,” sambungnya.

​Apa Tindakan Terhadap Lima Oknum Dishub yang Terlibat?

​Guna menindaklanjuti kegaduhan ini, Sekretaris Dishub segera berkoordinasi secara intensif dengan Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops). Langkah cepat ini membuahkan hasil dengan teridentifikasinya beberapa pelaku pemerasan.

​Pemkot Bekasi memastikan akan memburu para oknum nakal yang terbukti menyalahgunakan wewenangnya di jalan raya.

​”Kemarin baru mendapat informasi bahwa sudah ada beberapa pelakunya. Kalau yang terindikasi kemarin, berdasarkan laporan dari Kepala Bidang Dalops, dari fotonya terlihat ada lima orang,” katanya.

​Mengapa Oknum Petugas Menargetkan Para Sopir Truk di Pos Poncol?

​Praktik kotor di Simpang Kartini ini tidak terjadi tanpa alasan. Para oknum Dishub diduga kuat sengaja mencari-cari kesalahan administrasi kendaraan niaga yang melintas, kemudian menjadikannya sebagai senjata untuk melakukan pemerasan.

​Kelemahan administrasi pengemudi menjadi celah utama bagi petugas nakal untuk melancarkan aksinya di lapangan.

​”Kemungkinan pelanggaran yang disoroti ini. Dari segi KIR, buku KIR-nya sudah mati. Selain itu, ada persyaratan administrasi lain yang tidak dipenuhi. Kurang lebih seperti itu modusnya. Dan, Kami tidak menoleransi kegiatan pungli oleh oknum mana pun,” paparnya.

Kasus ini kembali menjadi catatan kelam bagi pelayanan publik di Kota Bekasi jika tidak diusut hingga tuntas.

Praktik pungli di jalan raya bukan hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap penegakan aturan lalu lintas oleh Pemkot Bekasi.

​Bagaimana pendapat Anda mengenai maraknya oknum petugas nakal di jalanan? Sampaikan opini serta pengalaman Anda di kolom komentar, dan bagikan artikel ini untuk terus mengawal transparansi birokrasi di Kota Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atensi Gubernur Jabar, Wali Kota Bekasi SatSet Nonaktifkan Oknum Dishub Pelaku Pungli
Jurus Ampuh Wali Kota Bekasi: Dana RW Beken Hidupkan 858 Bank Sampah
Warga Minta JPO Jika Perlintasan Belakang Grand Mall Ditutup
Resmi, Pemkot Bekasi Gabung Aglomerasi Jabodetabek Connected
Adik Wali Kota Bekasi Dimutasi dari Dinkes ke DKPPP, YAMSI Tepis Isu Nepotisme
Peras Warga! Kejari Tahan 3 Pejabat Perumda Tirta Bhagasasi Terkait Korupsi Rp4,5 Miliar
Wali Kota Bekasi Rombak 24 Pejabat Eselon, Kenapa Kursi Kadinkes Malah Kosong?
Baru Ditata Ulang, DBMSDA Sesalkan Aksi Vandalisme di Taman Tarum Bhagasasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:15 WIB

Atensi Gubernur Jabar, Wali Kota Bekasi SatSet Nonaktifkan Oknum Dishub Pelaku Pungli

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

Dishub Bekasi Akui Ada Oknum Petugas Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:21 WIB

Jurus Ampuh Wali Kota Bekasi: Dana RW Beken Hidupkan 858 Bank Sampah

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:26 WIB

Warga Minta JPO Jika Perlintasan Belakang Grand Mall Ditutup

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Adik Wali Kota Bekasi Dimutasi dari Dinkes ke DKPPP, YAMSI Tepis Isu Nepotisme

Berita Terbaru

Infografis transformasi istilah LGBT menjadi LGSP.

Nasional

MUI Resmi Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya

Jumat, 31 Jul 2026 - 08:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x