Realisasi Infrastruktur Kota Bekasi Tembus 40 Persen, DBMSDA Fokus ke Proyek Strategis

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, saat memberikan pemaparan mengenai progres realisasi fisik infrastruktur Kota Bekasi di Kantor DBMSDA, Minggu (02/08/2026). Kini pemerintah fokus garap flyover hingga polder air. (Ilustrasi)

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, saat memberikan pemaparan mengenai progres realisasi fisik infrastruktur Kota Bekasi di Kantor DBMSDA, Minggu (02/08/2026). Kini pemerintah fokus garap flyover hingga polder air. (Ilustrasi)

  • ​Realisasi fisik pembangunan infrastruktur Pemkot Bekasi telah mencapai 40 persen pada penutupan Triwulan II 2026.
  • ​Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi tengah mempercepat penyelesaian proses lelang dan lelang ulang pekerjaan.
  • ​Fokus pembangunan kini bergeser pada infrastruktur penunjang strategis, seperti flyover, underpass, kawasan TOD, dan polder pengendali banjir.
  • ​Perencanaan pengadaan untuk Tahun Anggaran 2027 akan dimulai lebih awal pada Triwulan IV sesuai instruksi Wali Kota Bekasi.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mencatat tren positif dalam progres pembangunan daerah.

Hingga penutupan Triwulan Kedua tahun 2026, realisasi fisik pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi telah menyentuh angka 40 persen.

Percepatan pelaksanaan pekerjaan kini terus digenjot guna memastikan seluruh proyek strategis rampung sebelum tutup tahun anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Target DBMSDA Kota Bekasi Kebut Pembangunan Infrastruktur Kota Bekasi

​Mengapa Realisasi Fisik Infrastruktur Kota Bekasi Capai 40 Persen?

​Capaian positif ini didorong oleh rampungnya sebagian besar proses pengadaan dan lelang pekerjaan di lingkungan Pemkot Bekasi.

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menegaskan bahwa instansinya sedang menuntaskan sisa proses lelang agar fokus beralih sepenuhnya pada pengerjaan fisik.

​”Secara prakiraan realisasi fisik sudah hampir 40-an persen. Tetapi kalau untuk realisasi keuangannya masih berada di kisaran 30 persen lebih,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (02/08/2026).

​Pemerintah daerah tidak ingin ada proyek yang mangkrak akibat keterlambatan administrasi.

​”Kita targetkan seluruh proses lelang selesai. Memang masih ada beberapa pekerjaan yang harus lelang ulang, tetapi semuanya sedang kita progres kan. Setelah itu fokus kita adalah penyelesaian fisik pekerjaan,” katanya.

​Bagaimana Strategi Percepatan Proyek Infrastruktur 2027?

​Memasuki pertengahan tahun, DBMSDA Kota Bekasi tidak hanya terpaku pada penyelesaian proyek 2026. Perencanaan dan pengadaan untuk Tahun Anggaran 2027 sudah mulai dipersiapkan sejak dini agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun.

​”Iya, di Triwulan Empat nanti kita sudah mulai mempersiapkan program 2027. Jadi selain menyelesaikan pekerjaan yang berjalan saat ini, kita juga mulai menyiapkan proses lelang untuk tahun berikutnya,” tuturnya.

​Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang menginginkan agar proyek pemerintah dikerjakan lebih responsif dan tepat waktu.

​”Pak Wali maunya pekerjaan dipercepat. Jadi ketika proses pengadaan bisa lebih awal, masyarakat juga bisa lebih cepat merasakan manfaat pembangunan yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya.

​Apa Saja Proyek Prioritas Infrastruktur Kota Bekasi Saat Ini?

​Fokus pembangunan Pemkot Bekasi kini mulai bergeser dari sekadar pekerjaan dasar menuju infrastruktur penunjang konektivitas wilayah dan pelayanan publik.

Terdapat beberapa proyek prioritas yang disasar, antara lain:

  • ​Pembangunan jalan layang (flyover) dan terowongan (underpass) pengurai kemacetan.
  • ​Konektivitas di kawasan Transit Oriented Development (TOD).
  • ​Pembangunan dan optimalisasi polder pengendali banjir.

​”Sekarang progres pembangunan kita sudah mulai mengarah ke fasilitas seperti flyover, underpass, konektivitas TOD, sampai polder-polder. Untuk infrastruktur dasar sebagian besar sudah mulai tertangani, sehingga sekarang kita masuk ke pembangunan penunjang,” paparnya.

​Dari Mana Sumber Pendanaan Alternatif Pembangunan?

​Kebutuhan infrastruktur di wilayah Kota Bekasi diakui masih sangat masif dan membutuhkan alokasi dana yang tidak sedikit.

Oleh karena itu, DBMSDA Kota Bekasi berupaya mencari jalan keluar agar pembangunan tidak hanya bergantung pada satu sumber.

​”Kebutuhan infrastrukturnya memang masih sangat besar. Makanya selain melakukan percepatan, kita juga terus mencari peluang sumber pendanaan lain agar pembangunan bisa terus berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.

​Pembangunan yang tepat waktu dan efisien adalah kunci bagi perputaran roda ekonomi daerah. Bagaimana tanggapan Anda mengenai progres pembangunan di Kota Bekasi sejauh ini?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan simak terus pembaruan berita infrastruktur daerah lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi AkustikMU Semarakkan Kemerdekaan di CFD Lagoon Bekasi
Wali Kota Bekasi Soroti Nikah Dini Sebagai Pemicu Perceraian
Pagar Besi 2.5 Meter Kelilingi Pakuwon Mall, Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Bekasi Aman Terkendali
Pakuwon Mall Bekasi Pasang Pagar Besi 2,5 Meter, Ada Apa?
Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi Optimistis Sinergi Makin Solid
Darurat! Penutupan TPST Bantargebang Mandek Demi Kompensasi?
Gantikan Sulvia Triana, Diana Wahyu Widyanti Resmi Jabat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi
Kamera Pengawas Publik di Rawalumbu Terhalang Kabel, Pemantauan Lalu Lintas Terganggu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Aksi AkustikMU Semarakkan Kemerdekaan di CFD Lagoon Bekasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Realisasi Infrastruktur Kota Bekasi Tembus 40 Persen, DBMSDA Fokus ke Proyek Strategis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Wali Kota Bekasi Soroti Nikah Dini Sebagai Pemicu Perceraian

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Pagar Besi 2.5 Meter Kelilingi Pakuwon Mall, Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Bekasi Aman Terkendali

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Pakuwon Mall Bekasi Pasang Pagar Besi 2,5 Meter, Ada Apa?

Berita Terbaru

Penampilan grup AkustikMU sukses bakar semangat nasionalisme ribuan warga di CFD Lagoon Bekasi lewat lagu kebangsaan dan edukasi sejarah yang meriah, Minggu (02/08/2026).

Bekasi

Aksi AkustikMU Semarakkan Kemerdekaan di CFD Lagoon Bekasi

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:35 WIB

Seorang pejalan kaki melintas di trotoar luar Pakuwon Mall Bekasi yang berlokasi di Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Tampak pagar besi setinggi kurang lebih 2,5 meter telah terpasang di sepanjang sisi luar pusat perbelanjaan tersebut untuk menertibkan akses pengunjung dan mencegah kesemrawutan lalu lintas, Minggu (02/08/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Pakuwon Mall Bekasi Pasang Pagar Besi 2,5 Meter, Ada Apa?

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:35 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x