- Wali Kota Bekasi mengevaluasi progres revitalisasi Pasar Baru di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
- Pengelolaan pasar kini resmi dialihkan dari Disdagperin Kota Bekasi ke BUMD PT Mitra Patriot.
- Blok 2 disiapkan menjadi area pelataran terbuka guna menampung sekitar 300 pedagang dari Jalan Mohamad Yamin.
- Pemkot Bekasi segera merealisasikan pemasangan CCTV dan lift barang pada bulan depan guna merespons keluhan keamanan pedagang.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau progres revitalisasi Pasar Baru Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Selasa (11/08/2026).
Peninjauan ini dilakukan setelah kewenangan penugasan pengelolaan pasar resmi dialihkan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagperin) Kota Bekasi kepada BUMD PT Mitra Patriot.
Dalam kunjungannya, Pemkot Bekasi masih menemukan sejumlah catatan pekerjaan yang belum diselesaikan secara maksimal oleh pihak BUMD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Evaluasi Wali Kota Bekasi Terhadap Kinerja PT Mitra Patriot
Pemantauan secara langsung ini bertujuan untuk mengukur efektivitas tata kelola pasar di bawah manajemen baru.
PT Mitra Patriot, selaku perwakilan dari Pemerintah Daerah (Pemkot Bekasi), memikul tanggung jawab penuh untuk memastikan tata kelola dan perbaikan infrastruktur berjalan sesuai tenggat waktu.
”Hari ini saya ingin memastikan sudah sejauh apa menyoal progres revitalisasi Pasar Baru Bekasi. Karena pelimpahan kewenangan penugasan Pasar Baru ini oleh PT Mitra Patriot, yang sudah tidak lagi di bawah Disdagperin,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat pemantauan secara langsung di Pasar Baru Bekasi, Selasa (11/08/2026).
Mengapa Revitalisasi Pasar Baru Bekasi Masih Menyisakan Catatan?
Lambatnya proses pembongkaran di beberapa area menjadi salah satu temuan utama dalam tinjauan tersebut.
Mengingat pengerjaan fisik dilakukan secara bertahap, belum semua instruksi tata ruang dieksekusi dengan sempurna oleh pihak pengelola.
”Karena masih ada beberapa yang memang belum dilakukan pembongkaran. Nah, tentu karena ini ruang pekerjaannya bertahap, prinsipnya seluruh lokasi nanti pada area Blok 2 adalah dalam bentuk lokasi pelataran, Sehingga itu akan mampu menampung kurang lebih 300 pedagang yang ada di Jalan Mohamad Yamin, yang kini masih berjualan di area luar pasar,” sambungnya.
Untuk menjamin kelancaran relokasi, Pemkot Bekasi menargetkan pemindahan pedagang dengan mengedepankan beberapa hal krusial:
- Penertiban lapak yang saat ini memakan bahu Jalan Mohamad Yamin guna mengurai kemacetan.
- Pembuatan area pelataran terbuka di Blok 2 agar sirkulasi transaksi jual-beli lebih terpusat dan rapi.
- Penyediaan kapasitas tampung yang memadai bagi ratusan pelaku usaha skala kecil yang terdampak revitalisasi.
Apa Saja Keluhan Pedagang Selama Masa Transisi Revitalisasi?
Selain lambatnya penataan infrastruktur fisik, aspek keamanan juga mendapat sorotan tajam dari para pedagang.
Kondisi area relokasi sementara dianggap rawan dan tidak cukup aman untuk menjaga barang dagangan mereka saat beraktivitas maupun usai jam operasional.
”Tadi ada keluhan pedagang, terkait dengan keamanan. Nah, ini nanti mungkin dilengkapi dengan CCTV. Karena hari ini sedang dilakukan penataan. Kedua adalah saya sudah memastikan bahwa pembangunan Lift Barang harus segera dipasang, karena ini menjadi salah satu bagian yang harus direalisasikan dari pemenuhan apa yang diharapkan,” jelas Tri Adhianto.
Kapan Fasilitas Keamanan dan Lift Barang Direalisasikan?
Fasilitas esensial penunjang aktivitas pasar, khususnya lift barang, saat ini menjadi prioritas mendesak.
Meski enggan menyebutkan tanggal pasti, Pemkot Bekasi menggaransi bahwa proses pengadaan perlengkapan tersebut sudah berjalan dan akan segera dipasang.
”Dalam waktu dekat, sesuai janji, kita juga sedang menyiapkan pembuatan lift barang. Karena kepentingannya memang untuk sarana naik turun barang, jadi itu lebih mendesak, sudah berproses. Mudah-mudahan bulan depan udah terwujud,” pungkasnya.
Pembenahan Pasar Baru Bekasi diharapkan dapat segera rampung secara menyeluruh, sehingga kenyamanan transaksi masyarakat meningkat dan roda perekonomian di Kecamatan Bekasi Timur bisa berputar lebih optimal.
Ikuti terus perkembangan berita terbaru seputar kebijakan dan tata kota dengan cara membagikan artikel ini, memberikan komentar, serta ikuti [Saluran WhatsApp RakyatBekasi] agar selalu update.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







