Lamban Usut Kasus Bullying Unity School, DPRD Ultimatum Disdik Kota Bekasi!

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PKB Ahmadi.

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PKB Ahmadi.

  • Tenggat Waktu: Komisi IV DPRD Kota Bekasi memberikan ultimatum 3 hari kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi.
  • Akar Masalah: Lambannya tindak lanjut kesepakatan investigasi kasus dugaan kekerasan di Unity School.
  • Ancaman Sidak: Wakil rakyat siap mengambil alih pengawasan dan inspeksi mendadak (sidak) ke TKP jika Disdik Kota Bekasi tetap pasif.
  • Fokus Perlindungan: Kecepatan penanganan krusial untuk mencegah trauma psikologis korban dan memastikan kepastian hukum.

​Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi melayangkan ultimatum keras kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi terkait dugaan kasus perundungan (bullying) di Unity School.

Langkah tegas ini diambil menyusul pergerakan instansi tersebut yang dinilai sangat lamban dalam menjalankan hasil kesepakatan investigasi bersama.

​Kasus Bullying Unity School: Lambannya Kinerja Disdik Kota Bekasi Disorot

​Sebelumnya, pihak legislatif dan Disdik Kota Bekasi telah bersepakat untuk membentuk tim investigasi khusus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim ini ditugaskan untuk membongkar tuntas akar masalah kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut.

Namun, ketiadaan progres nyata di lapangan memantik kekecewaan mendalam dari para wakil rakyat.

​”Kita mempertanyakan tindak lanjut hasil rapat kemarin, dan secara tegas mendesak agar investigasi itu segera dilakukan secara menyeluruh,” kata Ahmadi Madonk kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (10/08/2026).

​Mengapa Kecepatan Investigasi Bullying Sangat Krusial?

​Kecepatan bertindak menjadi faktor kunci dalam penanganan setiap kasus kekerasan anak demi meminimalisir dampak trauma berkepanjangan.

Penyelesaian kasus yang berlarut-larut dipastikan hanya akan memperburuk kondisi psikologis korban dan menghilangkan kepastian hukum, baik bagi keluarga korban maupun pihak sekolah yang bersangkutan.

​Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi Madonk, menegaskan bahwa rekomendasi pengusutan yang telah disepakati harus segera dieksekusi tanpa adanya penundaan yang tidak beralasan.

​Apa Dampak Jika Disdik Kota Bekasi Mengabaikan Ultimatum?

​Jika dalam tenggat waktu tiga hari tidak ada langkah penyelesaian yang konkret, Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan mengambil alih langkah pengawasan secara langsung dengan mendatangi tempat kejadian perkara.

​”Komisi IV bersama Dinas Pendidikan sudah membentuk tim investigasi terkait kasus-kasus bullying ini. Tapi, kalau misalnya dalam waktu tiga hari ke depan tidak ada tindak lanjut nyata dari Disdik, ya kita dari Komisi IV yang akan langsung turun sidak ke sekolah,” tegasnya memperingatkan.

​Langkah inspeksi mendadak (sidak) ini dinilai sebagai opsi terakhir yang akan ditempuh oleh wakil rakyat.

Hal tersebut menjadi wujud komitmen DPRD dalam memastikan lingkungan sekolah di Kota Bekasi benar-benar aman, kondusif, dan terbebas dari segala bentuk praktik perundungan.

Jangan lewatkan informasi terbaru seputar kebijakan publik dan peristiwa penting di Bekasi. Bagikan artikel ini, sampaikan pendapat Anda di kolom komentar, dan ikuti [Saluran WhatsApp RakyatBekasi] agar selalu ter-update!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Terancam Defisit Rp207 Miliar, Ketua DPRD Desak Rasionalisasi
Serapan Fisik Rendah, DPRD Kota Bekasi Sentil Kinerja 4 OPD
Pencemaran Kali Bekasi Kritis! DPRD Desak Wali Kota Tri Adhianto Lapor ke Provinsi
Taman Tarum Bhagasasi Dirusak, DPRD Kota Bekasi Dorong Sanksi Tipiring
Kinerja Disorot, DPRD Semprot Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi
Komisi 2 Desak Wali Kota Bekasi Evaluasi Kadishub
Buntut Pungli Sopir Truk Jutaan Rupiah, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Bakal Panggil Dishub
DPRD Kota Bekasi Ancam Cabut Izin Unity School Imbas Kasus Bullying
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Lamban Usut Kasus Bullying Unity School, DPRD Ultimatum Disdik Kota Bekasi!

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Terancam Defisit Rp207 Miliar, Ketua DPRD Desak Rasionalisasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Serapan Fisik Rendah, DPRD Kota Bekasi Sentil Kinerja 4 OPD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Pencemaran Kali Bekasi Kritis! DPRD Desak Wali Kota Tri Adhianto Lapor ke Provinsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Taman Tarum Bhagasasi Dirusak, DPRD Kota Bekasi Dorong Sanksi Tipiring

Berita Terbaru

Rombongan karyawan berprestasi PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) berfoto bersama dengan latar belakang Masjid Quba di Madinah, Arab Saudi, saat menjalankan ibadah melalui program Trip Reward Umrah Best Employee. (Foto: Istimewa)

Ekstra

5 Tahun Berjalan, Alfamidi Berangkatkan 101 Karyawan Umrah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:33 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x