Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

  • ​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (14/9).
  • ​Salah satu Ketua DPP Partai Golkar, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, turut diamankan karena diduga berperan sebagai orang kepercayaan menteri.
  • ​OTT ini berkaitan erat dengan skandal suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) milik perusahaan properti raksasa.
  • ​Penyidik menyita 17 koper berisi uang rupiah dan mata uang asing senilai Rp100 miliar dari kediaman terduga pelaku lainnya, Gus A.

​KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) kembali melakukan gebrakan dengan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (14/09/2026).

Dalam operasi senyap tersebut, penyidik anti-rasuah mengamankan salah satu Ketua DPP Partai Golkar, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, beserta barang bukti uang bernilai ratusan miliar rupiah.

Penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan praktik rasuah pada proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) sebuah perusahaan pengembangan dan pengelolaan properti berskala besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Skandal OTT KPK di BPN Kabupaten Bogor: Mengungkap Jaringan Mafia Tanah Perizinan

​Siapa Saja yang Terjaring OTT KPK di Lingkungan BPN Kabupaten Bogor?

​Dalam penindakan hukum kali ini, lembaga anti-rasuah tidak hanya menyasar para birokrat di tingkat daerah. Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq yang saat ini menjabat sebagai salah satu Ketua DPP Partai Golkar, dilaporkan menjadi salah satu pihak utama yang terjaring operasi tersebut.

​”Turut diamankan Fahd A Rafiq diduga sebagai orang kepercayaan menteri,” kata internal KPK seperti dikutip cnnindonesia, Senin (14/09/2026).

​Apa Motif OTT KPK Terhadap Petinggi Golkar Fahd A Rafiq?

​Operasi senyap ini secara khusus menargetkan dugaan tindak pidana korupsi pada proses perizinan tata ruang dan pertanahan.

Kasus ini bermula dari adanya kongkalikong pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) untuk sebuah korporasi raksasa di wilayah Kabupaten Bogor.

​Fahd diduga menyalahgunakan posisinya sebagai perantara atau orang kepercayaan dari salah satu menteri yang membidangi urusan terkait perizinan tersebut.

Selain Fahd, ada pula sosok berinisial Gus A yang juga diklaim sebagai orang kepercayaan menteri dan diduga terlibat langsung dalam skandal ini.

Terkait penangkapan kadernya, Sekjen Golkar Sarmuji belum memberikan respons, sementara nomor pribadi Fahd tidak dapat dihubungi.

​Berapa Jumlah Barang Bukti yang Disita KPK dalam Kasus HGB Ini?

​Tim penindakan KPK menemukan barang bukti dengan nilai yang sangat fantastis dalam rangkaian operasi penggeledahan.

Dari rumah kediaman Gus A, penyidik berhasil mengamankan puluhan wadah yang diyakini kuat merupakan uang suap perizinan HGB.

​Berikut adalah rincian temuan penyidik di lapangan:

  • ​Ditemukan 17 koper dan tas berukuran besar.
  • ​Koper tersebut berisi tumpukan uang tunai rupiah.
  • ​Turut disita sejumlah mata uang asing di lokasi yang sama.
  • ​Total nilai keseluruhan barang bukti ditaksir mencapai Rp100 miliar.

​Ketua KPK Setyo Budiyanto merespons temuan operasi tangkap tangan yang dilakukan jajarannya ini, meski enggan merinci pihak-pihak yang telah diamankan.

​”Untuk siapa saja yang diperiksa, nanti Jubir,” katanya singkat.

​Sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidik KPK memiliki tenggat waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif dan menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan.

Publik dan pengamat hukum kini menanti penetapan tersangka atas skandal mega-korupsi perizinan properti yang diduga melibatkan petinggi partai ini.

​Dukung jurnalisme yang kritis dan akurat, serta jangan lewatkan perkembangan terbaru seputar penanganan perkara OTT KPK di wilayah penyangga ibukota.

Ikuti terus informasinya melalui Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar Anda selalu update dengan berita terpercaya setiap harinya.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas
Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026
Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya
Ujian Berat Transisi Energi, Mampukah PLTS 100 GWp Beri Efisiensi Subsidi Rp73,9 Triliun?
Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!
Visualisasi Ngeri Utang Indonesia Rp10.000 Triliun: Butuh 5.000 Truk Sepanjang 60 Km!
Pemerintah Resmi Larang Orang Kaya Beli BBM Subsidi Pertalite
Tiga Skema Mendagri Amankan Gaji PPPK, Pemda Dilarang PHK!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:16 WIB

Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas

Selasa, 1 September 2026 - 02:15 WIB

Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:09 WIB

Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Ujian Berat Transisi Energi, Mampukah PLTS 100 GWp Beri Efisiensi Subsidi Rp73,9 Triliun?

Berita Terbaru

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

Nasional

Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq

Senin, 14 Sep 2026 - 23:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x