Eskalasi Meningkat, Indonesia Upayakan Hentikan Kekerasan di Palestina

- Jurnalis

Selasa, 10 Oktober 2023 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia terus berupaya mendorong upaya menghentikan eskalasi kekerasan di Palestina dan menghindari jatuhnya lebih banyak korban sipil. [foto: Getty Images]

Indonesia terus berupaya mendorong upaya menghentikan eskalasi kekerasan di Palestina dan menghindari jatuhnya lebih banyak korban sipil. [foto: Getty Images]

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong upaya menghentikan eskalasi kekerasan di Palestina dan menghindari jatuhnya lebih banyak korban sipil.

“Menteri Luar Negeri RI terus berkomunikasi dengan sejumlah negara dan organisasi internasional dalam rangka mengupayakan penghentian kekerasan,” kata Juru Bicara Kemlu Lalu Muhamad Iqbal di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pembicaraan mengenai isu Palestina di antaranya dilakukan Menlu RI Retno Marsudi dengan Menlu Brasil Mauro Vieira dalam pertemuan bilateral di Jakarta, Senin (09/10/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini Brasil merupakan Presiden Dewan Keamanan PBB.

Terkait dengan kondisi WNI, pemerintah Indonesia telah menyusun rencana kontingensi evakuasi WNI dengan beberapa skenario situasi.

Skenario tersebut mencakup kemungkinan mengevakuasi WNI melalui negara-negara terdekat Palestina, yaitu Yordania, Lebanon, dan Mesir.

“Saat ini pemerintah, melalui KBRI Amman, KBRI Beirut, dan KBRI Kairo sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi WNI yang berada di wilayah Palestina, khususnya 10 orang WNI yang berada di Jalur Gaza,” kata Iqbal.

Berdasarkan data yang dihimpun Kemlu RI, saat ini terdapat 45 WNI di Palestina.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 WNI berada di Gaza dan 35 WNI berada di Tepi Barat.

Selain mereka, terdapat pula 230 WNI yang tengah melakukan wisata religi di berbagai titik di Israel.

Pada Minggu (08/10/2023), militer Israel mengatakan telah menyerang 426 target yang merupakan properti milik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), termasuk sebuah kompleks milik kepala departemen intelijen kelompok tersebut.

Sekitar 10 bangunan tempat tinggal di Gaza dan fasilitas sipil seperti rumah sakit dihancurkan sepenuhnya oleh tentara Israel, hingga menewaskan warga sipil.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan hampir 400 orang, termasuk anak-anak tewas akibat serangan Israel, sedangkan lebih dari 2.000 orang lainnya luka-luka.

Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan saat ini terdapat hampir 74.000 pengungsi yang berada di 64 tempat penampungan UNRWA, dan jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat karena penembakan besar-besaran dan serangan udara terus berlanjut termasuk di wilayah-wilayah sipil.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Laporkan Skandal SPMB Kota Bekasi 2026 ke Dirjen Kemendikdasmen
Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:16 WIB

GMNI Laporkan Skandal SPMB Kota Bekasi 2026 ke Dirjen Kemendikdasmen

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:39 WIB

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x