Bawaslu Rangkul DLH Kota Bekasi “Recycle” Ratusan Ribu Limbah APK Pemilu 2024

- Jurnalis

Kamis, 15 Februari 2024 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak kurang dari 114.767 Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024 berhasil ditertibkan selama masa tenang 11-13 Februari 2024.

Tak kurang dari 114.767 Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024 berhasil ditertibkan selama masa tenang 11-13 Februari 2024.

KOTA BEKASI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi berencana akan melimpahkan limbah Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024 ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi untuk dilakukan pengolahan. [irp posts=”8903″ ] Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurrul Fathia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas LH menyoal limbah APK yang nantinya akan diolah.
“Kita akan diskusikan dengan Dinas LH tentang rencana pengolahan limbah APK Pemilu 2024,” ucap Vidya kepada rakyatbekasi.com, Kamis (15/02/2024).
Tak kurang dari 114.767 APK yang berhasil dikumpulkan selama penertiban di masa tenang Pemilu 2024, 11-13 Februari 2024. [irp posts=”8900″ ] Bawaslu Kota Bekasi akan memberikan jeda waktu selama sepekan kepada para Partai Politik (Parpol) untuk dapat mengambil APK yang dirasa masih dibutuhkan.
“Jadi memang kita sudah bersurat kepada pimpinan parpol untuk melakukan penertibkan APK secara mandiri, karena itu juga merupakan kewajiban dari peserta pemilu sekaligus juga sebagai Parpol. Selanjutnya jika tidak diturunkan secara mandiri dalam jangka waktu yang diberikan, APK tersebut akan kami serahkan ke Dinas LH,” ungkapnya.
Sementara itu terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Yudianto mengaku bahwa pihaknya siap menerima dan menampung limbah APK Pemilu 2024. [irp posts=”8889″ ] Tak hanya menampung, Yudianto mengungkapkan bahwa DLH Kota Bekasi siap mengelola limbah APK Pemilu 2024 yang masuk dalam kategori limbah B3 spesifikasi. Karena untuk mengelola sampah APK tersebut harus meminta persetujuan dari penyelenggara dan peserta pemilu 2024. [irp posts=”8625″ ] “Jika memang mendapat persetujuan dari penyelenggara dan peserta pemilu 2024, APK Pemilu 2024 yang merupakan limbah B3 spesifikasi, bisa diserahterimakan ke DLH untuk di-recycle dengan TPS3R dan BSU sehingga memiliki nilai ekonomis,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel
Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur
Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas
Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026
Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:53 WIB

Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:42 WIB

Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:26 WIB

Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

Suasana hiruk pikuk lalu lintas yang membelah deretan gedung pencakar langit di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nama kawasan bisnis paling elite di Indonesia ini diabadikan dari sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang rela memimpin perang gerilya dari atas tandu dengan kondisi satu paru-paru demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x