WNA asal Belanda ini Tanpa Sebab Pegang Payudara Wanita Muda di Cafe Koma Junkyard Bekasi, Begini Ceritanya

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat Kejadian Perkara yang hingga kini belum diberi

Tempat Kejadian Perkara yang hingga kini belum diberi "police line" oleh Polres Metro Bekasi Kota.

KOTA BEKASI – Seorang wanita muda, sebut saja Sarinah (23) mengalami aksi pencabulan oleh pelaku yang diduga seorang Warga Negara Asing asal Belanda bernama Rudolf Jhon saat sedang nongkrong di salah satu Cafe di Cafe Koma Junkyard, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Minggu (25/02/2024) dini hari. Adapun, aksi pencabulan yang dilakukan pelaku ialah memegang payudara korban tanpa alasan pada saat di lokasi kejadian. [irp posts=”9065″ ] Saat kejadian berlangsung sekira pukul 03.00 WIB, kata Sarinah, ia bersama empat rekannya terdiri dari satu orang perempuan dan tiga orang laki-laki. Lalu korban mengalami aksi pencabulan oleh pelaku berinisial RJ saat korban menghampiri rekan lelakinya.
“Jadi pada Minggu 25 Februari kurang lebih pukul 03.00 WIB Pagi, Ketiga teman saya yang laki-laki ini sedang berbincang, kebetulan berbincangnya di belakang meja si pelaku. Sesaat saya hendak menghampiri teman saya, saya lewat dari samping meja pelaku, pelaku yang tengah duduk, langsung memegang payudara saya,” ucap Sarinah saat dikonfirmasi rakyatbekasi.com melalui sambungan telepon, Senin (26/02/2024) sore.
Saat pelaku memegang payudara sebelah kanannya, sontak Sarinah berteriak dan langsung menampar wajah pelaku.
“Cepet banget kejadiannya, saya lewat langsung dipegang (oleh pelaku). Saya langsung menampar wajah si pelaku, pelaku diem aja dan sempat terjadi cekcok,” terang Sarinah.
[irp posts=”8510″ ] Atas kejadian itu, lanjut Sarinah, ketiga rekan lelakinya langsung mencoba menghampiri pelaku untuk membela dan mempertanyakan ulah cabul pelaku. Akan tetapi, pelaku secara cepat langsung diamankan oleh pihak Cafe ke arah kamar mandi. Terlebih, saat kejadian berlangsung tidak ada petugas keamanan yang berjaga di lokasi.
“Pas disamperin, cek cok dlu, karena pas kejadian itu spontan saya teriak pas dipegang. Temen-temen saya otomatis langsung dong membela saya. Cek-Cok, kita mau ngomong baik baik, tapi si pelaku langsung digiring ke arah kamar mandi untuk diamankan,” urai Sarinah sedih.
[irp posts=”8526″ ] Selepas pelaku diamankan ke arah kamar mandi, kata dia, baik pengunjung dan manajemen cafe justru malah membela pelaku tanpa memperdulikan aksi pencabulan yang diterimanya.
“Pelaku nongkrong sendiri dari awal saya datang, perkiraan usia 40 tahun lebih,” ungkapnya.
Setelah itu, ketiga rekan lelakinya tanpa disadarinya, lanjut dia, sudah dalam keadaan babak belur ketika berupaya meminta penjelasan untuk kejadiannya diterimanya.
“Temen saya luka satu orang, sedangkan dua lainnya mengalami luka memar. Saya kurang tahu mendetail, soalnya pas kejadian itu bener-bener rame banget. Saya juga sempat jatuh terguling pas saya langsung ditekan, dan salah satu teman saya udah terkapar di parkiran,” paparnya.
[irp posts=”8498″ ] Tak terima diperlakukan cabul, Sarinah mengaku dirinya sudah membuat laporan polisi ke Polres Metro Bekasi Kota dan melakukan visum ke RSUD Kota Bekasi untuk melakukan pemeriksaan forensik atas hal aksi pencabulan dengan LP bernomor: LP/B/417/II/2024/SPKT.SATRESKRIM Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya atas aksi pencabulan. RakyatBekasi.com telah mencoba menghubungi Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKBP Erna Ruswing Andari melalui pesan singkat. Tetapi hingga artikel ini ditayangkan, masih belum merespon.

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!
Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP
Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai
Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi
Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen
Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x