Agar Sanitary Landfill Optimal, BSIP Usulkan Penambahan Pasal Khusus dalam Revisi Perda Sampah

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) 5 DPRD Kota Bekasi bersama Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Revisi Perda Kota Bekasi Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah.

Rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) 5 DPRD Kota Bekasi bersama Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Revisi Perda Kota Bekasi Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah.

Panitia Khusus (Pansus) 5 DPRD Kota Bekasi bersama Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Revisi Perda Kota Bekasi Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah.

Rapat ini menjadi langkah konkret mendukung implementasi sistem Sanitary Landfill sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan.

Optimalisasi Peran Bank Sampah dalam Sistem Sanitary Landfill

Direktur BSIP Kota Bekasi, Mulyanto, menjelaskan bahwa kunjungan lembaganya ke DPRD Kota Bekasi bertujuan menawarkan program optimalisasi bank sampah dalam mendukung pembangunan dan pengoperasian Sanitary Landfill yang tengah dirancang oleh Pemerintah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaksanaan Sanitary Landfill tidak akan efektif jika sampah tidak dipisahkan sejak dari sumbernya. Pemisahan antara sampah domestik dan sampah siap olah menjadi sangat penting,” tegas Mulyanto kepada rakyatbekasi.com usai rapat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (23/06/2025).

Menurutnya, peran bank sampah harus diperkuat dalam sistem pengelolaan sampah terpadu, terutama untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kami memberikan pandangan agar masyarakat dilibatkan lebih aktif. Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Edukasi dan kesadaran menjadi fondasi utamanya,” sambungnya.

DPRD Kota Bekasi Sambut Positif Usulan Penguatan Peran Komunitas

Dalam pembahasan tersebut, seluruh anggota Pansus 5 yang hadir dikabarkan tidak menolak usulan dari BSIP.

Bahkan, mayoritas anggota dewan menyambut baik rencana penguatan peran komunitas dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga.

“Dukungan legislatif sangat penting. Namun kami juga menyadari tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memahami peran penting mereka,” tambah Mulyanto.

Usulan Pasal Kewajiban Pemilahan Sampah dan Insentif Masyarakat

BSIP juga mengusulkan agar revisi Perda Pengelolaan Sampah nantinya mencantumkan pasal khusus yang mewajibkan pemilahan sampah sejak dari sumber, baik di tingkat rumah tangga maupun lingkungan RT/RW.

Langkah ini dianggap vital untuk keberhasilan sistem Sanitary Landfill yang bergantung pada sampah dalam kondisi terpilah.

“Optimalisasi Bank Sampah maksudnya discale up dengan regulasi ketat dan penanganan yang profesional,” jelasnya.

Program insentif yang dimaksud mencakup penghargaan rutin berbasis volume sampah yang dikumpulkan, hingga kemungkinan integrasi bank sampah dengan program pengurangan retribusi sampah rumah tangga.

Menuju Kota Bekasi Bebas Sampah dengan Sistem Berkelanjutan

Rapat ini menjadi bukti komitmen lintas sektor untuk memperkuat kebijakan pengelolaan sampah di Kota Bekasi.

Sanitary Landfill dianggap sebagai pendekatan modern yang meminimalkan dampak lingkungan, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah jangka panjang.

Dengan dukungan regulasi yang tepat, edukasi masyarakat, dan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan komunitas seperti BSIP, Kota Bekasi optimistis dapat mewujudkan pengelolaan sampah berwawasan lingkungan dan meningkatkan indeks kualitas hidup warga.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Minta Renovasi 10.000 Puskesmas Diimbangi Peningkatan SDM, Obat dan Alat Medis
Puji Kebijakan UMKM Presiden Prabowo, Gerindra Kota Bekasi Kawal Digitalisasi Usaha Kecil Menengah
Porsi Ojol 92 Persen, Ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi Buka Suara
Semarak HUT RI ke-81 ala Misbahudin Center, Jemput Bola Sapa Warga Jatiasih
Tergusur Proyek MRT, Pembangunan Monumen Sasak Kapuk Ditunda
Bukan Janji Manis, Anggota DPRD Kota Bekasi Ini Hadirkan Dokter Sunat ke Rumah Warga Miskin
Komisi IV Desak Dispora dan KONI Carikan Tempat Latihan Atlet Pabersi Jelang Porprov XV Jabar 2026
Rekomendasi Diabaikan Dinkes, DPRD Kota Bekasi Berang!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Comment

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:06 WIB

DPRD Kota Bekasi Minta Renovasi 10.000 Puskesmas Diimbangi Peningkatan SDM, Obat dan Alat Medis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Puji Kebijakan UMKM Presiden Prabowo, Gerindra Kota Bekasi Kawal Digitalisasi Usaha Kecil Menengah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Porsi Ojol 92 Persen, Ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi Buka Suara

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Semarak HUT RI ke-81 ala Misbahudin Center, Jemput Bola Sapa Warga Jatiasih

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Tergusur Proyek MRT, Pembangunan Monumen Sasak Kapuk Ditunda

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x